Jumat, September 17, 2021
Beranda Fintech Tokocrypto dan Jagartha Edukasi Aset Kripto ke Investor

Tokocrypto dan Jagartha Edukasi Aset Kripto ke Investor

Must Read

Meeber Sediakan Kasir Online Bisnis F&B

Techbiz.id - PT Meeber Teknologi Indonesia memperkenalkan MeeberPro, aplikasi kasir online yang komprehensif untuk mendukung kemajuan bisnis F&B di...

XL Axiata Terapkan Single Sign On untuk Akses Aplikasinya

Techbiz.id - Untuk mempermudah pelanggan untuk melakukan akses terhadap produknya, XL Axiata menerapkan single sign on di aplikasinya. Penerapan single...

Tips Hemat Kuota Internet Saat Pandemi

Techbiz.id - Masyarakat saat ini harus bijak menggunakan kuota internet agar hemat. Hal ini mengingat konsumsi akses internet yang...

Galaxy Tab A7: Buat Multitasking dan Hiburan Hemat Daya

Techbiz.id - Samsung Electronics Indonesia resmi meluncurkan Galaxy Tab A7, dikemas dengan desain ramping dan stylish untuk mendukung kebutuhan...

Lenovo Goda Tablet Bertenaga Snapdragon 870

Techbiz.id - Lenovo dikabarkan tengah bersiap merilis perangkat baru. Bukan laptop, kali ini perangkat tablet yang tengah dipersiapkan Lenovo. Manajer...

Kominfo Temukan 86 Hoax Terkait Corona

Techbiz.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan setidaknya ada 86 hoaks terkait Corona atau Novel Coronavirus (Covid-19)...

Techbiz.id – Tokocrypto dan Jagartha Advisors melakukan edukasi investasi aset kripto dan teknologi blockchain kepada para investor pasar modal di Indonesia.

Saat ini, pertumbuhan jumlah masyarakat di Indonesia yang aktif berinvestasi masih tergolong sangat kecil.

Padahal, investasi merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Baca juga: Trader Kripto Untung 10% Sehari Saat Pandemi Corona

Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat luas terkait investasi dan beragam instrumennya.

Edukasi aset kripto

Edukasi kepada investor pasar modal menurut CEO Jagartha Advisors FX Iwan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengayaan wawasan investor, khususnya ritel, terhadap berbagai bentuk investasi alternatif.

“Harus diakui ragam investasi di negara kita masih sangat terbatas ke aset yang tradisional. Bukan berarti hal itu salah, karena secara historis aset tradisional juga memiliki kenaikan nilai yang signifikan untuk jangka panjang,” ucapnya

Leboh lanjut dijelaskan Iwan, investor juga perlu mulai mempelajari bentuk-bentuk alternatif lainnya. Tujuannya selain diversifikasi aset, akan memupuk kesadaran dan kehati-hatian masyarakat akan produk investasi bodong dan mana yang betul-betul aman untuk mengembangkan aset.

Menurut Iwan, produk investasi alternatif dapat menjadi strategi masyarakat untuk mengembangkan pendapatan. Namun, Iwan juga menggarisbawahi pentingnya membekali diri dengan pengetahuan yang valid agar tidak salah pilih instrumen.

Terlebih, pandemi COVID-19 menurutnya cukup mempengaruhi keputusan investor dalam memilih produk-produk investasi.

“Sayang rasanya kalau investor kita kurang peka dan mengikuti perkembangan teknologi blockhain yang semakin pesat di skala global. Kerjasama edukasi ini diharapkan bisa jadi inisiatif yang baik untuk membuka ruang belajar dan diskusi bagi peminat investasi alternatif, termasuk untuk aset kripto,” tambahnya.

Pang Xue Kai, CEO dan Co-Founder Tokocrypto, menyampaikan bahwa saat ini aset kripto adalah legal di Indonesia sebagai sebuah komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka.

“Belum banyak yang mengetahui terkait hal ini, sehingga banyak orang yang belum berani untuk mengambil kesempatan berinvestasi pada blockchain dan aset kripto,” ucapnya. 

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Daftar Harga Paket Data Telkomsel Terbaru 2021

Techbiz.id - Telkomsel termasuk salah satu operator yang aktif dalam memberikan promo paket data kepada pelanggan setianya, termasuk pada...