Tuesday, December 1, 2020
Home Business Update Alibaba Cloud Kantongi Pendapatan Rp26 Miliar

Alibaba Cloud Kantongi Pendapatan Rp26 Miliar

Must Read

Jangan Tergiur Aksesoris Gadget Murah

Techbiz.id - Pandemi covid-19 dengan anjuran jaga jarak telah memaksa masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan teknologi untuk...

Palo Alto Tawarkan Layanan Perlindungan Data

Techbiz.id - Palo Alto Networks memperkenalkan layanan Enterprise Data Loss Prevention (DLP) yang dihantarkan melalui cloud, sebuah pendekatan...

Prodia dan Good Doctor Permudah Akses Layanan Kesehatan

Techbiz.id - Prodia dan Good Doctor melakukan kerjasama memberikan kemudahan bagi jutaan masyarakat di seluruh Indonesia dalam...

Techbiz.id – Alibaba Group mengumumkan pendapatan bisnisnya tumbuh mengesankan pada kuartal yang berakhir 30 Juni 2020, baik untuk bisnis perdagangan maupun komputasi awan (cloud) .

Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama 2020 terdapat pertumbuhan pendapatan sebesar 34% YoY dan EBITDA yang disesuaikan tumbuh sebesar 30% YoY.  

- Advertisement -

Sementara pendapatan komputasi awan tumbuh 59% dari tahun sebelumnya menjadi RMB12.345 juta atau sekitar 26 milyar rupiah (USD 1.747 juta).

Baca juga: Alibaba Cloud Gelontorkan USD283 Juta untuk Percepat Inovasi

Faktor utama pertumbuhan Alibaba dilaporkan didorong oleh peningkatan kontribusi pendapatan dari bisnis cloud publik dan hybrid cloud, dimana hal ini menggambarkan pendapatan rata-rata yang lebih tinggi dari setiap pelanggan. 

Pendapatan utama dari komputasi awan dihasilkan dari penyediaan layanan, seperti komputasi elastis, databasestorage, layanan jaringan virtualisasi, komputasi skala besar, keamanan, manajemen dan layanan aplikasi, analitik big data, platform pembelajaran mesin, dan layanan IoT. 

“Kami berada pada posisi yang baik untuk dapat mewujudkan perkembangan dari transformasi digital yang tengah terjadi, dan kian dipercepat dengan adanya pandemi, baik dari segi konsumsi maupun dari segi operasi bisnis,” ujar Daniel Zhang, Chairman dan Chief Executive Officer of Alibaba Group. 

Meskipun berada di masa yang tidak biasa, Daniel Zhang menyampaikan perusahaan tetap fokus pada tujuan jangka panjang, perwujudan misi dan menciptakan nilai bagi konsumen dan pelanggan bisnis.

“Kami memobilisasikan seluruh infrastruktur digital kami untuk mendukung pemulihan bisnis yang meliputi berbagai sektor, sembari memperluas dan mendiversifikasi basis konsumen kami, dengan memanfaatkan perubahan preferensi mereka dalam lingkungan pasca Covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Zhang, pertumbuhan laba dan cash flow yang kuat memungkinkan perusahaanuntuk terus memperkuat bisnis inti dan berinvestasi untuk pertumbuhan jangka panjang.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

NEC dan Pemerintah Inggris Uji Coba 5G Open RAN

Techbiz.id - Pemerintah Inggris dan NEC Corporation meluncurkan proyek NEC "NeutrORAN", yang akan menampilkan inovasi terbaru di...

Jangan Tergiur Aksesoris Gadget Murah

Techbiz.id - Pandemi covid-19 dengan anjuran jaga jarak telah memaksa masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan teknologi untuk tetap bisa terhubung satu sama...

GMO Payment Gateway jadi Lender di Investree

Techbiz.id - Penyedia layanan pembayaran asal Jepang, GMO Payment Gateway, kini menjadi salah satu Lender di fintech lending Investree. Hadirnya...

VMWare Sediakan Platform Blockchain

Techbiz.id - VMware kini menyediakan platform Blockchain bagi perusahaan yang ingin membangun fondasi digital dalam mengembangkan jaringan bisnis dan meluncurkan aplikasi-aplikasi krusial...

Bakal Melantai di Bursa, SURGE Tingkatkan Kualitas Layanan

Techbiz.id - Perusahaan media luar ruang SURGE bakal melakukan penawaran perdana (IPO) sahamnya di Bursa Efek Indonesia untuk memperkuat modal kerja melalui...
- Advertisement -

Artikel Terkait