Monday, January 25, 2021
Home Market Update Realme Incar Pasar AIoT Setelah Sukses di Smartphone

Realme Incar Pasar AIoT Setelah Sukses di Smartphone

Must Read

ArcheAge Luncurkan Server Nui dengan Lebih Banyak Konten

Techbiz.id - ArcheAge, salah satu MMORPG paling populer di dunia dan game unggulan dari XLGAMES, meluncurkan server baru yang terintegrasi bernama...

Pengalaman Video Indosat Ooredoo Mengalami Peningkatan

Techbiz.id – Indosat Ooredoo dinobatkan sebagai Global Rising Star untuk Video Experience dalam Global Mobile Network Experience Awards 2020...

realme Konfirmasi Kehadiran Watch S Pro

Techbiz.id - realme memulai strategi Leap to 2021 untuk menjadi No. 1 AIoT Choice di dunia dan Indonesia dengan...

Snapdragon 870 5G Resmi Diluncurkan Qualcomm

Techbiz.id - Snapdragon 870 5G Mobile Platform resmi diluncurkan Qualcomm Technologies, Inc sebagai prosesor penerus dari Snapdragon 865 Plus...

AIA Gunakan Sign with SingPass Milik Kofax

Techbiz.id - Perusahaan asuransi AIA merupakan perusahaan asuransi pertama yang menyediakan fitur Sign with SingPass yang merupakan proyek uji coba bersama...

Techbiz.id – Setelah sukses menggarap pasar smartphone, Realme incar pasar AIoT dan berencana untuk mengambil alih pasar tersebut sebagai tantangan berikutnya.

Seperti diketahui Realme menjadi merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di dunia hanya dalam kurun waktu dua tahun berkiprah.

- Advertisement -

Dengan memperhatikan pasar internasional sejak awal berdirinya, realme telah berkembang di lebih dari 61 pasar internasional.

Baca juga: Harga dan Spesifikasi Realme X50 Pro 5G di Indonesia

Menurut penelitian terbaru dari Counterpoint Research Market Monitor, realme tumbuh 141% Year-on-Year dan 64% Quartal-on-Quartal dan meraih 13% pangsa pasar pada Q2-2020.

Meskipun pasar smartphone Asia Tenggara menurun 19% Year-on-Year di tengah wabah COVID-19, realme melanjutkan pertumbuhan pesatnya dan menjadi salah satu dari Top 5 merek smartphone di semua pasar utama Asia Tenggara (Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam).

Menurut,  Abhilash Kumar, Research Analyst dari Counterpoint berkata, strategi penyaluran yang tepat, pemasaran yang efektif, dan produk value for money di semua rentang harga membantu realme mengatasi penurunan pasar.

Pandemi COVID-19 menurutnya mengarahkan konsumen ke platform penjualan online di mana realme memiliki kehadiran yang kuat. Inisiatif inovatif seperti pengiriman tanpa perlu bersentuhan langsung dengan pelanggan selama wabah membantu realme menjaga momentum offline juga.

“Realme telah proaktif dalam meluncurkan model baru secara online tanpa ada penundaan. Ditambah dengan kampanye media sosial dan pemasaran dari mulut ke mulut yang kuat, merek ini telah memposisikan dirinya dengan kuat, terutama di antara segmen profil usia yang lebih muda,” ucapnya.

Bagi anak muda pengguna Realme, kesuksesan bagi mereka bukan hanya soal harga, tapi juga soal nilai. realme berkomitmen untuk menghadirkan teknologi paling canggih dalam segmen harga yang sesuai kepada konsumennya.

Sejalan dengan target konsumennya, realme adalah “Popularizer of 5G”, menjadikan salah satu merek smartphone pertama yang memiliki kemampuan 5G ke dalam produknya, seperti realme X50 Pro 5G.

Untuk tantangan selanjutnya, menurut Founder and CEO Realme, Sky Li realme berencana untuk mengambil alih pasar AIoT dan memperkenalkan lebih dari 100 produk AIoT pada tahun 2021 untuk para konsumen.

“Kami telah membuktikan dalam dua tahun bahwa merek baru juga dapat memiliki peluang, tetapi ini baru permulaan. Ada banyak kemungkinan lainnya di masa depan. Semangat Dare to Leap akan menemani kami untuk terus maju bersama-sama,” tutup Sky Li dalam surat terbukanya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Platform Video Pendek Mulai Diminati untuk Promosi

Techbiz.id - Potensi platform pembuatan video pendek mulai dilirik oleh berbagai pemilik brand sebagai cara baru untuk melakukan promosi...

Artikel Terkait