Sabtu, September 18, 2021
Beranda Telco Solusi IoT XL Axiata Mampu Tingkatkan Kualitas Kopi

Solusi IoT XL Axiata Mampu Tingkatkan Kualitas Kopi

Must Read

Canon Hadirkan Dua Kamera Mirrorless Full-Frame Superior

Techbiz.id - Canon menghadirkan dua kamera mirrorless full-frame terbarunya di jajaran EOS R, yaitu Canon EOS R5 dan EOS...

Huawei Perkuat Jaringan Telkomsel di Gedung Tinggi

Techbiz.id - Huawei bersama Telkomsel meluncurkan solusi antena high-gain narrow beam untuk memperkuat jaringan di gedung-gedung tinggi perkantoran dan apartemen. penyedia...

Harga dan Spesifikasi Xiaomi Redmi 9

Techbiz.id - Memenuhi janjinya, Xiaomi menghadirkan keluarga baru dari Jawara. Redmi 9 hadir dengan membawa peningkatan pada fitur dan...

Penerima Subsidi Kuota Data Tri Alami Kenaikan

Techbiz.id -  Tri Indonesia mencatat adanya penambahan jumlah peserta baru penerima bantuan kuota data yang diberikan untuk mendukung program...

Samsung Tech Institute Perbesar Peluang Kerja Lulusan SMK

Techbiz.id - Sejak tahun 2013, Samsung menghadirkan Samsung Tech Institute (STI) guna menyelaraskan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan...

Youtube Music Bisa Dinikmati Penikmat Musik Indonesia

TechBiz.ID - YouTube mengumumkan peluncuran sebuah aplikasi streaming musik baru di Indonesia, ​YouTube Music​. Berbagai macam musik favorit atau...

Techbiz.id – XL Axiata mengembangkan solusi “Smart Coffee Monitoring” yang berbasis Internet of Thing (IoT) di bidang agrikultur untuk meningkatkan kualitas kopi pascapanen.

Solusi precision farming ini dibuat untuk menginisiasi pengukuran dan praktek yang lebih bisa diandalkan dalam proses pascapanen kopi berupa data-data variabel yang berpengaruh dalam proses tersebut.

Smart Coffee Monitoring ini selain mampu meningkatkan kualitas produk kopi, solusi ini juga memberikan manfaat efisiensi karena dalam prakteknya tidak membutuhkan sumber daya tambahan.

Baca juga: Nutrifood Gunakan Solusi Digital dari XL Axiata

Menurut Feby Sallyanto, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata mengatakan, sering terjadi inkonsistensi pada cita rasa kopi yang tidak dapat dijelaskan secara pasti oleh petani atau produsen, meski mereka merasa proses produksi yang dilakukan sama saja.

“Ternyata setelah ditelusuri, petani tidak memiliki dasar atau suatu acuan pasti dalam melakukan setiap proses produksinya, sehingga wajar apabila produk yang dihasilkan memiliki variasi yang lebar,” ungkapnya.

Smart Coffee Monitoring

Smart Coffee Monitoring dijelaskan Feby berfungsi memonitor sejumlah variabel yang berpengaruh terhadap kualitas kopi dari produk akhir terutama pada proses fermentasi dan proses pengeringan.

“Menurut berbagai penelitian, kedua proses tersebut berpengaruh besar terhadap kualitas akhir dari biji kopi yang dihasilkan,” imbuh Feby.

Feby melanjutkan, variabel yang dimonitor pada proses fermentasi adalah variabel kualitas air dari gabah kopi basah yang difermentasi. Pada proses pengeringan, alat ini memonitor variabel kualitas udara di dalam drying house atau tempat pengeringan kopi.

Seluruh data direkam untuk dijadikan acuan bagi produksi selanjutnya ketika sudah terbukti bahwa proses tersebut menghasilkan kualitas yang optimal.

Selain itu solusi ini memungkinkan pengguna dapat mengatur batas atas dan batas bawah di setiap variabel lalu memberikan peringatan jika kondisi lingkungan melewati batas tersebut supaya biji kopi tidak over-processed atau under-processed.

Terlebih jika terdapat perubahan kondisi iklim dan cuaca. Pengguna pun bisa memonitor data-data tersebut kapan saja dan di mana saja melalui perangkat selulernya.

Diimplementasikan sejak Desember 2019 di sejumlah petani produsen kopi di Takengon, Aceh Tengah, Smart Coffee Monitoring terbukti mampu memberikan hasil berupa konsistensi dan peningkatan kualitas kopi yang selanjutnya berdampak pada meningkatnya harga jual biji kopi.

Hal itu tidak terlepas dari kemampuan produsen yang dapat menjelaskan kepada pembeli bahwa produk yang dihasilkan sudah melalui proses-proses dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga daya tawar dari produsen bisa lebih tinggi.

Manfaat lain dari produk ini adalah dapat memetakan dan memperbaiki best practice dari proses produksi kopi di mana setiap daerah akan berbeda satu sama lain. Selain ini, produk ini dapat membedakan juga kualitas raw material dalam hal ini buah ceri (buah kopi yang masih ada kulitnya) yang masuk dalam suatu proses, apakah masih segar atau sudah mengalami degradasi kualitas.

Dalam konteks riset, produk ini dapat menyediakan data-data dari proses produksi kopi secara unik. Lebih lanjut data tersebut dapat dipakai untuk melakukan penelitian lanjutan dalam berbagai bidang keilmuan pada proses produksi kopi.

“Smart coffee monitoring ini dapat digunakan oleh pemroses atau produsen kopi sekelas UMKM sampai perusahaan dalam skala industri besar. Solusi ini juga bisa diterapkan di daerah-daerah penghasil kopi yang banyak di antaranya berlokasi jauh di area pelosok,” lanjut Feby.

Bahkan di area yang keberadaan sinyal seluler kurang bagus, alat ini kata Feby juga masih bisa diterapkan. Seperti di Takengon, karena ada problem ketersediaan sinyal yang kadang hilang, maka kami membuat skema di mana data yang diambil dapat dikumpulkan dahulu dalam suatu device tersendiri. Jadi ketika sinyal hilang, maka data tetap terkumpul, dan tetap akan dikirim ke cloud ketika sinyal sudah muncul kembali.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

OPPO dan Tim Renang Indonesia Kampanyekan Hidup Sehat

Techbiz.id - Menggandeng tim renang Indonesia, OPPO Find X3 Pro 5G kembali menggelar kampanye OPPO Find Health untuk mendorong...