Thursday, March 4, 2021
Home Apps Fitur Baru Laut Nusantara Bisa Tingkatkan Pendapatan

Fitur Baru Laut Nusantara Bisa Tingkatkan Pendapatan

Must Read

Naik Andong di Yogyakarta Bayar Pakai DANA

Techbiz.id - Melalui program QRIS Gumaton yang diprakarsai oleh Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), DANA menyediakan pembayaran digital...

Oppo Find X3 Pro Jadi Smartphone dengan Satu Miliar Warna

Techbiz.id - Oppo Find X3 Pro yang akan diluncurkan pada Kamis 11 Maret 2021 mendatang diyakini akan menjadi smartphone...

Warung Pintar Akuisisi Bizzy Digital

Techbiz.id - Warung Pintar mengumumkan akuisisi atas Bizzy Digital, platform logistik dan distribusi rantai pasok B2B (business to business)...

Selain Kamera 108MP, Ini Fitur Fotografi yang Akan Hadir di Realme 8 Pro

Techbiz.id - Bersamaan dengan peluncuran inovasi kamera, Realme juga menggoda kehadiran Realme 8 Series. Penerus Realme 7 itu akan...

Investree Kembali Pasarkan Sukuk Ritel Seri SR014

Techbiz.id - Masih di kuartal pertama tahun 2021, Investree kembali memasarkan Sukuk Ritel seri SR014 mulai 26 Februari hingga...

Techbiz.id – Aplikasi Laut Nusantara yang dikembangkan XL Axiata dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempunyai fitur baru yang sudah bisa dimanfaatkan oleh nelayan sejak Januari 2021 ini.

Fitur baru hasil pengembangan tersebut mampu menunjukkan keberadaan tiga jenis ikan dengan nilai ekonomi yang tinggi, yaitu Lemuru Bali, Tuna Mata Besar, dan Cakalang.

- Advertisement -

Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O Baasir mengatakan, fitur terbaru ini bisa memandu nelayan untuk mendapatkan ikan-ikan dengan nilai ekonomi yang tinggi, yang juga dikenal sulit untuk ditangkap. Tentu kami berharap fitur baru ini bisa membantu usaha para nelayan untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Baca juga: XL Axiata Sosialisasikan Aplikasi Laut Nusantara ke Pelajar di Timur Indonesia

“Kami akan terus berusaha menambah manfaat dari aplikasi Laut Nusantara dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang bisa membantu para nelayan untuk semakin produktif,” ucapnya.

fitur baru laut nusantara

Berdasarkan uji coba di sejumlah lokasi yang dilakukan oleh BROL, tingkat ketepatan informasi sebaran Tuna dan Cakalang ini cukup tinggi, yaitu antara 60% – 80%, tergantung kondisi musim penangkapan ikan. Artinya, berdasarkan petunjuk dan informasi yang diberikan, peluang nelayan untuk mendapatkan jenis-jenis ikan tersebut cukup besar. 

Menurut Kepala BROL, Teja Arief Wibawa, fitur baru tersebut bekerja berdasarkan data dari Laboratorium Riset Kelautan yang dikelola oleh BROL. Hasil penelitian menunjukkan, setiap jenis ikan memiliki preferensi atau kesesuaian habitat masing-masing yang berpengaruh pada pola hidup ikan, termasuk migrasi, berkembang biak, juga kebiasaan makan.

Berbekal pengetahuan tersebut, BROL melakukan pemodelan habitat ikan Tuna, Cakalang, dan Lemuru. Kondisi laut yang dijadikan dasar analisis pemodelan tidak hanya kondisi permukaan laut menyangkut suhu dan klorofil-a, tetapi sudah mempertimbangkan kondisi lingkungan pada lapisan renang ikan-ikan tersebut yang mencakup temperatur sub-surface, salinitas, dan arus.

“Tuna dan Cakalang termasuk di antara jenis ikan dengan permintaan pasar yang tinggi. Pada tahun 2017, Indonesia memasok lebih dari 16% produksi Tuna dan Cakalang dunia. Karena itu, keduanya dan juga Tongkol oleh menjadi program prioritas bidang perikanan tangkap oleh KKP. Sementara itu, Lemuru merupakan ikan khas dan spesifik di selat Bali, yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi,” tambah Teja Arief.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Mulai Rp13 Juta, Laptop Acer Nitro 5 Sasar Gamer Kelas Berat

Techbiz.id - Acer baru saja meluncurkan laptop gaming terbaru dari keluarga Nitro 5, sekaligus menjadi laptop gaming pertama di...

Artikel Terkait