Saturday, May 15, 2021
Home Apps Fitur Baru Laut Nusantara Bisa Tingkatkan Pendapatan

Fitur Baru Laut Nusantara Bisa Tingkatkan Pendapatan

Must Read

Menolak Kebijakan Baru WhatsApp, Apa yang Akan Terjadi?

Techbiz.id - Kebijakan privasi baru WhatsApp kini semakin mendekati tenggang waktu yang diberikan. Aturan baru itu akan mulai diberlakukan...

Clubhouse Kini Hadir di Android

Techbiz.id - Usai cukup lama hadir secara eksklusif untuk pengguna iOS, kini Clubhouse sudah tersedia untuk pengguna Android. Peluncuran aplikasi...

Rilis Pekan Depan, Ini Bocoran Spesifikasi Redmi Note 10S

Techbiz.id - Hanya tinggal menghitung hari dari peluncuran Redmi Note 10S di Indonesia. Perangkat baru keluarga Redmi Note 10...

Capai 500 Juta Unduhan, Call of Duty Mobile Bagikan Hadiah Gratis

Techbiz.id - Game multi-pemain, Call of Duty Mobile kini telah mencapai 500 juta unduhan. Prestasi ini diumumkan oleh Activision...

Geser Vivo, OPPO Kuasai Pasar Smartphone di Indonesia

Techbiz.id - Seperti biasanya, lembaga riset pasar Canalys kembali merilis laporan pengiriman smartphone Indonesia untuk kuartal pertama (Q1) 2021....

Techbiz.id – Aplikasi Laut Nusantara yang dikembangkan XL Axiata dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempunyai fitur baru yang sudah bisa dimanfaatkan oleh nelayan sejak Januari 2021 ini.

Fitur baru hasil pengembangan tersebut mampu menunjukkan keberadaan tiga jenis ikan dengan nilai ekonomi yang tinggi, yaitu Lemuru Bali, Tuna Mata Besar, dan Cakalang.

- Advertisement -

Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O Baasir mengatakan, fitur terbaru ini bisa memandu nelayan untuk mendapatkan ikan-ikan dengan nilai ekonomi yang tinggi, yang juga dikenal sulit untuk ditangkap. Tentu kami berharap fitur baru ini bisa membantu usaha para nelayan untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Baca juga: XL Axiata Sosialisasikan Aplikasi Laut Nusantara ke Pelajar di Timur Indonesia

“Kami akan terus berusaha menambah manfaat dari aplikasi Laut Nusantara dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang bisa membantu para nelayan untuk semakin produktif,” ucapnya.

fitur baru laut nusantara

Berdasarkan uji coba di sejumlah lokasi yang dilakukan oleh BROL, tingkat ketepatan informasi sebaran Tuna dan Cakalang ini cukup tinggi, yaitu antara 60% – 80%, tergantung kondisi musim penangkapan ikan. Artinya, berdasarkan petunjuk dan informasi yang diberikan, peluang nelayan untuk mendapatkan jenis-jenis ikan tersebut cukup besar. 

Menurut Kepala BROL, Teja Arief Wibawa, fitur baru tersebut bekerja berdasarkan data dari Laboratorium Riset Kelautan yang dikelola oleh BROL. Hasil penelitian menunjukkan, setiap jenis ikan memiliki preferensi atau kesesuaian habitat masing-masing yang berpengaruh pada pola hidup ikan, termasuk migrasi, berkembang biak, juga kebiasaan makan.

Berbekal pengetahuan tersebut, BROL melakukan pemodelan habitat ikan Tuna, Cakalang, dan Lemuru. Kondisi laut yang dijadikan dasar analisis pemodelan tidak hanya kondisi permukaan laut menyangkut suhu dan klorofil-a, tetapi sudah mempertimbangkan kondisi lingkungan pada lapisan renang ikan-ikan tersebut yang mencakup temperatur sub-surface, salinitas, dan arus.

“Tuna dan Cakalang termasuk di antara jenis ikan dengan permintaan pasar yang tinggi. Pada tahun 2017, Indonesia memasok lebih dari 16% produksi Tuna dan Cakalang dunia. Karena itu, keduanya dan juga Tongkol oleh menjadi program prioritas bidang perikanan tangkap oleh KKP. Sementara itu, Lemuru merupakan ikan khas dan spesifik di selat Bali, yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi,” tambah Teja Arief.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Vivo V21 5G Siap Mendarat di Indonesia

Techbiz.id - vivo secara resmi mengonfirmasi kehadiran seri terbaru dari varian V-Series di indonesia, yaitu vivo V21 5G melalui video teaser yang ditayangkan...

Artikel Terkait