Sabtu, Juli 13, 2024

Perusahaan Wajib Terapkan Cara Kerja Digital untuk Bertahan

Techbiz.id – Covid-19 bukan hanya menjadi pandemi, melainkan akselerator modernisasi dan digitalisasi. Cara kerja digital pun jadi kewajiban dunia usaha untuk bertahan.

Berdasarkan hasil penelitian Deloitte dalam laporan The Digital Workplace, organisasi dengan jaringan sosial online yang kuat 7% lebih produktif daripada yang tidak.

Seperti apa sebenarnya akselerator kerja pasca COVID-19, dan bagaimana perusahaan dapat menyeimbangkan ketangkasan dan produktivitas selama situasi ini?

Baca juga: Lark Tawarkan Platform Digital All in One untuk UKM

Simak 3 upaya cara kerja digital yang dapat dilakukan sebuah perusahaan untuk tetap menjaga efektivitas kerja dalam fase tatanan baru:

Mengimbangi Kapasitas Tenaga Kerja

Meminimalisir kepentingan bertemu tatap muka menjadi cara pengelolaan yang tepat dan penting untuk menjaga efektifikas perusahan.

Mengadaptasi penggunaan platform yang mampu menjadi pusat kontrol yang memungkinkan tahap kerja terotomasi seperti persetujuan, alur kerja, pengeluaran, dan data kehadiran dapat diintegrasikan dengan fitur Approval dan Attendance akan sangat membantu sistem kerja suatu perusahaan.

Meningkatkan Pengetahuaan Tim

Dengan adaptasi gaya hidup digital dan bekerja secara remote, perusahaan harus tetap menjaga kesempatan karyawan dalam meningkatkan pengetahuaan dan ketrampilan sebuah tim. 

Webinar, virtual talkshow, dan virtual workshop, menjadi salah satu yang sedang populer saat ini dikalangan masyarakat sebagai sarana untuk membagi edukasi dan konten informatif secara virtual.

Konferensi video, adalah fitur pendukung yang penting untuk melakukannya. Fitur ini tidak hanya mengganti peran meeting yang dilakukan secara face-to-face. Namun juga menyediakan inovasi baru bagi masyarakat untuk bangkit ditengah pandemi.

Efisien dengan Teknologi

Komunikasi antar karyawan adalah salah satu hal yang seringkali menjadi kendala, terutama bagi perusahaan dengan karyawan skala besar.

Membangun efisiensi baru melalui teknologi digital dapat menjaga komunikasi dan kolaborasi bekerja di masa pandemi ini.

Senior Professional Service Consultant Lark, Suryanto Lee mengatakan, perusahaan harus beradaptasi dengan cara kerja digital, bukan semata karena situasi pandemi. Melainkan juga mengikuti perkembangan teknologi dan kemajuan digital di era modern untuk dapat bekerja secara holistik.

Menurut Suryanto jika berdiam diri tanpa melakukan adaptasi terhadap perubahan, dapat dipastikan usaha yang dikerjakan dapat dengan mudah digantikan oleh yang lain.

“Kemampuan adaptasi juga perlu didukung oleh komunikasi yang efektif. Untuk itu, Lark hadir dengan berbagai kemudahan untuk memastikan pekerjaan dapat dilaksanakan dengan efisien dan efektif,” pungkasnya.

Terkait

Artikel Terkait

Memajukan Potensi Digital Bersama Gerakan 100% untuk Indonesia

Techbiz.id - Akses internet merupakan salah satu sarana terbaik untuk membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Tergantung bagaimana pemanfaatannya,...