Jumat, Juli 1, 2022
BerandaTelcoTidak Ideal, Operator Tetap Ikut Lelang Frekuensi 2,3Ghz

Tidak Ideal, Operator Tetap Ikut Lelang Frekuensi 2,3Ghz

Must Read

Techbiz.id – Lelang frekuensi 2300Mhz yang dilakukan Pemerintah dinilai kurang ideal karena hanya menyediakan lebar pita sebesar 10Mhz saja bagi tiap operator pemenang lelang.

Wakil Direktur Utama Tri Indonesia, Danny Buldansyah menyampaikan, meskipun dinilai kurang ideal untuk memberikan layanan telekomunikasi yang prima, perseroan tetap tertarik untuk mengikuti lelang frekuensi radio 2,3 GHz.

“Idealnya di 20 MHz atau kelipatannya. Kita masih evaluasi antara harga dan manfaatnya. Walaupun tidak ideal sudah pasti ada manfaatnya,” terang Danny kepada redaksi Techbiz.

Lebih lanjut disampaikan Danny pihaknya akan tetap mengikuti lelang dan sudah mengambil dokumen seleksi lelang frekuensi 2,3Ghz tersebut.

Hal senada juga disampaikan Chief Corporate Affair and Government XL Axiata, Marwan O Baasir. Disampaikan Marwan, XL Axiata akan mengikuti lelang yang dilakukan oleh Kominfo.

Baca juga: Pemerintah Akan Lelang Frekuensi 2300 Mhz Oktober 2020

“Mana ada yang ideal, adanya segitu ya dijalanin aja. Frekuensi bertambah bagus ajalah” ungkap Marwan.

Selain Tri Indonesia dan XL Axiata, Operator Indosat Ooredoo juga menyatakan ketertarikannya dan akan mengikuti lelang frekuensi radio 2,3Ghz ini.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu (20/11/2020),Pemerintah telah membuka seleksi Pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz pada rentang 2360 – 2390 MHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler.

Di spektrum 2,3Ghz ini ada sekitar 30Mhz yang akan dilelang menjadi tiga blok. Berarti operator pemenang akan mendapatkan lebar pita sebesar masing-masing 10Mhz

Seleksi ini disebutkan menjadi bagian upaya Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mendukung transformasi digital di sektor ekonomi, sosial, dan pemerintahan, karena masih terdapat blok frekuensi radio yang saat ini belum ditetapkan pengguna pita frekuensi radio.

Seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan bergerak seluler, meningkatkan kualitas layanan secara maksimal, serta mendorong akselerasi penggelaran infrastruktur TIK dengan teknologi generasi kelima (5G).

Terkait

Artikel Terkait

Daftar HP 1 Jutaan Terbaik 2022 Terbaru Bulan Juli

Techbiz.id - HP 1 jutaan terbaik di tahun 2022 saat ini memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni. Berbagai tipe dan...