Friday, December 4, 2020
Home DigiBiz TokoKu Irma Sediakan Fasilitas Pembayaran Pay Later

TokoKu Irma Sediakan Fasilitas Pembayaran Pay Later

Must Read

Pengamat: BRTI Bubar, Indonesia Balik Ke Masa Monopoli

Techbiz.id - Pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) oleh Presiden Joko Widodo dinilai pengamat telekomunikasi sebagai sebuah...

Indosat Tawarkan Produk Digital MPWR, untuk Lifestyle

Techbiz.id – Indosat Ooredoo menghadirkan produk digital bernama MPWR (dibaca: Empower) yang merupakan Aplikasi Digital Lifestyle Telco.

by.U Diakui Jadi Brand Pilihan Anak Muda

Techbiz.id - byU sukses mendapat predikat sebagai brand (merek) pilihan Generasi Z di Indonesia dalam acara Marketeers Youth Choice Brands...

Techbiz.id – Penyedia perangkat lunak IRMA resmi meluncurkan TokoKu, aplikasi yang menyediakan layanan Pay Later untuk dapat digunakan di outletnya.

Dengan fasilitas pay later atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan istilah “ngebon”, dimana toko tersebut memperbolehkan pelanggan mereka untuk mengambil barang atau jasa dan membayarnya pada akhir bulan ketika pelanggan telah menerima gaji.

- Advertisement -

Pengguna yang berhak menggunakan layanan Pay Later dari TokoKu adalah pengguna yang sudah pernah melakukan pembelian di outlet IRMA dalam 6 bulan terakhir.

Baca juga: Digiasia dapat Kucuran Dana dari Mastercard

Mereka juga harus memiliki domisili yang dekat dengan outlet IRMA tersebut. Kemudian yang terpenting, pelanggan tersebut harus mendapat persetujuan dari outlet IRMA dan telah menjadi pelanggan setia outlet tersebut.

Produk ini diluncurkan ditengah pahitnya pandemic Covid-19 yang telah meresahkan berbagai lapisan ekonomi.

Co-Founder IRMA, Panji Pramana menyebutkan, 70 persen orang yang datang ke outlet IRMA adalah pelanggan tetap, baik yang tinggal di sekitar outlet maupun yang sering melewati outlet.

“Kami mengerti ditengah waktu yang sulit seperti sekarang ini, banyak orang yang tidak memiliki cukup uang, dan fasilitas Pay Later di TokoKu diharapkan dapat membantu banyak orang untuk tetap produktif ditengah kesulitan yang dialami,” ungkapnya.

Panji juga menambahkan bahwa, lebih dari 20 persen penjualan outlet IRMA dilakukan melalui skema Pay Later yang dimana hal ini sering kali menjadi beban dalam cash-flow dari outlet yang menjadikan pengurangan jumlah uang yang
dapat digunakan untuk melakukan pembelian barang kembali.

“Hal ini membantu cash flow outlet IRMA agar tidak mengorbankan turn-overnya dan pada saat yang sama tidak harus takut untuk kehilangan kontak dengan pelanggan setianya,” tambahnya.

Pada peluncuran ini, 1000 outlet IRMA dapat menerima pengguna TokoKu. Selama uji coba, jumlahnya akan dibatasi untuk memastikan seluruh masalah operasional telah berhasil diperbaiki.

Pada akhir tahun, proses edukasi dan roll￾out akan dilakukan di seluruh Indonesia dan seluruh 350.000 outlet IRMA dapat melayani pengguna TokoKu. Setelah itu diharapkan 500.000 sampai 750.000 pelanggan aktif menggunakan Pay Later TokoKu dan akan meningkat di tahun 2021.

“Peluncuran TokoKu diikuti oleh produk pinjaman yang diluncurkan dan tersedia di 350.000 outlet IRMA di seluruh Indonesia pada akhir September 2020 yang disebut Bayar Tempo. Bayar Tempo memberikan pinjaman kepada outlet IRMA untuk membeli lebih banyak produk digital guna meningkatkan omset dan pendapatan mereka,” imbuhnya.

Sejak peluncuran itu disampaikan Panji, sudah lebih dari 5.500 ribu outlet yang menggunakan fasilitas pinjaman mingguan ini, dan permintaan untuk gerai baru yang mengajukan untuk pinjaman rata-rata sebanyak antara 250-350 outlet baru setiap hari.

“Kami menargetkan setidaknya 40.000 outlet IRMA sudah bisa memanfaatkan Bayar Tempo hingga akhir tahun 2020”, tegas Panji.

Peluncuran TokoKu diresmikan oleh Dr. Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Fasilitas Pay Later di Tokoku dan Bayar Tempo didukung oleh KreditPro yang merupakan p2p lending yang merupakan afiliasi dari Digiasia Bios yang telah mempunyai izin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak akhir tahun
2019.

“Merupakan suatu kebanggaan bagi kami untuk dapat mendukung inisiatif yang diinisiasi oleh IRMA. Kami telah bekerja dan mencoba berbagai inisiatif dengan IRMA untuk menemukan solusi yang tepat dan kami sangat mendukung atas inovasi Bayar Tempo. Kami juga mendukung pendekatan sosial dari pembayaran TokoKu pay later. Hal ini benar-benar akan menjadi bagian dari solusi keuangan personal yang dapat mengarah pada pertumbuhan ekonomi”, ujar Wahyu Aribowo, CEO KreditPro.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Indosat Gelar Pelatihan Coding Buat Penyandang Disabilitas

Techbiz.id – Pandemi tidak menyurutkan semangat para developer penyandang disabilitas untuk mengikuti Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp)...

WowLabs Jadi Platform Kokreasi Smartfren

Techbiz.id - Smartfren meluncurkan WOWLabs, sebuah wadah kokreasi untuk mengumpulkan generasi konten di Indonesia. Melalui wadah ini Smartfren ingin memberikan dukungannya supaya...

Jelang Ahhir Tahun Vivo Tawarkan Smartphone Y51

Techbiz.id - vivo Indonesia kembali menambah daftar varian smartphone terbarunya dari seri Y, yakni vivo Y51 untuk meramaikan pasar smartphone Tanah Air di penghujung tahun...

GREDU Siap Mendukung Sekolah Tatap Muka

Techbiz.id - Terkait rencana pembukaan sekolah tatap muka yang akan diberlakukan pada Januari 2021, penyedia platform pendidikan GREDU mendukung sepenuhnya kebijakan terbaru...

Jelang Akhir Tahun, Telkomsel Ajak Penggunanya Tukar Poin

Techbiz.id - Menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Telkomsel kembali memberikan program spesial kepada seluruh pelanggan setia dengan menggelar program...
- Advertisement -

Artikel Terkait