Thursday, October 1, 2020
Home News Begini Nasib Startup di Tengah Pandemi

Begini Nasib Startup di Tengah Pandemi

Must Read

Telkomsel Kembangkan Talenta Teknologi lewat Tech Titans League

Techbiz.id - Lewat ajang Tech Titans League, Telkomsel mengajak para talenta unggul bidang teknologi di Tanah Air...

Tri Indonesia Distribusikan Bantuan Subsidi Kuota Data

Techbiz.id - Tri Indonesia telah berhasil melakukan distribusi bantuan subsidi kuota data pendikan tahap 1  kepada seluruh...

Penawaran Menarik Ada di Shopee 10.10 Brands Festival

Techbiz.id - Melalui kampanye Shopee 10.10 Brands Festival, paltform e-commece Shopee menghadirkan berbagai mitra brand pilihan.

Techbiz.id – Melemahnya perekonomian dunia bahkan memberikan dampak yang luar biasa terhadap nasib perusahaan rintisan (startup) saat pandemi Covid-19 berlangsung.

Berbagai langkah strategis pun dilakukan agar bisnisnya bisa selamat dari pandemi yang telah memberikan banyak batasan ini.

- Advertisement -

Bagi investor, optimisme untuk bisa survive adalah salah satu kunci agar startup tidak jatuh lebih dalam ke lumpur pandemi.

Baca juga: TMI Gelontorkan Pendanaan Seri B untuk Startup Amerika

Dikatakan Devina Halim, Vice President of Investment East Ventures, ada sekitar 160 startup yang menjadi asuhan dari perusahaannya. Saat pandemi berlangsung, semua dilihat kembali, khususnya dari sisi mindset para pendirinya.

Mindset para pendiri startup ini menurutnya sangat penting untuk melihat optimisme mereka menghadapi pandemi yang dipastikan akan berlangsung lama.

“Juni lalu menjadi puncaknya. Kami mulai melakukan round call ke 160 startup. Tujuannya untuk mengetahui mindset para founder, lalu seberapa banyak cash yang mereka punya. Kita harus tahu posisi financial mereka, termasuk cost cutting strategy,” ujar Devina, dalam webinar Forum Wartawan Teknologi (Forwat), Senin, 31 Agustus 2020.

Dari langkah-langkah tersebut dikatakan Devina akan diketahui strategi yang dijalankan berikutnya, yakni mengeluarkan keputusan untuk memangkas pengeluaran yang tak penting dan fokus pada layanan andalan.

Devina mengakui, sejak pandemi sampai April kemarin, masih ada sekitar 100 startup asuhan East Ventures yang masih bertahan dan aktif.

Pasalnya, mereka telah membuat kategorisasi startup berdasarkan dampak pandemi. Mulai dari Very Badly Impacted (seperti online travel dan booking hotel), Slightly Impacted, sampai Unique Company atau perusahaan baru yang muncul karena inovasi baru dan membuat mereka bisa bertahan.

Gojek, misalnya, meskipun beberapa layanan terdampak, namun mereka masih memiliki banyak layanan yang membuat mereka bisa bertahan.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Kartu Perdana Smartfren Erafone Tawarkan Berbagai Keuntungan

Techbiz.id - Smartfren bekerja sama dengan Erajaya Group meluncurkan Kartu Perdana Smartfren Erafone sebagai bagian dari kerja...

Oppo Buka Pendaftaran Reno4 Virtual Run

Techbiz.id - Oppo resmi membuka pendaftaran ajang kompetisi lari virtual yang diberinama Reno4 Virtual Run mulai dari tanggal 1 hingga 11 Oktober...

PHD Integrasikan Data Konsumen Untuk Berkompetisi

Techbiz.id - Untuk mengatasi kompetisi antara restoran cepat saji, Pizza Hut Delivery (PHD) melakukan integrasi data konsumen offline dengan data konsumen online.

5 Fitur Galaxy Watch3 untuk Menjaga Kesehatan

Techbiz.id - Di tengah kesibukan sehari-hari, memantau kesehatan tentu akan lebih mudah dilakukan apabila didukung dengan perangkat teknologi yang tepat. Terlebih di...

Telkom Minta Mitra Teknologi Penuhi TKDN

Techbiz.id - Telkom meminta dukungan serta komitmen dari mitra teknologinya (technology owners), dalam mengimplementasikan strategi serta roadmap peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
- Advertisement -

Artikel Terkait