Friday, October 23, 2020
Home Column Popularitas Perangkat Asisten Suara Terus Meningat

Popularitas Perangkat Asisten Suara Terus Meningat

Artikel ini Ditulis Oleh: Dr. Ryan Chen, General Manager of the Computing and Artificial Intelligence Technology Group at MediaTek

Must Read

15 Ribu Unit Poco X3 NFC Habis Terjual

Techbiz.id - Xiaomi melaporkan telah menjual habis 15.000 unit POCO X3 NFC pada penjualan perdananya yang digelar...

Telkom Alihkan Kepemilikan Menara Telkomsel ke Mitratel

Techbiz.id - BUMN Telekomunikasi Telkom melakukan pengalihan kepemilikan menara Telkomsel ke PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) yang jug...

Spectrum Sharing Dibutuhkan Untuk Industri 4.0

Techbiz.id - Dalam menerapkan industri 4.0, pelaksanaan berbagi spektrum (spectrum sharing) diyakini sebagai suatu keniscayaan.

Techbiz.id – Teknologi pengenalan suara adalah salah satu inovasi paling menarik saat ini. Asisten suara pertama kali diintegrasikan ke smartphone beberapa tahun lalu, dan para konsumen semakin mengandalkan teknologi suara untuk memudahkan dan mengotomasi hal-hal di kehidupan sehari-hari seperti membuat janji pertemuan atau melakukan pembelian online.

Bagi banyak konsumen, suara merupakan antarmuka yang jauh lebih alami dibandingkan teks. Di dunia di mana multitask menjadi sebuah keunggulan kompetitif, teknologi suara memampukan konsumen untuk melakukan lebih banyak hal dalam waktu lebih pendek.

- Advertisement -

Selain smartphone, kita melihat kemunculan banyak perangkat asisten suara (VAD – voice assistant device) seperti pengeras suara cerdas dan tablet yang mengintegrasikan teknologi suara.

Perangkat-perangkat ini merupakan alat canggih yang bisa memudahkan hal-hal yang kita lakukan sehari-hari, dan membuat kita tetap terkini dan membebaskan tangan kita untuk meningkatkan produktivitas kapan saja, di mana saja.

Seiring dengan semakin populernya komputasi suara, MediaTek melihat munculnya tiga tren penting: dorongan menuju komputasi di edge, timbulnya gelombang-gelombang inovasi baru, dan efek riak di perekonomian.

Komputasi Edge

Di tahun-tahun mendatang kami berharap munculnya dorongan lebih kuat menuju komputasi edge di pasar VAD. Banyak perangkat masa kini yang melakukan komputasi ringan dan kemudian mengirim masukan, seperti pertanyaan mengenai ramalan cuaca, ke Cloud.

Ketika asisten suara telah menjadi sangat sukses dengan pendekatan ini, masih ada beberapa kelemahan sekitar latensi, bandwidth dan kerahasiaan. Selain itu, biaya-biaya untuk menjalankan layanan-layanan cloud semakin meningkat bagi para pembuat perangkat.

Perangkat-perangkat terkoneksi akan semakin memiliki kemampuan AI terintegrasi untuk pemrosesan di edge, memampukan sebuah pengalaman mulus bagi konsumen untuk mendapatkan informasi bakan lebih cepat dari perangkat berkemampuan suara.

Pemrosesan lokal juga akan menggunakan bandwidth lebih kecil dan akan menawarkan keamanan yang lebih kokoh untuk melindungi data pengguna, sebuah keuntungan signifikan karena keamanan siber menjadi semakin penting.

Inovasi Baru

Asisten suara akan mulai membuka gelombang-gelombang inovasi baru: Sebuah pergeseran dalam desain perangkat terkoneksi, dengan fitur-fitur baru dan form factor menarik. Sebuah pergeseran dalam peran yang dimainkan suara dalam kehidupan kita, mengubah cara kita berinteraksi dengan perangkat-perangkat kita.

Dan sebuah ekosistem baru untuk perangkat dengan kemampuan suara. Untuk rumah cerdas, teknologi suara sudah berkembang melampaui pengeras suara cerdas dan diintegrasikan ke dalam berbagai form factor seperti oven microwave dan perangkat-perangkat lain.

Di jalan, kami melihat berbagai aksesori yang mengubah kendaraan menjadi sebuah mobil terkoneksi. Selain di rumah dan mobil, teknologi suara akan mengubah hidup kita dalam cara-cara yang bahkan belum kita bayangkan.

Kita bahkan mungkin akan melihat perubahan dalam paradigma komputasi utama. Sebagian besar konsumen mengandalkan smartphone dan PC sebagai platform komputasi utama, dan kemudian menggunakan perangkat-perangkat lain seperti pengeras suara cerdas untuk hal-hal lainnya. Seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi suara oleh konsumen, ini bisa berubah dalam cara-cara yang bahkan tidak bisa kita antisipasi.

Dampak Perekonomian

Kebangkitan baru dalam desain dan perangkat yang sekarang kita alami akan berdampak pada perekonomian. Kita bisa melihat konsumen membeli lebih banyak perangkat untuk terhubung di setiap aspek kehidupan.

Misalnya, jika seorang konsumen meyukai adanya pengeras suara cerdas di ruang keluarga, mereka mungkin akan membeli lagi untuk ruang-ruang lainnya di rumah. Atau mungkin mereka akan membeli lebih banyak lampu, kamera keamanan, dan perangkat-perangkat terkoneksi lainnya yang bisa diintegrasikan melalui kemampuan suara yang intuitif.

Kita juga akan melihat konsolidasi. Misalnya, saat ini konsumen bisa membeli aksesori suara untuk mobil, tapi di masa depan kemampuan suara bisa menjadi fitur standar, dan tidak diperlukan perangkat tambahan.

Apapun yang terjadi, sudah jelas ada peluang besar saat ini bagi perusahaan-perusahaan yang membuat perangkat suara dan teknologi-teknologi suara intuitif.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Huawei Isyaratkan Mate 40 Series Masuk Pasar Indonesia

Techbiz.id - Huawei Indonesia memberikan isyarat perangkat terbarunya Mate 40 series yang baru saja dirilis secara global...

PermataBank Syariah Hadirkan Model Branch

Techbiz.id - PermataBank Syariah menghadirkan Model Branch pertama di Indonesia yang bertempat di Gedung Universitas Al-Azhar, Jakarta yang dilengkapi teknologi terbaru PermataBank

5 Perangkat Baru Huawei Lengkapi Gaya Hidup

Techbiz.id - Huawei merilis 5 perangkat terbarunya yang menggabungkan teknologi dan fashion. Kehadiran produk terbaru Huawei tersebut seolah menegaskan bahwa teknologi dan...

15 Ribu Unit Poco X3 NFC Habis Terjual

Techbiz.id - Xiaomi melaporkan telah menjual habis 15.000 unit POCO X3 NFC pada penjualan perdananya yang digelar hari ini dalam waktu 4...

Pekan Depan Samsung Gelar Flash Sale Galaxy M51

Techbiz.id - Smartphone Galaxy M51 akan dijual dalam flash sale yang akan digelar Samsung pada tanggal 26-31 Oktober 2020 mendatang.
- Advertisement -

Artikel Terkait