Sabtu, September 18, 2021
Beranda Business Update Alibaba Cloud Kantongi Pendapatan Rp26 Miliar

Alibaba Cloud Kantongi Pendapatan Rp26 Miliar

Must Read

Telkomsel Tanggapi Dugaan Peretasan SMS Pelanggan

Techbiz.id - Telkomsel memberikan penjelasan terkait dugaan peretasan SMS pelanggannya seperti yang dicuitkan akun twitter  @secgron. Founder Ethical Hacker Indonesia...

Investree Tawarkan Akses Pembiayaan Bea Cukai dan Pajak

Techbiz.id - Digital freight forwarder Andalin mengumumkan kerja sama dengan fintech lending Investree untuk menawarkan akses pembiayaan bea cukai dan pajak...

Asus Siap Hadirkan Zenfone Mini dengan Spek Andalan

Techbiz.id - Jika biasanya perangkat generasi baru membawa peningkatan pada ukuran, Asus tampak mencoba sebaliknya. Perusahaan dilaporkan bakal merilis...

Indosat Gunakan SRv6 Milik Cisco dalam Kembangkan 5G

Techbiz.id – Bermitra dengan Cisco, Indosat Ooredoo mengimplementasikan secara komersial untuk pertama kalinya teknologi Segment Routing pada IPv6 (SRv6)...

Ovo jadi Alat Pembayaran Line Stiker

Techbiz.id - Line kembali menambah opsi pembayaran untuk pembelian stiker di Line Store dengan menggandeng platform pembayaran digital Ovo. Kerjasama...

OPPO Reno6 Series Kolaborasi Dengan Bigetron Esports

Techbiz.id - OPPO melalui OPPO Reno6 Series mengumumkan kerjasama dengan Bigetron Esports. Kolaborasi OPPO Reno6 Series X Bigetron Esports...

Techbiz.id – Alibaba Group mengumumkan pendapatan bisnisnya tumbuh mengesankan pada kuartal yang berakhir 30 Juni 2020, baik untuk bisnis perdagangan maupun komputasi awan (cloud) .

Berdasarkan laporan keuangan kuartal pertama 2020 terdapat pertumbuhan pendapatan sebesar 34% YoY dan EBITDA yang disesuaikan tumbuh sebesar 30% YoY.  

Sementara pendapatan komputasi awan tumbuh 59% dari tahun sebelumnya menjadi RMB12.345 juta atau sekitar 26 milyar rupiah (USD 1.747 juta).

Baca juga: Alibaba Cloud Gelontorkan USD283 Juta untuk Percepat Inovasi

Faktor utama pertumbuhan Alibaba dilaporkan didorong oleh peningkatan kontribusi pendapatan dari bisnis cloud publik dan hybrid cloud, dimana hal ini menggambarkan pendapatan rata-rata yang lebih tinggi dari setiap pelanggan. 

Pendapatan utama dari komputasi awan dihasilkan dari penyediaan layanan, seperti komputasi elastis, databasestorage, layanan jaringan virtualisasi, komputasi skala besar, keamanan, manajemen dan layanan aplikasi, analitik big data, platform pembelajaran mesin, dan layanan IoT. 

“Kami berada pada posisi yang baik untuk dapat mewujudkan perkembangan dari transformasi digital yang tengah terjadi, dan kian dipercepat dengan adanya pandemi, baik dari segi konsumsi maupun dari segi operasi bisnis,” ujar Daniel Zhang, Chairman dan Chief Executive Officer of Alibaba Group. 

Meskipun berada di masa yang tidak biasa, Daniel Zhang menyampaikan perusahaan tetap fokus pada tujuan jangka panjang, perwujudan misi dan menciptakan nilai bagi konsumen dan pelanggan bisnis.

“Kami memobilisasikan seluruh infrastruktur digital kami untuk mendukung pemulihan bisnis yang meliputi berbagai sektor, sembari memperluas dan mendiversifikasi basis konsumen kami, dengan memanfaatkan perubahan preferensi mereka dalam lingkungan pasca Covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Zhang, pertumbuhan laba dan cash flow yang kuat memungkinkan perusahaanuntuk terus memperkuat bisnis inti dan berinvestasi untuk pertumbuhan jangka panjang.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

OPPO dan Tim Renang Indonesia Kampanyekan Hidup Sehat

Techbiz.id - Menggandeng tim renang Indonesia, OPPO Find X3 Pro 5G kembali menggelar kampanye OPPO Find Health untuk mendorong...