Wednesday, October 21, 2020
Home Apps Sudah Bisa Dicoba, Tinder Kembangkan Fitur Video Chat

Sudah Bisa Dicoba, Tinder Kembangkan Fitur Video Chat

Must Read

Poco X3 NFC Bakal Ditantang narzo 20 Pro

Techbiz.id - Smartphone paling anyar dari Xiaomi, Poco X3 NFC bakal mendapat lawan seriusnya. realme narzo 20...

Telkomsel Gelar Kompetisi Video Berhadiah Ratusan Juta

Techbiz.id - Telkomsel mengajak content creators Indonesia untuk menciptakan kreasi positif bagi masyarakat lewat URVideo Competition 2020.

Oppo Find X2 Pro Ada Edisi Khusus Lamborghini

Techbiz.id – Untuk kedua kalinya, Oppo berkolaborasi dengan pembuat mobil super dari Italia, Lamborghini, menghadirkan OPPO Find...

Techbiz.id – Aplikasi kencan Tinder mengembangkan fitur video chat untuk memudahkan penggunanya agar tetap bisa berkenalan di masa pandemi ini. Fitur Face to Face Video Chat yang terdapat di aplikasi Tinder ini sudah bisa dicoba penggunanya.

Kesempatan mencoba fitur Face to Face Video Chat mulai diberikan Tinder ke beberapa pengguna di Amerika Serikat, Brasil, Australia, Spanyol, Italia, Prancis, Peru, Chili, Vietnam, Korea, Taiwan, Thailand, termasuk Indonesia. 

- Advertisement -

Fitur video chat ini diklaim Tinder sangat aman karena dikembangkan dan dibuat oleh tim Trust and Safety, sehingga keamanan pengguna menjadi prioritasnya. .

“Tinder menciptakan fitur Face to Face Video Chat ini dengan mempertimbangkan beberapa hal yang kami anggap bijak sehingga fitur Face to Face Video Chat kami berbeda dengan video chat umumnya. Ketika menggunakan fitur ini, pengguna Tinder tidak perlu khawatir jika ada  panggilan yang tidak diinginkan,” ” ujar Rory Kozoll, Head of Trust and Safety Product at Tinder. 

Fitur video chat ini memberikan cara baru kepada para pengguna untuk tetap dapat saling berkenalan melalui tatap muka di aplikasi Tinder walaupun mereka tidak berada di tempat yang sama.

Menurut Rory, fitur ini memprioritaskan hak pengguna agar mereka tetap merasa nyaman ketika memutuskan untuk melangkah ke tahap lebih lanjut dari sekadar chat, jika dari masing-masing pengguna merasa waktunya sudah tepat.

“Kami telah membangun dasar yang kokoh, dan kami ingin mempelajari kinerja dari fitur ini dan reaksi dari para pengguna kami ketika masa percobaan fitur Face to Face Video Chat mulai berjalan di beberapa minggu mendatang,” imbuhnya.

Beberapa hal ini menjadi pertimbangan Tinder dalam mendesain fitur video chat agar pengguna tetap mempunyai kontrol dan kenyamanan

1. Hak kendali bagi pengguna

Video call ini akan tersedia jika ada kesepakatan dari dua orang yang sudah match dan sudah terjadi komunikasi. Setelah mereka menemukan ketertarikan yang lebih lanjut dan sudah sepakat untuk melakukan Face to Face video call. Fitur ini tidak akan diaktifkan, sampai dari masing-masing individu mengaktifkan fitur ini. Pengguna tidak perlu khawatir, pasangan Anda tidak akan langsung tahu saat Anda mengaktifkannya. 

2. Dapat dinonaktifkan kapan saja

Seperti saat mengaktifkan toggle video call, pengguna pun dapat keluar kapan saja. Jika pengguna sedang tidak ingin melakukan video chat hari ini, maka tidak masalah.

3. Ada aturannya:

Setelah Face to Face video call diaktifkan, semua pengguna harus setuju terhadap peraturan kami sehingga obrolan bisa dimulai dengan niat dan keinginan yang baik dan benar.

  • Sopan: tidak menampilkan konten seksual atau pornografi
  • Aman dan ramah: tidak melakukan pelecehan, ujaran kebencian, kekerasan, atau aktivitas ilegal lainnya
  • Sesuai usia: tidak melibatkan anak dibawah umur 17 tahun

4. Dapat melihat langsung match Anda

Percakapan bersifat dua arah, dan lebih baik jika para pengguna memutuskan bersama (50/50).  Hal ini membantu para pengguna untuk menunjukan wajah terbaik mereka dengan calon pasangan.

5. Respon pengalaman pengguna

Setelah panggilan selesai, pengguna akan ditanya pengalaman menggunakan fitur video call. 

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Grab Sediakan Produk Proteksi Rawat Inap

Techbiz.id - Grab Financial Group (GFG) meluncurkan Hospital Cash Cover, produk proteksi rawat inap pertama untuk para pengguna,...

Aplikasi KESAN Luncurkan Marketplace Ramah Santri

Techbiz.id - Menyambut Hari Santri Nasional (22 Oktober), aplikasi Kedaulatan Santri (KESAN) resmi meluncurkan fitur Umat Market (U-Mart).

XL Axiata Gunakan SAP untuk Efisiensi Perusahaan

Techbiz.id – XL Axiata menggunakan SAP S/4 HANA Cloud sebagai bagian dari strategi perusahaan menjadi pelopor di industri telko dan memimpin transformasi...

Oppo Perluas Portofolio Rangkaian Produk IoT

Techbiz.id - Oppo terus memperluas portofolionya di pasar IoT dengan meluncurkan serangkaian produk terbarunya dalam acara yang mengambil tema "One More Step".

LinkAja Sediakan Pembayaran Digital di Banyuwangitourism

Techbiz.id - Mendukung sektor pariwisata Banyuwangi, LinkAja menghadirkan solusi pembayaran elektronik pada aplikasi Banyuwangitourism. Banyuwangi yang telah beberapa kali mendapatkan...
- Advertisement -

Artikel Terkait