Tuesday, October 27, 2020
Home Telco Omnibus Law Mungkinkan XL Axiata dan H3I untuk Merger

Omnibus Law Mungkinkan XL Axiata dan H3I untuk Merger

Must Read

Cara Dapetin Diskon Rp500 Ribu Realme 7 Pro Buat Pelajar

Techbiz.id - realme kembali menggelar program realme 7 pro untuk Pelajar agar para pelajar semakin mudah dalam...

XL Axiata Gunakan SAP untuk Efisiensi Perusahaan

Techbiz.id – XL Axiata menggunakan SAP S/4 HANA Cloud sebagai bagian dari strategi perusahaan menjadi pelopor di...

Bikin Aplikasi dalam Sekejap dengan Rapid Studio

Techbiz.id - Meski tidak memahami teknologi, membuat sebuah aplikasi dapat dilakukan dengan sekejap menggunakan Rapid Studio yang...

Techbiz.id – Undang-undang Cipta Kerja yang baru saja disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat dinilai memunculkan peluang merger dan akuisisi (M&A) operator telekomunikasi menjadi lebih memungkinkan.

Pasalnnya, menurut Analis dari RHB Sekuritas, Marco Antonius, UU Cipta Kerja ini memberikan kejelasan yang telah lama ditunggu tentang hak spektrum yang dapat dialihkan.

- Advertisement -

“Aturan pembagian infrastruktur baru ini seharusnya menguntungkan operator yang lebih kecil dari peraturan yang baru saja disahkan oleh DPR ini,” jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Akan Lelang Frekuensi 2300 Mhz Oktober 2020

Lebih lanjut disampaikan Marcus, aksi M&A yang paling efisien dan logis dilakukan oleh operator adalah antara XL Axiata dan Hutchison 3 Indonesia (H3I).

“Kami melihat bahwa XL Axiata dan H3I adalah perusahaan yang paling mungkin melakukan merger. Mereka memiliki spektrum berurutan dalam pita 1.8GHz dan 2.1GHz, yang menyediakan jalur paling efisien untuk merger,” ungkap Marcus.

Namun demikian disampaikan Marcus, berbagi spektrum hanya berlaku untuk 5G, dengan dampak terbatas pada bisnis yang ada.

Dalam UU Cipta Kerja Sektor Telekomunikasi Pasal 33 ayat 6 memang disebutkan bahwa Pemegang Perizinan Berusaha terkait penggunaan spektrum frekuensi radio dapat melakuka kerjasama penggunaan spektrum frekuensi radio untuk penerapan teknologi baru.

UU tersebut juga menyebutkan bahwa kerjasama penggunaan dan atau pengalihan penggunaan spektrum frekuensi radio wajib terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Pusat.

Seperti diketahui, beberapa operator belakangan ini memang tengah melakukan pembicaraan terkait kemungkinan dilakukannya M&A untuk memperkecil jumlah operator yang ada agar industri menjadi lebih sehat.

Untuk penyehatan Industri diyakini jumlah operator seluler yang hadir memberikan layanannya maksimal hanya tiga operator saja. Sedangkan saat ini setidaknya ada lima operator besar yang bersaing di industri ini.

Namun demikian, merger dan akuisisi ini urung terjadi karena aturan mengenai kepemilikan spektrum frekuensi radio kerap menjadi penghambat dilakukannya aksi korporasi ini.

Selain menyoroti kemungkinan dilakukanya M&A, di sisi lain marcus juga menilai perusahaan menara harus melihat rasio sewa yang lebih rendah karena peraturan ini, yang dapat dikurangi dengan penyewaan backhaul (serat optik).

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

TikTok dan Telkomsel Kolaborasi Lakukan Literasi Digital

Techbiz.id - TikTok dan Telkomsel mengumumkan kemitraan strategis untuk mendukung kreativitas anak muda di era digital melalui...

PVP Esport Gelar SuperGamerFest

Techbiz.id - PVP Esports mengumumkan penyelenggaraan perdana dari SuperGamerFest (SGF), festival virtual yang ditujukan untuk menghibur para gamer dan pencinta esports di seluruh Asia Tenggara yang...

3 Syarat Wajib untuk Jadi Content Creator

Techbiz.id - Pandemi Covid-19 ini memunculkan peluang bagi pengguna smartphone di Indonesia untuk menjadi seorang content creator. Munculya peluang...

Solusi IoT Tingkatkan Kualitas Budidaya Ikan dan Udang

Techbiz.id - XL Axiata mengembangkang solusi IoT precision farming bernama “XL Smart Aquaculture” untuk meningkatkan kualitas budidaya ikan dan udang para petani...

Bima Market Catat Peningkatan Selama Pandemi

Techbiz.id -Tri Indonesia mencatat peningkatan akses terhadap marketplace Bima market dimasa pandemic covid-19 ini.Setiap bulannya terjadi peningkatan akses di Bima market sebesar...
- Advertisement -

Artikel Terkait