Saturday, September 26, 2020
Home Business Update Alibaba Cloud Kantongi Pendapatan Rp26 Miliar

Alibaba Cloud Kantongi Pendapatan Rp26 Miliar

Must Read

Oppo Siapkan Smartphone sebagai Amunisi Baru

Techbiz.id - Oppo menyiapkan amunisi baru setelah meluncurkan tiga perangkatnya secara resmi pada kuartal ketiga tahun ini.

Polytron Hadirkan Portable Speaker PTS 12K15

Techbiz.id - Polytron kembali menghadirkan produk PTS terbaru yakni PTS 12K15, sebuah portable speaker dengan single woofer...

Kominfo Pasang Super Wifi di Labuan Bajo

Techbiz.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memasang super wifi di halaman Masjid Nurul Huda Gorontalo, Labuan...

Techbiz.id – Alibaba Group mengumumkan pendapatan bisnisnya tumbuh mengesankan pada kuartal yang berakhir 30 Juni 2020, baik untuk bisnis perdagangan maupun komputasi awan (cloud) .

Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama 2020 terdapat pertumbuhan pendapatan sebesar 34% YoY dan EBITDA yang disesuaikan tumbuh sebesar 30% YoY.  

- Advertisement -

Sementara pendapatan komputasi awan tumbuh 59% dari tahun sebelumnya menjadi RMB12.345 juta atau sekitar 26 milyar rupiah (USD 1.747 juta).

Baca juga: Alibaba Cloud Gelontorkan USD283 Juta untuk Percepat Inovasi

Faktor utama pertumbuhan Alibaba dilaporkan didorong oleh peningkatan kontribusi pendapatan dari bisnis cloud publik dan hybrid cloud, dimana hal ini menggambarkan pendapatan rata-rata yang lebih tinggi dari setiap pelanggan. 

Pendapatan utama dari komputasi awan dihasilkan dari penyediaan layanan, seperti komputasi elastis, databasestorage, layanan jaringan virtualisasi, komputasi skala besar, keamanan, manajemen dan layanan aplikasi, analitik big data, platform pembelajaran mesin, dan layanan IoT. 

“Kami berada pada posisi yang baik untuk dapat mewujudkan perkembangan dari transformasi digital yang tengah terjadi, dan kian dipercepat dengan adanya pandemi, baik dari segi konsumsi maupun dari segi operasi bisnis,” ujar Daniel Zhang, Chairman dan Chief Executive Officer of Alibaba Group. 

Meskipun berada di masa yang tidak biasa, Daniel Zhang menyampaikan perusahaan tetap fokus pada tujuan jangka panjang, perwujudan misi dan menciptakan nilai bagi konsumen dan pelanggan bisnis.

“Kami memobilisasikan seluruh infrastruktur digital kami untuk mendukung pemulihan bisnis yang meliputi berbagai sektor, sembari memperluas dan mendiversifikasi basis konsumen kami, dengan memanfaatkan perubahan preferensi mereka dalam lingkungan pasca Covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Zhang, pertumbuhan laba dan cash flow yang kuat memungkinkan perusahaanuntuk terus memperkuat bisnis inti dan berinvestasi untuk pertumbuhan jangka panjang.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

ShopeePay Ajak Masyarakat Hemat Belanja

Techbiz.id - Situasi PSBB ketat yang digalakkan ShopeePay mengajak penggunanya untuk belanja hemat menggunakan fitur yang ada...

Ternyata Bukan Seri F Smartphone Baru Oppo

Techbiz.id - Smartphone terbaru Oppo yang memiliki kode CPH 2209 dan juga yang telah diunggah Raisa pada media sosial Instagram milik Oppo...

Telkomsel Salurkan Bantuan Kuota Data Internet Tahap 1

Techbz.id - Telkomsel telah menyalurkan bantuan kuota data internet Tahap 1 yang dilaksanakan secara berkala pada tanggal mulai 22 hingga 24 September...

Xiaomi Siapkan Puluhan Ribu Paket Belajar dari Rumah

Techbiz.id - Xiaomi menyiapkan puluhan ribu paket belajar dari rumah dalam rangka memberikan dukungan kepada para pelajar dalam pembelajaran jarak jauh selama...

Erajaya Buka 3 Outlet Baru di Grand Indonesia

Techbiz.id - Erajaya Group secara serentak meresmikan 3 retail outlet baru miliknya di East Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Retail outlet baru...
- Advertisement -

Artikel Terkait