Wednesday, January 20, 2021
Home News Membosankan, Penjahat Siber Ogah Incar Milenial

Membosankan, Penjahat Siber Ogah Incar Milenial

Must Read

Teknologi Digital Huawei Dorong Pemulihan Ekonomi

Techbiz.id - Untuk mempercepat pemulihan ekonomi global, termasuk Indonesia, akibat pandemi COVID-19, optimalisasi pendayagunaan teknologi digital terdepan diyakini akan...

Galaxy Buds Pro, Earbuds Paling Premium dari Samsung

Techbiz.id - Dalam acara Galaxy Unpacked 2021 Samsung juga meluncurkan earbuds generasi berikutnya: Galaxy Buds Pro yang menjadi earbuds...

Samsung Kenalkan Exynos 2100, Prosesor 5G Tercanggih

Techbiz.id - Samsung Electronics mengumumkan Exynos 2100 yang merupakan prosesor seluler premium terintegrasi 5G pertama yang dibuat dengan 5-nanometer...

Telkomsel Pulihkan Jaringan Telekomunikasi di Majene

Techbiz.id - Telkomsel terus berupaya maksimal untuk dapat memulihkan jaringan layanan telekomunikasi akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo...

Ini Jajaran Laptop Terbaru Asus di CES 2021

Techbiz.id - Asus mengumumkan jajaran laptop terbaru di acara peluncuran virtual bertajuk Be Ahead di ajang CES 2021. Dalam...

Techbiz.id – Studi terbaru dari Kaspersky mengungkap bahwa Milenial menganggap penjahat siber ogah incar mereka karena menjadi target yang membosankan

Lebih dari sepertiga milenial (37%) dalam studi tersebut berpikir mereka target yang membosankan bagi para pelaku kejahatan siber.

- Advertisement -

Laporan global terbaru Kaspersky, More Connected Than Ever Before: How We Build Our Digital Comfort Zones, mengeksplorasi tentang bagaimana orang-orang mengubah kebiasaan dalam kehidupan mereka untuk tetap merasa nyaman dengan kehadiran teknologi.

Meskipun para milenial memiliki tendensi untuk memperketat keamanan online mereka, namun nyatanya tindakan yang dilakukan menunjukkan cerita berbeda.

Dengan banyaknya milenial yang berpikir bahwa mereka terlalu membosankan untuk menjadi target para pelaku kejahatan siber, sebanyak 36% mengatakan sadar harus berbuat lebih banyak untuk memperkuat keamanan digitalnya, namun masih belum tidak menjadikannya prioritas utama dalam to-do-list mereka.

Baca juga: Hati-hati, Smartphone Murah Jadi Sarang Adware

Akibat normal baru yang memaksa banyak orang untuk bekerja dari rumah, rumah menjadi pusat teknologi bagi para milenial.

Mereka sekarang menghabiskan hampir dua (1,8) jam ekstra di dunia daring setiap hari dibandingkan dengan awal tahun, menjadikan rata-rata harian mereka mencapai 7,1 jam sehari.

Hampir setengah (49%) mengatakan peningkatan waktu online ini membuat mereka lebih sadar akan keamanan digitalnya.

Kaum milenial menghabiskan sebagian besar waktunya di media sosial, dan hampir dua pertiga (61%) mengatakan bahwa peningkatan kencan online dari rumah menjadi perhatian khusus bagi keamanan digital mereka.

Untuk mengatasi masalah ini, hampir setengah (52%) milenial sekarang mengatakan bahwa mereka hanya menjalankan aplikasi yang dapat dipercaya pada perangkat dari toko resmi seperti Apple Store dan Google Play.

Dan sebanyak 49% menjalankan pemindaian anti-virus regular pada setiap perangkat mereka untuk perlindungan diri. Namun, garis mengganggu juga muncul dengan sebesar 13% milenial mengaku menggunakan Wi-Fi tetangga mereka secara diam-diam.

Menurut Andrew Winton, Vice President, Marketing di Kaspersky tahun kaum milenial lebih menekankan pada keamanan digital – terutama di saat garis antara pekerjaan dan rumah menjadi semakin kabur.

“Membentengi diri dari ancaman digital bisa menjadi sederhana, dan ini akan membantu kita untuk lebih memahami cara mengoptimalkan keselamatan diri dalam zona kenyamanan digital setiap individu ”. Ucapnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

realme Jadi Kuda Hitam Produsen Perangkat Wearable

Techbiz.id - Lembaga riset Counterpoin merilis laporan TWS terbaru mereka yang menobatkan realme sebagai kuda hitam di tahun 2021...

Artikel Terkait