Friday, October 30, 2020
Home News CEIR Masih Penuh, Vendor Smartphone Belum Bisa Jualan

CEIR Masih Penuh, Vendor Smartphone Belum Bisa Jualan

Must Read

Dirancang Ulang, PermataNet Terapkan Standar baru

Techbiz.id - Permata Bank melakukan inovasi baru pada layanan internet bankingnya dengan meluncurkan standar baru melalui transformasi...

Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja Ditunggu Pelaku Industri

Techbiz.id - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) berharap UU Cipta Kerja yang telah memberikan angin segar bagi...

Gelar RUPSLB, XL Axiata Punya Direksi Baru

Techbiz.id - XL Axiata mempunyai sususan direksi yang baru hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB),...

Techbiz.id – Kementerian Perindustrian hingga saat ini masih belum bisa memasukkan data IMEI ke mesin CEIR yang kini masih penuh karena terkendala kapasitas sejak tanggal 24 September 2020.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Techbiz Indonesia, data IMEI yang sudah disetujui Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin setelah tanggal 25 September 2020 masih belum bisa dikirim datanya ke mein CEIR karena kapasitasnya masih penuh.

- Advertisement -

Dengan demikian vendor smartphone akan mengalami kesulitan dalam melakukan penjualan smartphone terbaru yang dirilis setelah tanggal 24 September 2020 meskipun data IMEI TPP Produksi sudah didapatkan dari Kemenperin akibat mesin CEIR yang masih penuh.

Baca juga: Data IMEI Akan Dibersihkan untuk Atasi Kapasitas CEIR

“Dipakai untuk produksi bisa, tapi dijual belum. Karena dijamin tidak dapat sinyal operator,” jelas sumber Techbiz Indonesia.

Sebelumnya, Kemenperin dan Kominfo menyatakan akan melakukan pembersihan data IMEI sehingga hanya data IMEI aktif saja yang tetap berada di CEIR untuk mengatasi kendala kapasitas mesin CEIR ini.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail menyatakan akan memeriksa progres dari solusi yang dilakukan terkait hal ini.

“Sudah kami bahas bersama Kemeperin, solusinya sudah jelas. Saya cek dulu ya progress-nya,” ucap Ismail kepada Techbiz Indonesia melalui pesan singkat.

Berdasarkan penelusuran redaksi, di media sosial juga ada keluhan yang datang dari pembeli smartphone baru yang mengeluhkan ponselnya tidak bisa digunakan karena sinyalnya tidak ada. Salah satunya adalah smartphone Asus ROG Phone 3 bergaransi resmi.

Smartphone terbaru Asus resmi dirilis pada tanggal 24 September 2020 lalu. Tanggal peluncuran tersebut adalah satu hari setelah kabar kapasitas mesin CEIR milik Kemenperin sudah 95% penuh.

Seperti yang kami kutip dari akun Twitter Herry SW, Asus merespon hal ini dengan memberikan memberikan perpanjangan garansi khusus selama 6 bulan (total garansi unit menjadi 18 bulan) untuk pengguna yang terdampak.

Lebih lanjut, Asus juga menyampaikan bila mereka tengah mengupayakan perbaikan secepatnya, untuk atasi gangguan yang disebabkan oleh kendala pada sistem database CEIR.

“Harapannya, pemerintah dapat menyelesaikan masalah terkait registrasi IMEI di jaringan operator seluler dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan,” sebut Asus.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Samsung Kembangkan Aplikasi Pantau Covid-19

Techbiz.id - Samsung Electronics Indonesia menghadirkan aplikasi Samsung C-Safe, yang akan membantu masyarakat mengetahui da memantau perkembangan...

Polytron Hadirkan Kotak Sterilisasi Serba Guna Basmi Virus

Techbiz.id - Polytron menghadirkan Multipurpose Sterilizer Box PUV 122W untuk mensterilkan berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga dari virus dan bakteri.

Review Freebuds Studio: Langsung Beli Aja

Techbiz.id - Untuk pertama kalinya Huawei menghadirkan perangkat audio berupa headphone nirkabel dalam rangkaian produk IoTnya. Perangkat yang diberi...

Dell Tawarkan Dua Laptop Seri XPS Generasi Terbaru

Techbiz.id - Dell Technologies menghadirkan portofolio laptop Dell XPS terbaru, XPS 15 dan XPS 17 yang menawarkan kinerja mumpuni dan ringkas.

Oracle Tambah Fitur Dukung Dunia Kerja Baru

Techbiz.id - Oracle telah memperbaharui Fusion Cloud ERP mereka untuk membantu perusahaan dalam mengantisipasi kebutuhan operasional terkait supply chain yang dipengaruhi oleh...
- Advertisement -

Artikel Terkait