Wednesday, April 21, 2021
Home Fintech Tokocrypto dan Jagartha Edukasi Aset Kripto ke Investor

Tokocrypto dan Jagartha Edukasi Aset Kripto ke Investor

Must Read

Telkomsel Tawarkan Solusi Keamanan Perangkat Mobile

Techbiz.id - Telkomsel merilis kemitraan dengan perusahaan keamanan siber, Lookout, Inc yang menawarkan proteksi dan mendukung transformasi digital perusahaan di Indonesia...

Asus Mini PC PB62 Hadir dengan Performa Luar Biasa

Techbiz.id - ASUS menghadirkan Mini PC PB62, komputer tahan banting yang menghadirkan performa luar biasa untuk kebutuhan fleksibilitas, perluasan...

Bagikan THR, Tiket.com Berikan Diskon Hotel dan Pesawat Hingga 70%

Techbiz.id - Aplikasi penyedia jasa perjalanan online, Tiket.com tengah menggelar program diskon tahunan di bulan Ramadhan, yakni Tiket Hari...

Tak Hanya Konsol, Sony Berencana Hadirkan Game PS untuk Smartphone

Techbiz.id - Sony tampaknya berencana memboyong game PlayStation untuk hadir di mobile, agar pengguna smartphone dapat merasakan sederet permainan...

Lima Vendor Ini Bakal Hadirkan Ponsel dengan Kamera di Dalam Layar

Techbiz.id - Lima vendor smartphone dilaporkan bersiap menghadirkan teknologi kamera selfie terbaru di dalam layar. Kelima vendor tersebut merupakan...

Techbiz.id – Tokocrypto dan Jagartha Advisors melakukan edukasi investasi aset kripto dan teknologi blockchain kepada para investor pasar modal di Indonesia.

Saat ini, pertumbuhan jumlah masyarakat di Indonesia yang aktif berinvestasi masih tergolong sangat kecil.

- Advertisement -

Padahal, investasi merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Baca juga: Trader Kripto Untung 10% Sehari Saat Pandemi Corona

Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat luas terkait investasi dan beragam instrumennya.

Edukasi aset kripto

Edukasi kepada investor pasar modal menurut CEO Jagartha Advisors FX Iwan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengayaan wawasan investor, khususnya ritel, terhadap berbagai bentuk investasi alternatif.

“Harus diakui ragam investasi di negara kita masih sangat terbatas ke aset yang tradisional. Bukan berarti hal itu salah, karena secara historis aset tradisional juga memiliki kenaikan nilai yang signifikan untuk jangka panjang,” ucapnya

Leboh lanjut dijelaskan Iwan, investor juga perlu mulai mempelajari bentuk-bentuk alternatif lainnya. Tujuannya selain diversifikasi aset, akan memupuk kesadaran dan kehati-hatian masyarakat akan produk investasi bodong dan mana yang betul-betul aman untuk mengembangkan aset.

Menurut Iwan, produk investasi alternatif dapat menjadi strategi masyarakat untuk mengembangkan pendapatan. Namun, Iwan juga menggarisbawahi pentingnya membekali diri dengan pengetahuan yang valid agar tidak salah pilih instrumen.

Terlebih, pandemi COVID-19 menurutnya cukup mempengaruhi keputusan investor dalam memilih produk-produk investasi.

“Sayang rasanya kalau investor kita kurang peka dan mengikuti perkembangan teknologi blockhain yang semakin pesat di skala global. Kerjasama edukasi ini diharapkan bisa jadi inisiatif yang baik untuk membuka ruang belajar dan diskusi bagi peminat investasi alternatif, termasuk untuk aset kripto,” tambahnya.

Pang Xue Kai, CEO dan Co-Founder Tokocrypto, menyampaikan bahwa saat ini aset kripto adalah legal di Indonesia sebagai sebuah komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka.

“Belum banyak yang mengetahui terkait hal ini, sehingga banyak orang yang belum berani untuk mengambil kesempatan berinvestasi pada blockchain dan aset kripto,” ucapnya. 

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Review ASUSPRO E520: Partner Kerja yang Ringkas

Techbiz.id - Kehadiran mini PC diharapkan dapat menjadi solusi atas keluhan ukuran PC yang cukup besar. Perangkat ini ditujukan...

Artikel Terkait