Wednesday, January 27, 2021
Home DigiBiz Grab Berdayakan Penyandang Disabilitas dengan Platform Digital

Grab Berdayakan Penyandang Disabilitas dengan Platform Digital

Must Read

Diwisuda, Peserta XLFL Wajib Kuasai Berbagai Solusi Digital

Techbiz.id - Sebanyak 149 mahasiswa angkatan ketujuh dan 9 mahasiswa dari angkatan sebelumnya peserta dinyatakan telah selesai mengikuti program...

Shutterfly Borong Pembelian Mesin Cetak Digital HP Indigo

Techbiz.id - HP Inc. dan Shutterfly, retailer online terkemuka di dunia untuk produk personalisasi, hari ini mengumumkan ekspansi bersejarah...

Pengalaman Video Indosat Ooredoo Mengalami Peningkatan

Techbiz.id – Indosat Ooredoo dinobatkan sebagai Global Rising Star untuk Video Experience dalam Global Mobile Network Experience Awards 2020...

Serius, Sharp Garap Smartphone Gaming Aquos Sense4 Plus

Techbiz.id - Menyatakan diri makin serius dalam menghadirkan produk smartphone, Sharp merilis perangkat baru bernama AQUOS Sense4 Plus untuk...

Grab Beri Pelatihan UMKM Kelompok Terpinggirkan

Techbiz.id - Grab kembali membuka pendaftaran program pelatihan dan pendampingan ‘#TerusUsaha Akselerator’ Batch 2 bagi ratusan UMKM di Indonesia, khususnya...

Techbiz.id – Grab memperkuat komitmennya untuk menjadi platform yang inklusif bagi semua orang dengan meluncurkan program peningkatan kapabilitas bagi penyandang disabilitas.

Program yang bertajuk ‘Grab Mendobrak Batas: Peluang Ekonomi Digital Bagi Penyandang Disabilitas’ ini para penyandang disabilitas diharapkan bisa merasakan manfaat dari ekonomi digital melalui platform Grab.

- Advertisement -

Selain itu, menurut Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, program ini juga merupakan bagian dari komitmen jangka panjang GrabForGood dan program digitalisasi UMKM #TerusUsaha.

Tahun lalu Grab juga telah mengembangkan program ‘Mendobrak Sunyi’ untuk memberikan peluang pendapatan melalui GrabKios, peningkatan materi pelatihan mitra pengemudi penyandang disabilitas, dan menghadirkan layanan GrabGerak. Sejak program tersebut diluncurkan, Grab telah mengakomodasi dan memberdayakan lebih dari 200 penyandang disabilitas di Indonesia. 

Baca juga: Grab Ajak Pengguna Kurangi Jejak Karbon

Selama masa pandemi, penyandang disabilitas di Indonesia terkena dampak negatif salah satunya dari sisi ekonomi. Menurut survei yang dilakukan oleh Jaringan Difabel Indonesia, sekitar 86% responden yang bekerja di sektor informal mengalami pengurangan pendapatan sebesar 50% – 80%.

Oleh karena itu dengan hadirnya program ini, diharapkan dapat membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan serangkaian pelatihan peningkatan kapabilitas dan peluang pendapatan sebagai mitra agen GrabKios.

Penyandang Disabilitas Grab

Grab juga menjalin kerja sama dengan Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin) serta mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) dalam program ini agar penyandang disabilitas bisa memperoleh bekal pengetahuan digital yang memadai.

“Pandemi COVID-19 telah memberikan hantaman yang keras terutama untuk para penyandang disabilitas. Kurangnya akses dalam pendidikan dan kesempatan kerja membuat mereka lebih rentan dalam memperoleh pendapatan. Kami terus berusaha menjadi platform yang inklusif, dan kami senang dapat menghadirkan program ini untuk terus membantu para penyandang disabilitas,” ungkap Neneng.

Lebih lanjut disampaikan Neneng, di saat banyak saluran penjualan lain yang harus tutup dan membuat para penyandang disabilitas tidak bisa melanjutkan usaha, GrabKios telah membuka kembali peluang usaha mereka agar bisa #TerusUsaha dan bertahan di tengah pandemi melalui digitalisasi bisnis.

“Program ini juga sejalan dengan tema Hari Disabilitas Internasional yaitu membangun kembali kehidupan yang lebih baik ke arah yang inklusif, aksesibel dan berkelanjutan pasca COVID-19,” imbuhnya.

Melalui program ini Grab akan mengadakan rangkaian sesi peningkatan kapabilitas yang memberikan pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

Menurut Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aptika Kominfo, dalam transformasi digital, no one left behind. Pembangunan ekonomi digital inklusif, untuk semua orang, tidak terkecuali bagi mereka yang mempunyai ‘different ability, Difabel’. Program yang dilakukan Grab, adalah bagian dari perwujudan yang saya sebutkan di atas. Apalagi ini dilakukan di masa pandemi COVID-19.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik program yang dilakukan oleh Grab Indonesia yang memberi peluang bagi anak bangsa yg memiliki different ability untuk menjadi mitra Grab. Kami berharap program ini bisa dirasakan dampak positifnya. Dari Kominfo pun akan ikut andil dalam program ini untuk memberikan pelatihan literasi digital agar difabel bisa memperoleh pengetahuan ekonomi digital yang memadai,” ucapnya.

Sebagai platform yang inklusif, sebanyak lebih dari 200 penyandang disabilitas telah diakomodasi sebagai mitra di Indonesia, dan pada program ini perusahaan akan memberdayakan penyandang disabilitas ke platform GrabKios. .

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme X3 SuperZoom Banting Harga Lebih dari Rp1 Juta!

Techbiz.id - Realme kembali menghadirkan kejutan bagi penggemarnya. Kali ini, giliran Realme X3 SuperZoom yang ditawarkan dengan harga yang...

Artikel Terkait