Friday, October 2, 2020
Home DigiBiz Aruna Terima Dana Segar untuk Ekspansi Bisnis

Aruna Terima Dana Segar untuk Ekspansi Bisnis

Must Read

Gluu Kembangkan Bisnis Garap Sektor B2B

Techbiz.id - Gluu kini mengembangkan layanan bisnisnya dengan melakukan penawaran produknya untuk menggarap sektor B2B.

Telkomsel Kembangkan Talenta Teknologi lewat Tech Titans League

Techbiz.id - Lewat ajang Tech Titans League, Telkomsel mengajak para talenta unggul bidang teknologi di Tanah Air...

Brand Fashion Dior Gelar Peragaan Busana di TikTok

Techbiz.id - Brand fashion asal Perancis, Dior menggelar fashion show menggunakan platform berbagi video TikTok pada 29...

Techbiz.id – Berhasil mencetak pertumbuhan 86x di tengah pandemi, Aruna menghimpun pendanaan terbaru dari investor existing.

Suntikan modal senilai USD5,5 juta dari East Ventures, AC Ventures, dan SMDV tersebut akan digunakan untuk memperkuat basis komunitas mitra nelayan perusahaan dengan memperluas jangkauan operasional ke lebih banyak daerah pesisir.

- Advertisement -

Selain itu dana tersebut juga akan digunakan untuk peningkatan produktivitas nelayan lewat pelatihan dan edukasi tentang kualitas dan standardisasi produk.

Menurut CEO dan Co-Founder Aruna Farid Naufal Aslam, Aruna juga berencana melebarkan sayap ke pasar baru baik di dalam maupun luar negeri dengan adanya suntikan dana segar tersebut.

Saat ini Aruna telah bekerja sama dengan ribuan mitra nelayan di 31 lokasi pesisir di Indonesia, yang tersebar dari Sumatra hingga Papua.

Startup kelautan ini juga menyalurkan produk perikanan dan hasil laut nelayan Indonesia ke pasar ekspor di Asia Tenggara, Asia Timur, Amerika Utara, dan Timur Tengah serta mendistribusikan ke pasar domestik di berbagai kota dan kabupaten.

Farid Naufal Aslam, Indraka Fadhillah, dan Utari Octavianty mendirikan Aruna pada 2016. Ketiga lulusan Telkom University Bandung tersebut merintis Aruna untuk menciptakan ekosistem perdagangan ikan dan hasil laut yang berkelanjutan dan adil dengan memanfaatkan teknologi.

“Aruna berencana mendukung usaha pemerataan ekonomi dengan menjangkau lebih banyak titik pesisir di berbagai wilayah Indonesia,”kata Farid.

Seafood by Aruna

Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, Aruna tetap optimistis bisa mendorong pertumbuhan lebih jauh lagi karena produk perikanan merupakan salah satu produk yang mengalami pertumbuhan yang baik selama pandemi.

Pandemi Covid-19 emnurut farid mendorong konsumen untuk mengadopsi kebiasaan baru, termasuk memesan produk pangan segar dari rumah.

Untuk melayani pasar tersebut, Aruna memasuki pasar B2C melalui peluncuran Seafood by Aruna.

Seafood by Aruna menyediakan jasa pesan antar 20 jenis produk hasil laut berkualitas tangkapan nelayan lokal untuk konsumen di area Jabodetabek, Bandung, dan Balikpapan.

Selain produk segar seperti lobster, udang, tuna, dan dori, Seafood by Aruna menyediakan produk siap saji dan siap masak.

Produk Seafood by Aruna tersedia di Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan Grab Mart. Aruna juga bekerja sama dengan Sayurbox, Nalayan, dan Delisari serta membuka peluang kemitraan bisnis sebagai reseller.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Kartu Perdana Smartfren Erafone Tawarkan Berbagai Keuntungan

Techbiz.id - Smartfren bekerja sama dengan Erajaya Group meluncurkan Kartu Perdana Smartfren Erafone sebagai bagian dari kerja...

Oppo Buka Pendaftaran Reno4 Virtual Run

Techbiz.id - Oppo resmi membuka pendaftaran ajang kompetisi lari virtual yang diberinama Reno4 Virtual Run mulai dari tanggal 1 hingga 11 Oktober...

PHD Integrasikan Data Konsumen Untuk Berkompetisi

Techbiz.id - Untuk mengatasi kompetisi antara restoran cepat saji, Pizza Hut Delivery (PHD) melakukan integrasi data konsumen offline dengan data konsumen online.

5 Fitur Galaxy Watch3 untuk Menjaga Kesehatan

Techbiz.id - Di tengah kesibukan sehari-hari, memantau kesehatan tentu akan lebih mudah dilakukan apabila didukung dengan perangkat teknologi yang tepat. Terlebih di...

Telkom Minta Mitra Teknologi Penuhi TKDN

Techbiz.id - Telkom meminta dukungan serta komitmen dari mitra teknologinya (technology owners), dalam mengimplementasikan strategi serta roadmap peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
- Advertisement -

Artikel Terkait