Thursday, August 13, 2020
More
    Home News Hindari Pencurian Data Pribadi, Lakukan Lagkah Ini

    Hindari Pencurian Data Pribadi, Lakukan Lagkah Ini

    Must Read

    Tengah Tahun 2020 Telkom Raup Pendapatan Rp66,9 triliun

    Techbiz.id - PT Telkom Indonesia (Telkom) menutup pertengahan tahun 2020 dengan cukup baik. Perseroan berhasil mencatat pendapatan...

    Telunjuk Dorong UMKM ‘Melek’ Data Kembangkan Bisnisnya

    Techbiz.id - Platform Telunjuk berupaya memfasilitasi lebih banyak UMKM Indonesia untuk 'Melek' data dalam mengembangkan usahanya dengan...

    XL Axiata Beri Akses Internet untuk Anak Nelayan

    Techbiz.id - XL Axiata memberikan bantuan akses internet bagi anak-anak nelayan Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang...

    Techbiz.id – Agar masyarakat terhindar dari penyalahgunaan data pribadi oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab, masyarakat disarankan salah satunya agar bijak menggunakan sosial media.

    Ahli digital forensik, Ruby Alamsyah menyarankan jika ingin memposting di media sosial, pastikan konten tersebut bukan termasuk dalam ranah pribadi. Jangan pernah mencantumkan data pribadi kita di sosial media.

    “Justru kita bangga jika kita memposting di media sosial lokasi kita dan jenis HP yang kita pergunakan dalam foto yang akan kita posting. Itu merupakan kesalahan yang fatal yang bisa dipergunakan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menggunakan data pribadi kita,”jelas Ruby.

    Saran Ruby selanjutnya, ketika hendak memposting foto di media sosial, disarankan foto dan dokumen tersebut di convert. Tujuannya untuk mengubah meta yang ada di foto atau dokumen tersebut. Jadi foto dan dokumen yang dikirimkan ke media sosial tersebut bukan asli dari HP. Jika asli dari HP maka meta data yang terdapat informasi seperti lokasi, jenis HP, software yang dipakai, operator yang dipergunakan dan berapa mega pixel kamera yang dipergunakan, dapat dengan mudah untuk dibaca.

    “Para pihak yang tak bertanggung jawab dapat melihat meta data dari foto yang kita up load di sosial media dengan sangat mudah. Jadi kalau mau memposting foto pastikan meta data berubah. Ketika kita mengirim foto melalui FB dan WA, semua data tersebut sudah hilang. Karena WA dan FB melakukan perubahan sehingga bukan foto asli yang ditampilkan,”ungkap Ruby.

    Selain itu Ruby juga menyarankan agar pemerintah dapat segera menyelesaikan RUU Perlindungan Data Pribadi. Dengan adanya UU Perlindungan Data Pribadi, penegakkan hukum akan lebih tepat. Sehingga dapat membuat jera para pelaku pencurian data pribadi. Saat ini Indonesia hanya memiliki UU ITE. Dalam UU ITE, pencurian data pribadi melalui penyelenggara transaksi elektronik hanya delik aduan.

    “Karena delik aduan maka tidak ada lembaga yang mau melaporkan pencurian data pribadi pelanggannya ke polisi. Lapor ke polisi berarti mengakui adanya data bocor,” pungkas Ruby.

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru

    3 Kejutan Besar Disiapkan untuk Pengemar Realme

    Techbiz.id - Vendor smartphone Realme melaporkan tengah menyiapkan 3 kejutan besar untuk para penggemarnya di Indonesia.

    Layanan Telkomsel di Sumatera Sudah Bisa Diakses Normal

    Techbiz.id - Telkomsel melaporkan layanan telekomunikasinya di wilayah Sumatera sudah dapat diakses kembali dengan normal oleh pelanggan. VP Corporate...

    Telkom Dukung Kampanye Online Produk UMKM

    Techbiz.id - Telkom berupaya memberikan dukungan untuk memajukan UMKM melalui optimalisasi ICT. Dukungan tersebut dilakukan dengan menginisiasi program Bangga...

    Daftar Harga Paket Internet Tri Agustus 2020

    Techbiz.id - Operator seluler biasanya mengadakan promo setiap bulan, misalnya paket internet tri pada Agustus 2020 yang memiliki beragam harga dan kuota...

    Huawei Sediakan Solusi Cloud Pembayaran Digital

    Techbiz.id - Untuk membantu para penyedia layanan pembayaran digital dalam membangun ekosistem pembayaran yang terpusat di super app, Huawei baru-baru ini meluncurkan...

    Artikel Terkait