Thursday, June 24, 2021
Home News Enam Tim Esport Jadi Juara IGC 2020

Enam Tim Esport Jadi Juara IGC 2020

Must Read

Hindari Tunggakan Tagihan dengan DANA Biller Subscription

Techbiz.id - Agar terhindar dari konsekuensi yang membuat tidak nyaman akibat terlambat dalam membayar tagihan-tagihan pentingnya, DANA menambahkan kemampuan...

Rekomendasi HP 5G Seharga Rp 3 Jutaan di Indonesia

Techbiz.id - Trend 5G terus berkembang di Indonesia. Kini, untuk merasakan langsung bagaimana performa dari HP 5G cukup menyiapkan...

CCTV IMILAB A1 Bisa Deteksi Tangisan Bayi

Techbiz.id.- Untuk meningkatkan keamanan rumah, IMILAB yang merupakan partner Xiaomi dalam memproduksi IP Camera menghadirkan IMILAB Home Security Camera...

Lewat ‘Buka Resso, Buka Hits Berikutnya’, Resso Hadirkan Playlist Baru

Techbiz.id - Resso, aplikasi streaming musik sosial menghadirkan kampanye 'Buka Resso, Buka Hits Berikutnya' sambil merilis beberapa playlist baru. 'Buka...

Punya Logo Baru, Telkomsel Buka Semua Peluang

Techbiz.id - Setelah selama 26 tahun mempertahankan identitasnya, kini Telkomsel memiliki identitas dan wajah baru dengan menghadirkan logo terbarunya. Hadirnya...

Techbiz.id – Enam tim esport menyandang gelar juara dari turnamen Indonesia Games Championship (IGC) 2020 yang diselenggarakan oleh Dunia Games Telkomsel dan Garena.

Enam tim tersebut , yaitu Magnus (League of Legends), Evos Esports (Arena of Valor dan Free Fire kategori pria), Hertz Emotz (Arena of Valor kategori wanita), Louvre X one team (Call of Duty Mobile kategori pria), Star8 celestial (Call of Duty Mobile kategori wanita), dan Toxic for Lyfe (Free Fire kategori wanita).

Seluruh tim tersebut sukses mendapatkan predikat terbaik setelah berhasil mengalahkan tim peserta lain pada babak Grand Final yang digelar secara online dan berlangsung selama 27-30 Agustus 2020.

Baca juga: 64 Tim Bakal Memperebutkan Rp1,6 Miliar di IGC 2020

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan, kesuksesan 6 tim tersebut diharapkan mampu menginspirasi tim serta penggiat esport lainnya untuk mencetak prestasi di industri esport Tanah Air.

“Kam berharap, seluruh peserta yang berkompetisi di IGC 2020 dapat terus meningkatkan kemampuannya hingga berdaya saing secara global dan memperkuat ekosistem esport di Indonesia,” ujarnya.

Sepanjang penyelenggaraan, IGC 2020 memiliki catatan menarik yang menunjukkan kontribusi kuat dalam memajukan industri esport di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Dari sisi jumlah peserta, IGC 2020 kali ini diikuti oleh lebih dari 34.000 peserta yang tergabung ke dalam lebih dari 8.200 tim. Persebaran asal peserta IGC 2020 pun berhasil menjangkau berbagai daerah di Indonesia berkat penyelenggaraannya yang dilakukan secara online.

Juara IGC 2020

Secara keseluruhan, peserta IGC 2020 berasal dari 457 kabupaten/kota di Indonesia, dan tiga negara Asia Tenggara yaitu Malaysia, Singapura dan Filipina.

IGC 2020 sendiri terbagi ke dalam dua kategori, yaitu tim laki-laki dan perempuan dan mempertandingkan empat judul game, yaitu Free Fire, Call of Duty Mobile, Arena of Valor, dan League of Legends. Pendaftaran dibuka pada Mei dan Juni, yang dilanjutkan ke babak kualifikasi pada Juli dan Agustus.

Kemudian, tujuh tim terbaik dari masing-masing game yang dilombakan mengikuti playoff yang diselenggarakan pada 24-26 Agustus 2020.

Pada akhirnya, periode Grand Final diselenggarakan pada 27-30 Agustus 2020 yang menghasilkan para juara dari IGC 2020.

Rangkaian turnamen IGC 2020 yang dilakukan secara online melalui situs Dunia Games serta aplikasi MAXstream, dan berhasil menyedot lebih dari 10 juta views dan 1,5 juta jam waktu tonton (watch time) sepanjang penyelenggaraannya. 

Para penggemar esport di seluruh Indonesia masih dapat menyaksikan keseruan turnamen IGC 2020  yang telah berlangsung melalui aplikasi MAXstream dan situs Dunia Games www.igc.duniagames.co.id/gallery .

“Melihat animo yang ditunjukkan oleh ratusan perwakilan dari berbagai kabupaten/kota di seluruh penjuru negeri, kami akan membuka peluang untuk menyelenggarakan kembali IGC di tahun-tahun berikutnya dengan lebih menarik, untuk memberikan dampak yang lebih besar dalam mengembangkan sekaligus menguatkan industri esport di Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Setyanto.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

GrabProtect Jadi Bukti Kelincahan Bisnis Grab

Techbiz.id - Dalam kuliah umum hasil kolaborasi dengan The Legatum Center of Development & Entrepreneurship at Massachusetts Institute of...

Artikel Terkait