Friday, December 4, 2020
Home News Pemerintah Punguti Pajak 6 OTT Asing, Termasuk Netflix

Pemerintah Punguti Pajak 6 OTT Asing, Termasuk Netflix

Must Read

Evercoss Tera Hadir dengan Layar Lebar untuk Belajar Online

Techbiz.id - Evercoss kembali meluncurkan smartphone terbarunya, EVERCOSS TERA yang memiliki layar super lebar untuk menunang pembelajaan...

Indosat Tawarkan Produk Digital MPWR, untuk Lifestyle

Techbiz.id – Indosat Ooredoo menghadirkan produk digital bernama MPWR (dibaca: Empower) yang merupakan Aplikasi Digital Lifestyle Telco.

Bakal Melantai di Bursa, SURGE Tingkatkan Kualitas Layanan

Techbiz.id - Perusahaan media luar ruang SURGE bakal melakukan penawaran perdana (IPO) sahamnya di Bursa Efek Indonesia...

Techbiz.id – Pemerintah melalui Direktur Jenderal Pajak berdasarkan Surat Edaran Dirjen Pajak No 29 Tahun 2020, terhitung Juli 2020 telah menunjuk enam perusahaan global yang memenuhi kriteria sebagai pemungut pajak pertambahan nilai atas barang dan jasa digital yang dijual kepada pelanggan di Indonesia.

Surat edaran tersebut dibuat berdasarkan Peraturan Dirjen Pajak No 12 Tahun 2020 maka diatur pengenaan PPN atas transaksi elektronik BKP Tidak Berwujud dan/atau JKP dari luar negeri yang ditransaksikan di dalam Indonesia atau menggunakan alat bayar Indonesia melalui PMSE.

- Advertisement -

Enam pelaku usaha yang telah menerima surat keterangan terdaftar dan nomor identitas perpajakan sebagai pemungut PPN gelombang pertama adalah Netflix International B.V., Amazon Web Services Inc., Google Asia Pacific Pte. Ltd., Google Ireland Ltd., Google LLC., dan Spotify AB.

Menurut Ani Natalia, Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Perpajakan, dengan penunjukan tersebut maka produk dan layanan digital yang dijual oleh keenam pelaku usaha tersebut akan dipungut PPN-nya setelah 1 bulan implementasi penunjukan pemungut PPN produk digital luar negeri ditetapkan.

Jumlah PPN yang harus dibayar pembeli adalah 10 persen dari harga sebelum pajak, dan harus dicantumkan pada resi atau kwitansi yang diterbitkan penjual sebagai bukti pungut PPN.

Pengenaan pajak ini berdasarkan Peraturan Dirjen Pajak No 12 Tahun 2020 yang mengatur pengenaan PPN atas transaksi elektronik BKP Tidak Berwujud dan/atau JKP dari luar negeri yang ditransaksikan di dalam Indonesia atau menggunakan alat bayar Indonesia melalui PMSE.

“Dengan adanya implementasi PPN ini, Ditjen Pajak siap membantu penyedia jasa untuk menyesuaikan sistemnya agar pemungutan pajak bisa terlaksana dengan baik sehingga tercipta level playing field antara penyedia produk dan jasa digital dari luar negeri dan dalam negeri,” jelasnya.

Ani menjelaskan, latar belakang adanya regulasi mengenai perpajakan produk dan jasa digital adalah untuk menciptakan kesetaraan perlakuan perpajakan (level playing field) baik antara pelaku usaha konvensional dan pelaku usaha ekonomi digital maupun antara pelaku usaha ekonomi digital di dalam negeri dan luar negeri sehingga terjadi optimalisasi penerimaan pajak bagi negara.

Hal ini sejalan dengan PP No 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan PP No 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan melalui Sistem Elektronik (PMSE).

“Sekarang ini jika kita ingin langganan iflix di Indonesia sudah ada PPN nya, tetapi yang luar negeri seperti Netflix belum bayar PPN, sehingga layanan di dalam negeri sulit bersaing” tegas Ani.

Lanjut Ani, terdapat 2 kategori mengenai objek pemungutan PPN PMSE antara lain Barang Kena Pajak (BKP) Tidak Berwujud dan Jasa Kena Pajak (JKP). BKP Tidak Berwujud merupakan barang digital yang dapat berupa piranti lunak, multimedia, data elektronik.

Sedangkan JKP adalah layanan digital yang disalurkan atau berbasiskan piranti lunak. BKP Tidak Berwujud lebih dikenal dengan pemanfaatan rekaman gambar atau rekaman suara atau keduanya yang diselenggarakan melalui satelit, kabel, serat optik, atau teknologi serupa.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Indosat Gelar Pelatihan Coding Buat Penyandang Disabilitas

Techbiz.id – Pandemi tidak menyurutkan semangat para developer penyandang disabilitas untuk mengikuti Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp)...

WowLabs Jadi Platform Kokreasi Smartfren

Techbiz.id - Smartfren meluncurkan WOWLabs, sebuah wadah kokreasi untuk mengumpulkan generasi konten di Indonesia. Melalui wadah ini Smartfren ingin memberikan dukungannya supaya...

Jelang Ahhir Tahun Vivo Tawarkan Smartphone Y51

Techbiz.id - vivo Indonesia kembali menambah daftar varian smartphone terbarunya dari seri Y, yakni vivo Y51 untuk meramaikan pasar smartphone Tanah Air di penghujung tahun...

GREDU Siap Mendukung Sekolah Tatap Muka

Techbiz.id - Terkait rencana pembukaan sekolah tatap muka yang akan diberlakukan pada Januari 2021, penyedia platform pendidikan GREDU mendukung sepenuhnya kebijakan terbaru...

Jelang Akhir Tahun, Telkomsel Ajak Penggunanya Tukar Poin

Techbiz.id - Menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar program...
- Advertisement -

Artikel Terkait