Saturday, July 24, 2021
Home News CEIR Masih Penuh, Vendor Smartphone Belum Bisa Jualan

CEIR Masih Penuh, Vendor Smartphone Belum Bisa Jualan

Must Read

Apple Hanya Akan Kenalkan iPhone 5G di 2022

Techbiz.id - Apple ke depannya hanya akan memperkenalkan iPhone dengan dukungan konektivitas 5G. Tepatnya, mulai tahun 2022 mendatang. Menurut laporan...

Layanan VoLTE XL Axiata Jangkau 224 Kota/Kabupaten

Techbiz.id - Jangkauan wilayah layanan Voice over LTE (VoLTE) milik XL Axiata hingga Juni 2021 dilaporkan sudah bisa dinikmati...

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...

Perlu Dicoba, Ini Aplikasi Penghasil Uang Populer di 2021

Techbiz.id - Aplikasi penghasil uang belakangan ini sedang banyak dicari pengguna di internet. Kegiatan ini dilakukan pengguna untuk mendapatkan...

Instagram Stories Kini Mampu Terjemahkan Lebih dari 90 Bahasa

Techbiz.id - Dengan popularitas Instagram yang mencapai tingkat global, sebagian Kalian mungkin saja akan menemukan Stories dengan bahasa asing...

Techbiz.id – Kementerian Perindustrian hingga saat ini masih belum bisa memasukkan data IMEI ke mesin CEIR yang kini masih penuh karena terkendala kapasitas sejak tanggal 24 September 2020.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Techbiz Indonesia, data IMEI yang sudah disetujui Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin setelah tanggal 25 September 2020 masih belum bisa dikirim datanya ke mein CEIR karena kapasitasnya masih penuh.

Dengan demikian vendor smartphone akan mengalami kesulitan dalam melakukan penjualan smartphone terbaru yang dirilis setelah tanggal 24 September 2020 meskipun data IMEI TPP Produksi sudah didapatkan dari Kemenperin akibat mesin CEIR yang masih penuh.

Baca juga: Data IMEI Akan Dibersihkan untuk Atasi Kapasitas CEIR

“Dipakai untuk produksi bisa, tapi dijual belum. Karena dijamin tidak dapat sinyal operator,” jelas sumber Techbiz Indonesia.

Sebelumnya, Kemenperin dan Kominfo menyatakan akan melakukan pembersihan data IMEI sehingga hanya data IMEI aktif saja yang tetap berada di CEIR untuk mengatasi kendala kapasitas mesin CEIR ini.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail menyatakan akan memeriksa progres dari solusi yang dilakukan terkait hal ini.

“Sudah kami bahas bersama Kemeperin, solusinya sudah jelas. Saya cek dulu ya progress-nya,” ucap Ismail kepada Techbiz Indonesia melalui pesan singkat.

Berdasarkan penelusuran redaksi, di media sosial juga ada keluhan yang datang dari pembeli smartphone baru yang mengeluhkan ponselnya tidak bisa digunakan karena sinyalnya tidak ada. Salah satunya adalah smartphone Asus ROG Phone 3 bergaransi resmi.

Smartphone terbaru Asus resmi dirilis pada tanggal 24 September 2020 lalu. Tanggal peluncuran tersebut adalah satu hari setelah kabar kapasitas mesin CEIR milik Kemenperin sudah 95% penuh.

Seperti yang kami kutip dari akun Twitter Herry SW, Asus merespon hal ini dengan memberikan memberikan perpanjangan garansi khusus selama 6 bulan (total garansi unit menjadi 18 bulan) untuk pengguna yang terdampak.

Lebih lanjut, Asus juga menyampaikan bila mereka tengah mengupayakan perbaikan secepatnya, untuk atasi gangguan yang disebabkan oleh kendala pada sistem database CEIR.

“Harapannya, pemerintah dapat menyelesaikan masalah terkait registrasi IMEI di jaringan operator seluler dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan,” sebut Asus.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...