Tuesday, December 1, 2020
Home DigiBiz AyoConnect Bangun Jaringan Tagihan Pertama di Indonesia

AyoConnect Bangun Jaringan Tagihan Pertama di Indonesia

Must Read

Jumpstart Punya Mesin Kopi dengan Teknologi AI

Techbiz.id - Sejak akhir tahun 2017 JumpStart telah meluncurkan Smart Coffee Machine yang dilengkapi dengan teknologi AI...

Grab Ajak Pengguna Kurangi Jejak Karbon

Techbiz.id - Grab berinisiatif mengurangi dampak pemanasan global lewat kolaborasi dengan BenihBaik dan WRI Indonesia dalam meluncurkan...

Jokowi Diminta Batalkan Pembubaran BRTI

Techbiz.id - Presiden RI, Joko Widodo diminta untuk membatalkan pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Techbiz.id – Perusahaan teknologi keuangan Indonesia Ayoconnect berhasil menggalang dana sebesar USD5 juta dalam pendanaan Pra-Seri B yang akan digunakan untuk membangun jaringan tagihan (Open Bill Network) terbesar dan terdepan di Indonesia.

Dengan pendanaan tersebut, Ayoconnect telah berhasil mengumpulkan total pendanaan lebih dari USD10 juta.

- Advertisement -

Investor pendanaan Pra-Seri B Ayoconnect adalah BRI Ventures, perusahaan perpanjangan tangan modal ventura Bank BRI; perusahaan internet Kakaku.com, Inc. yang terdaftar di Bursa Tokyo (Tokyo Exchange/TYO), dan Brama One Ventures.

Baca juga: Fabelio Terima Pendanaan Seri C Sebesar USD9 Juta

Investor awal seperti spesialis teknologi keuangan global Finch Capital dan Amand Ventures juga berpartisipasi dalam ronde tersebut. Investor Ayoconnect lainnya adalah Strive dan AC Ventures.

Menurut Co-Founder & CEO Ayoconnect, Jakob Rost, pendanaan Pra-Seri B ini akan digunakan untuk investasi dalam teknologi dan pengembangan jaringan kemitraan untuk menghubungkan Perusahaan Penyedia Tagihan dan Mitra Pembayaran, dengan infrastruktur dasar untuk pembayaran tagihan digital yang terpercaya, aman, dan cepat.

Sebagai perusahaan teknologi keuangan B2B, Ayoconnect menghubungkan Perusahaan Penyedia Tagihan (perusahaan listrik/air, telekomunikasi, institusi pendidikan, dan lainnya) dengan Mitra Pembayaran online dan offline (termasuk Indomaret, PT Pos Indonesia, dan sejumlah institusi keuangan) agar pelanggan dapat membayar tagihan mereka dengan lancar dalam jaringan Ayoconnect.

Dengan posisi strategis mereka yang unik, yaitu membangun sebuah Jaringan Pembayaran Tagihan Terbuka (Open Bill Network), Ayoconnect menawarkan sebuah solusi “One API” yang memungkinkan Perusahaan Penyedia Tagihan untuk memperluas titik pembayaran mereka dengan upaya minimum, sedangkan Mitra Pembayaran memiliki akses secara langsung ke 2,500 produk tagihan.

Ayoconnect membangun dan menjalankan ratusan integrasi untuk mengatasi rendahnya margin keuntungan dan tingginya biaya overhead untuk Mitra Pembayaran mereka, memastikan adanya standarisasi, pengembangan jaringan, dan kesuksesan transaksi oleh kedua belah pihak.

Hingga Juli 2020, Ayoconnect telah memproses lebih dari 40 juta pembayaran melalui 600 Perusahaan Penyedia Tagihan dan 40 Mitra Pembayaran mereka.

Ayoconnect telah menggandeng sejumlah partner terkemuka seperti DANA, LinkAja, PT Pos Indonesia, Bank BRI, Bank Permata, Bukalapak, Lazada, dan Pegadaian. Jumlah transaksi perusahaan juga tercatat meningkat 400 persen dalam jangka waktu enam bulan selama periode Januari-Juni 2020.

“Mendapatkan investor strategis yang tepat sangatlah penting untuk pendanaan Pra-Seri B ini. Kami mengharapkan kemitraan yang solid dengan investor sebelumnya dan investor baru kami, yang sejalan dengan visi Ayoconnect untuk membentuk ekosistem penagihan Indonesia menjadi satu jaringan terpusat,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan Jakob, Ayoconnect sadar akan pentingnya ketersediaan akses bagi Perusahaan Penyedia Tagihan seperti perusahaan telekomunikasi, bank, institusi finansial, dengan para konsumen mereka.

Jakob menambahkan bahwa industri pembayaran tagihan Indonesia masih didominasi secara offline, terpisah, dan manual. Ayoconnect pun hadir dengan Open Bill Network untuk membangun dan menjalankan ratusan integrasi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

NEC dan Pemerintah Inggris Uji Coba 5G Open RAN

Techbiz.id - Pemerintah Inggris dan NEC Corporation meluncurkan proyek NEC "NeutrORAN", yang akan menampilkan inovasi terbaru di...

Jangan Tergiur Aksesoris Gadget Murah

Techbiz.id - Pandemi covid-19 dengan anjuran jaga jarak telah memaksa masyarakat untuk mampu beradaptasi dengan teknologi untuk tetap bisa terhubung satu sama...

GMO Payment Gateway jadi Lender di Investree

Techbiz.id - Penyedia layanan pembayaran asal Jepang, GMO Payment Gateway, kini menjadi salah satu Lender di fintech lending Investree. Hadirnya...

VMWare Sediakan Platform Blockchain

Techbiz.id - VMware kini menyediakan platform Blockchain bagi perusahaan yang ingin membangun fondasi digital dalam mengembangkan jaringan bisnis dan meluncurkan aplikasi-aplikasi krusial...

Bakal Melantai di Bursa, SURGE Tingkatkan Kualitas Layanan

Techbiz.id - Perusahaan media luar ruang SURGE bakal melakukan penawaran perdana (IPO) sahamnya di Bursa Efek Indonesia untuk memperkuat modal kerja melalui...
- Advertisement -

Artikel Terkait