Saturday, July 24, 2021
Home DigiBiz Kemenparekraf Dukung Pelestrian Budaya Secara Digital

Kemenparekraf Dukung Pelestrian Budaya Secara Digital

Must Read

Update Harga realme C11 Juli 2021, Diskon Rp 300 Ribu!

Techbiz.id - Sebagai ponsel entry level, realme C11 dibanderol dengan harga yang terjangkau. Kini, memasuki akhir Juli 2021, banderol...

Update Harga Huawei Mate 40 Pro 5G 2021, Turun Rp 3 Juta!

Techbiz.id - Jelang setahun sejak peluncurannya pada 2020 lalu, harga Huawei Mate 40 Pro 5G kini menjadi lebih terjangkau...

Samsung Galaxy M21 2021 Edition Meluncur dengan 48MP Triple Camera

Techbiz.id - Usai setahun sejak dirilis pada Maret 2020 lalu, Samsung memperkenalkan varian baru dari Galaxy M21 di 2021....

Layanan VoLTE XL Axiata Jangkau 224 Kota/Kabupaten

Techbiz.id - Jangkauan wilayah layanan Voice over LTE (VoLTE) milik XL Axiata hingga Juni 2021 dilaporkan sudah bisa dinikmati...

Tanda Tangan Digital Jadi Faktor Penting Adopsi Digital

Techbiz.id - Salah satu infrastruktur penting bagi adopsi inovasi digital saat ini adalah tanda tangan elektronik, khususnya dalam memenuhi...

Techbiz.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung pelestarian budaya secara digital yang dilakukan Garena Fantasy Town yang menghadirkan sejumlah tempat bersejarah di Indonesia dalam game farming simulator.

Tempat bersejarah di Indonesia yang resmi dihadirkan dalam Fantasy Town hari ini diantaranya adalah: Candi Borobudur, Monumen Nasional (Monas), Lawang Sewu, Kota Tua Jakarta, Rumah Gadang hingga Rumah Adat Daerah Istimewa Yogyakarta, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Makassar.

Garena Fantasy Town menghadirkan tempat bersejarah tersebut untuk memperkenalkan budaya dan cerita rakyat melalui sarana digital yakni mobile games.

Baca juga: Nyi Roro Kidul dan Kabayan Kumpul di Fantasy Town

Kemenparekraf dikatakan Josua Puji Mulia Simanjuntak, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif menyambut baik kehadiran Fantasy Town dalam perannya dalam pelestarian budaya Indonesia secara digital.

“Kami akan terus mendukung pertumbuhan industri game di Indonesia terutama karena sejalan dengan gerakan Bangga Buatan Indonesia yang mengusung budaya bangsa Indonesia. Kami juga berharap, semoga kedepannya, Fantasy Town dapat ikut terus mengenalkan budaya Indonesia hingga ke mancanegara,” jelasnya.

Sebelumnya Fantasy Town meluncurkan berbagai karakter dan kostum yang berasal dari cerita rakyat Indonesia seperti Kabayan, Iteung, hingga Radu yang terinspirasi dari pakaian adat Madura di pertengahan Juli lalu

Melalui karakter dan kostum tersebut,  untuk para Bossku (sebutan para pemain di Fantasy Town) dapat belajar budaya Indonesia dari rumah dengan cara yang seru dan menyenangkan lewat permainan bercocok tanam, beternak, berdagang, menjelajahi area misterius, hingga membangun kota impian dengan nuansa budaya Indonesia.

Hans Kurniadi Saleh, Direktur Garena Indonesia mengatakan, Fantasy Town merupakan sebuah usaha dari Garena Indonesia untuk melestarikan budaya lokal ini sehingga dapat diakses oleh siapa saja secara digital.

Melalui game ini, diharapkan dapat juga bermanfaat untuk kepentingan edukasi budaya dalam menginspirasi generasi mendatang.

“Ada begitu banyak kekayaan dan material penting dari kultur Indonesia seperti seni, sejarah, dan peninggalan, yang sebelumnya hanya dapat dilihat oleh mereka yang cukup beruntung bisa mengunjungi tempat tersebut,” ucapnya.

Sejumlah tempat bersejarah Indonesia yang ada di Fantasy Town secara resmi sudah dapat diakses dan dijelajahi mulai hari ini oleh siapapun yang memiliki koneksi Internet, dapat diunduh melalui aplikasi di perangkat Android dan iOS. Game Fantasy Town dikembangkan oleh ©Arumgames, serta dirilis oleh Garena Indonesia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...