Sunday, November 29, 2020
Home Fintech Investree Sediakan Pembiayaan Bagi Perempuan Pengusaha

Investree Sediakan Pembiayaan Bagi Perempuan Pengusaha

Must Read

Fitur Populer di Oppo Reno Series

Techbiz.id - Banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen saat akan membeli perangkat smartphone. Selain dari spesifikasi, desain, dan...

Palo Alto Tawarkan Layanan Perlindungan Data

Techbiz.id - Palo Alto Networks memperkenalkan layanan Enterprise Data Loss Prevention (DLP) yang dihantarkan melalui cloud, sebuah pendekatan...

Galaxy A21s Ada Varian baru, Cocok untuk Bikin Konten

Techbiz.id - Dalam sebuah acara Galaxy Creator Workshop bertajuk “Create Awesome Content for Your Business, Samsung meluncurkan varian...

Techbiz.id – Bekerjasama dengan Koperasi Jasa dengan Unit Usaha Simpan Pinjam yang berfokus pada pembiayaan super mikro berbasis Grameen, Investree menyediakan kegiatan pembiayaan “Gayatri Microfinance”.

Kolaborasi ini memungkinkan Investree untuk menyalurkan bantuan pembiayaan kepada nasabah Gramindo yang memiliki karakteristik berkelompok, merupakan perempuan tanpa akses ke bank (unbankable), dan telah menjalankan usaha dengan skema konvensional maupun syariah.

- Advertisement -

Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan, Investree memang mengkonsentrasikan kerja sama dengan ekosistem rekanan yang mempunyai bidang usaha unik dan mampu membuka peluang lebih besar untuk menyentuh target khalayak yang meluas.

Baca juga: Investree Distribusikan Rp30 Miliar untuk Pembudidaya Ikan

“Melalui kolaborasi dengan Gramindo ini, kami akan memperlihatkan bagaimana fintech lending dapat sangat mendukung perkembangan usaha para perempuan dengan bisnis super mikro yang tidak memiliki akses ke bank, membantu mereka meraih tujuan finansial untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik dan menjadi masyarakat madani,” ungkapnya.

Dalam kerja sama pembiayaan ini, Investree mengaplikasikan produk Retail Seller Financing di mana pinjaman bisnis yang ditujukan adalah untuk ritel/individu perempuan dengan jenis usaha super mikro dengan omzet rata-rata Rp 5-10 juta per bulan.

investree Gramindo

Di dalam ekosistem binaan Gramindo, setiap pengusaha perempuan perorangan akan berkelompok dan menerapkan prinsip “tanggung renteng” di mana risiko pinjaman masing-masing pribadi ditanggung bersama oleh kelompok perempuan yang dibentuk oleh mereka sendiri.

Apabila ada di antara mereka yang tidak bisa membayar angsuran, kelompok tersebut akan menanggung pembayaran dengan membuka amplop tanggung renteng sampai dengan pembayaran angsuran tersebut dibayarkan kembali kepada kelompok.

Pembiayaan akan dilakukan dengan menggunakan skema channeling atau melalui dukungan dana dari Lender Institusi Investree. Setiap Borrower Ritel di dalam ekosistem Gramindo yang mengajukan pinjaman melalui Investree akan melewati proses analisis dan verifikasi oleh Tim Investree dengan mengandalkan sistem credit scoring yang solid sebelum ditawarkan kepada Lender Institusi.

Jumlah maksimal pembiayaannya adalah Rp 20 juta per pembiayaan, tanpa batasan sektor industri, dan memiliki jangka waktu maksimal 12 bulan.

“Fitur produk Retail Seller Financing ini kami rancang mudah, cepat, dan nyaman bagi para pemilik usaha ritel termasuk ibu-ibu yang berada dalam ekosistem Gramindo agar mampu dimanfaatkan seoptimal mungkin,” ujar Adrian.

Ketua Koperasi Jasa Gramindo Berkah Madani, Rio F. Achmad, mengatakan, pendekatan hingga tahapan pembiayaan yang diterapkan dalam kerja sama ini terbilang kekeluargaan, sesuai dengan budaya dan karakteristik masyarakat Indonesia.

Pihak Gramindo disampaikan Rio akan mengadakan pemetaan daerah dan karakter melalui aparat setempat untuk menggali informasi, lalu melakukan penetrasi lapangan dan sosialisasi pembiayaan melalui pertemuan warga setempat seperti arisan atau pengajian.

Kemudian, dibentuk kelompok secara alami oleh perempuan-perempuan setempat hingga mereka melakukan pengajuan pembiayaan yang akan didukung oleh Investree.

“Apabila pengajuan pembiayaan disetujui oleh Investree, pembiayaan akan dicairkan secara tunai dengan cara wajib hadir berkelompok dan menyetujui skema “tanggung renteng,” terangnya.

Saat ini, sudah ada 37 pengajuan pembiayaan oleh para perempuan yang tergabung dalam Gramindo yang disetujui dan siap ditawarkan kepada Lender Institusi Investree.

Angka ini diharapkan dapat terus bertambah, semakin banyak pengusaha perempuan ritel yang terbantukan seiring dengan semakin berkembangnya kerja sama antara Investree dan Gramindo ke depannya, serta meningkatkan sebaran kesempatan pengusaha-pengusaha mikro di Tanah Air dalam mendapatkan akses pembiayaan

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Ombudsman: Harus Ada Pengganti BRTI

Techbiz.id - Menyusul dibubarkannya Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) oleh Presiden Joko Widodo, Ombudsman RI menlai harus...

Pengamat: BRTI Bubar, Indonesia Balik Ke Masa Monopoli

Techbiz.id - Pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) oleh Presiden Joko Widodo dinilai pengamat telekomunikasi sebagai sebuah langkah mundur.

Jokowi Diminta Batalkan Pembubaran BRTI

Techbiz.id - Presiden RI, Joko Widodo diminta untuk membatalkan pembubaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Dalam Peraturan Presiden...

Fitur Populer di Oppo Reno Series

Techbiz.id - Banyak faktor yang menjadi pertimbangan konsumen saat akan membeli perangkat smartphone. Selain dari spesifikasi, desain, dan komposisi kamera, fitur yang tersemat...

SURGE Siapkan Internet Gratis di Ruang Publik

Techbiz.id - Untuk mengurangi kesenjangan akses internet berkualitas dan terjangkau, SURGE sedang mengembangkan jaringan internet gratis untuk publik dan akan selesai dalam...
- Advertisement -

Artikel Terkait