Thursday, June 17, 2021
Home E-Commerce 5 Teknologi Ini Telah Mengubah Wajah E-commerce

5 Teknologi Ini Telah Mengubah Wajah E-commerce

Must Read

Harganya Rp1 Jutaan, Ini Spesifikasi Tecno Spark 7 Pro

Techbiz.id - Tecno Mobile secara resmi meluncurkan ponsel Spark 7 Pro di Indonesia. Menyasar kalangan muda, ponsel ini dibekali...

XL Axiata Dinilai Terapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Techbiz.id - XL Axiata kembali meraih penghargaan dari public, terkait penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG)...

Penumpang Garuda Bisa Pesan Taksi di Aplikasi Fly Garuda

Techbiz.id - Garuda Indonesia resmi meluncurkan fitur baru pada aplikasi “Fly Garuda” yang menghadirkan kemudahan layanan transportasi terintegrasi khususnya...

Telkomsel Awards 2021 Apresiasi Talenta Kreatif Indonesia

Techbiz.id - Telkomsel ingin terus memacu spirit bagi seluruh insan agar dapat terus berkarya untuk negeri dengan memberikan sebuah apresiasi...

Bakal Punya Dua Kamera, Facebook Mulai Garap Smartwatch

Techbiz.id - Jika biasanya Facebook sering kali memberikan update terkait dengan fitur baru dalam jajaran aplikasinya, kali ini informasi...

Techbiz.id – E-commerce mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun lalu sebagai imbas dari pandemi yang melanda dunia dan memang sejak beberapa tahun belakangan sektor ecommerce sudah menjadi bagian penting dari industri retail di belahan dunia manapun.

Bukti nyata dari perkembangan tersebut adalah berkembangnya teknologi-teknologi pendukung yang dibuat untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi konsumen.

- Advertisement -

Baca juga: Peta Persaingan E-commerce Indonesia, Siapa Juaranya?

Mari kita lihat, beberapa teknologi yang telah mengubah wajah e-commerce hingga seperti saat ini.

Teknologi Pengubah Wajah e-commerce

1. Piranti Bergerak (Mobile devices)

Salah satu yang benar-benar jelas mengubah wajah e-commerce adalah piranti bergerak (mobile devices) seperti smartphone, laptop, tablet dan lainnya. Keberadaan teknologi ini menggeser atau melengkapi e-commerce dengan fitur m-commerce (mobile commerce). Bahkan sebelum masa pandemi, teknologi ini telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan e-commerce. Dilansir dari Statista.com, selama tahun 2020 m-commerce berkontribusi sebanyak 72,9% dari seluruh angka penjualan yang dihasilkan platform e-commerce secara global.

2. Teknologi SCM (Supply Chain Management)

Teknologi SCM telah melewati banyak perkembangan semenjak era manufaktur sampai dengan globalisasi. Saat ini organisasi atau perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce sangat bergantung pada teknologi SCM, karena seiring dengan cepatnya perkembangan e-commerce, teknologi SCM yang ada saat inipun memiliki fitur-fitur yang lengkap untuk meng-cover dari sisi produksi, setelah produksi, sampai dengan bagaimana aliran distribusi hingga barang sampai ditangan pembeli.

Teknologi SCM saat ini dibuat sangat mudah bagi penjual dan dan pembeli sehingga masing-masing bisa mengetahui status stok dan pergerakan,dari barang yang mereka jual atau beli

3. Teknologi pembayaran

Dari studi yang dilakukan oleh Mastercard pada tahun 2019, dompet digital atau e-wallet menjadi hal yang paling populer dibicarakan secara global saat pengguna internet berdiskusi mengenai cara baru untuk melakukan pembayaran.

Sistem pembayaran yang ada saat ini diciptakan untuk memudahkan pengguna dalam menyelesaikan setiap transaksi mereka. Dengan perkembangan teknologi saat ini, semua sistim pembayaran sekarang sudah berbasis aplikasi yang artinya pengguna tidak perlu untuk memiliki piranti lunak atau alat khusus untuk dapat melakukan pembayaran online seperti yang terjadi di masa lalu.

Saat ini, selama perangkat yang digunakan terhubung dengan internet, maka perangkat tersebut bisa digunakan. Setiap tahun kita dikenalkan dengan solusi baru terkait sistim pembayaran dimana secara langsung meningkatkan perdagangan online (e-commerce).

4. Teknologi VR/AR

Virtual Reality atau Augmented Reality, merupakan teknologi yang saat ini masih dalam taraf pengembangan dan sangat mungkin akan kembali merubah wajah e-commerce saat teknologi ini menjadi mudah diterapkan dan terjangkau. Secara garis besar teknologi ini mampu meberikan pengalaman nyata bagi pengguna tentang suatu barang atau tempat tanpa harus secara fisik berada di dekat barang atau tempat tersebut.

Bayangkan jika anda bisa mencoba pakaian dan merasakan bahannya seperti saat anda akan membeli di butik sebelum membelinya. Tetapi anda tidak perlu datang ke butik dan pakaian tersebutpun tidak secara fisik berada di tangan anda. Bukankah mengagumkan? Inilah salah satu yang ditawarkan oleh teknologi ini.

5. Blockchain

Perkembangan ini tidak terlepas dari kebutuhan akan kemajuan sistim keamanan, karena dengan sistim keamana yang baik maka kenyamanan bertransaksi akan tercipta. Salah satu yang saat ini menjadi perhatian adalah teknologi blockchain. Menurut MLS Dev sebuah perusahaan pengembang piranti lunak asal Amerika, penggunaan teknologi blockchain membantu meningkatkan kepercayaan dalam penyediaan pembayaran online.

Dengan semakin berkembangnya teknologi, pelaku bisnis dapat memberikan pengalaman tanpa batas kepada pelanggan untuk membantu mereka mengambil keputusan yang tepat.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Dari Smartwatch Hingga Aksesori Gaming, Realme Ramaikan Pasar AIoT Indonesia

Techbiz.id - Tak hanya sebuah smartphone 5G, realme Indonesia juga turut menghadirkan serangkaian produk AIoT. Jajaran produk AIoT ini...

Artikel Terkait