Sabtu, Juli 20, 2024

Qlue Bantu Pemerintah Membangun Kota dengan Teknologi

Techbiz.id – Qlue membantu pemerintah kota (Pemkot) dalam membangun kota dengan partisipasi masyarakat dan implementasi teknologi.

Solusi-solusi Qlue bisa menghadirkan informasi dan data secara real-time dan akurat, mengatur data pembangunan kota yang terintegrasi, meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan pengawasan pembangunan, dan pengimplementasian teknologi AI dan machine learning untuk rekomendasi kebijakan.

Seluruh solusi tersebut bertujuan untuk memberikan dampak positif terhadap masyarakat di kota tersebut.

Baca juga: Qlue Sediakan Teknologi Keamanan Covid-19 untuk Pertunjukan Seni

Salah satu contoh implementasi solusi Qlue untuk perkotaan adalah aplikasi pelaporan masyarakat QlueApp, yang telah digunakan lebih dari 30 kota di Indonesia, salah satunya adalah Kota Tarakan dan Kupang. Pemerintah Kota Tarakan dan Kota Kupang sudah berkolaborasi dengan Qlue sejak tahun lalu.

Untuk mewujudkan kota yang lebih baik, kedua kota tersebut memanfaatkan implementasi teknologi yang komprehensif dari Qlue, mulai dari aplikasi pelaporan masyarakat, manajemen tindak lanjut, dan dashboard terintegrasi.

membangun kota dengan teknologi

Laporan masyarakat yang masuk melalui aplikasi pelaporan masyarakat QlueApp akan masuk ke dashboard terintegrasi QlueDashboard. Sementara untuk merespon laporan-laporan yang masuk, kota-kota tersebut menggunakan aplikasi manajemen tindak lanjut, QlueWork.

Walikota Kupang Jefirstson R. Riwu Kore menyampaikan, sejak mengimplementasikan Qlue di Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang sudah menerima ratusan laporan masyarakat.

Laporan-laporan tersebut didominasi oleh sampah (28%), PJU rusak (16%), dan potensi banjir (8%). Seluruh laporan masyarakat tersebut membantu pemerintah dalam melihat permasalahan di kota tersebut secara lebih luas, sekaligus membantu mereka dalam merespon masalah dengan cepat.

Sementara itu, menurut Walikota Tarakan, Khairul Qlue menjadi salah satu instrumen atau aplikasi yang bisa membantu pemerintah kota dalam menerima informasi dari masyarakat tentang beberapa persoalan di lingkungan mereka.

Sejak mengimplementasikan Qlue tahun lalu, Pemerintah Kota Tarakan mendapatkan berbagai laporan dari masyarakat. Laporan tersebut didominasi oleh PJU rusak (26%), tanaman bermasalah (15%), dan mobilitas dan akses (14%).

Laporan-laporan tersebut digunakan oleh Pemerintah Kota Tarakan dalam melakukan perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik di Kota Tarakan.

Founder & CEO Qlue, Rama Raditya, mengatakan Kemajuan teknologi khususnya ketersediaan data dan informasi sangat penting bagi pemerintah dalam mengelola daerahnya.

“Sebagai penyedia ekosistem smart city terlengkap di Indonesia, kami melihat jika inovasi dan teknologi adalah salah satu faktor penting untuk  melakukan transformasi dan adaptasi di tengah pandemi,” tutup Rama.

Terkait

Artikel Terkait

Memajukan Potensi Digital Bersama Gerakan 100% untuk Indonesia

Techbiz.id - Akses internet merupakan salah satu sarana terbaik untuk membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Tergantung bagaimana pemanfaatannya,...