Selasa, November 29, 2022

P2P Komunal Catat Peningkatan Pinjaman Saat Covid-19

Techbiz.id – Peningkatan sebaran penularan virus Covid-19 secara global telah memukul pasar finansial di seluruh dunia. Di Indonesia, IHSG telah merosot sekitar 35% sejak awal tahun dan nilai tukar rupiah telah melemah ke kisaran Rp 16.000 per dolar AS.

Pada saat yang sama, dalam laporan yang diterima redaksi, platform peer to peer lending (P2P) Komunal justru terus mencatatkan peningkatan penyaluran pinjaman di platformnya.

Sepanjang Maret, nilai penyaluran pinjaman melalui platform Komunal meningkat 30% dibandingkan rata-rata bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut berpotensi lebih tinggi karena masih ada delapan hari yang tersisa.

Sebagai platform peer to peer (P2P) lending, Komunal melihat lonjakan aktivitas investasi pada platformnya. (masukkan update bisnis komunal)

Kenaikan nilai penyaluran pinjaman mengindikasikan daya tarik platform peer to peer (P2P) lending sebagai alternatif tujuan investasi. Data Komunal menunjukkan bahwa investor kini lebih terbuka untuk mendanai proyek dengan return yang lebih rendah.

Komunal juga melaporkan, pada hari Jumat, 20 Maret 2020, perusahaan kontraktor sipil yang merupakan peminjam (borrower) regular di platform Komunal, menerima permintaan mendesak dari rumah sakit pemerintah terbesar di Indonesia Timur untuk membangun ruang isolasi untuk penanganan kasus Covid-19.

Pekerjaan harus segera dimulai pada Senin, sedangkan permintaan baru datang pada hari Jumat sore. Proyek tidak terduga ini datang di saat peminjam tengah menjalankan beberapa proyek pada waktu yang bersamaan, sehingga mereka kekurangan arus kas untuk membeli bahan bangunan.

Sebagai pengguna regular platform Komunal, kontraktor tersebut segera mengajukan permintaan pinjaman khusus secara digital di platform Komunal. Urgensi dan dampak dari proyek ini mendorong tim Komunal untuk mempercepat proses dan berkoordinasi secara real-time dengan calon peminjam.

Percepatan proses pinjaman didukung oleh pemanfaatan fitur tanda tangan digital dan penyaluran dana melalui virtual account status (borrower) sebagai peminjam dengan reputasi baik pada platform Komunal. 

Akselerasi pengucuran kredit juga didukung oleh antusiasme pemberi pinjaman (lenders). Selain itu, Komunal memutuskan tidak memungut biaya administrasi sebagai dukungan perusahaan untuk upaya pemerintah menekan laju penularan virus Covid-19 di Indonesia.

Hasilnya, seluruh proses pengajuan pinjaman selesai dalam 15 menit dan dana pinjaman bisa dicairkan dalam waktu kurang dari 24 jam. Proyek renovasi dapat dimulai tepat waktu pada Senin, 23 Mar 2020.

“Teknologi yang tersedia di platform peer-to-peer (P2P) lending seperti Komunal juga mempermudah pengajuan pinjaman di tengah pembatasan sosial yang diterapkan demi menekan penyebaran wabah Covid-19,” ungkap CEO Komunal, Hendry Lieviant.

Lebih lanjut disampaikannya, proses pengajuan secara online dan pengunaan fitur tanda tangan digital memberikan pelaku bisnis opsi proses pengajuan pembiayaan sambil memastikan kesehatan dan keselamatan pekerja.

Terkait

Artikel Terkait

DANA Implementasikan QRIS TTS

Techbiz.id - Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) telah meresmikan QRIS Transfer, Tarik Tunai, dan Setor Tunai...