Monday, August 2, 2021
Home Apps Fitur Baru Laut Nusantara Bisa Tingkatkan Pendapatan

Fitur Baru Laut Nusantara Bisa Tingkatkan Pendapatan

Must Read

realme Siap Hadirkan Pengisian Daya Nirkabel Magnetic Android pada 3 Agustus 2021

Techbiz.id - realme akan segera memperkenalkan inovasi terbarunya, MagDart, teknologi pengisian daya nirkabel magnetik pada Selasa, 03 Agustus 2021...

Indosat Jadikan MyIM3 Solusi Pelanggan Hadapi Pandemi

Techbiz.id – Pelanggan Indosat Ooredoo kini dapat menikmati berbagai inovasi melalui pembaruan aplikasi myIM3 yang dapat diakses dari smartphone...

Kantongi Sertifikasi Postel, realme Book Segera Hadir di Indonesia?

Techbiz.id - Laptop pertama realme yang dikenal sebagai realme Book kini telah muncul dalam situs Postel Ditjen SDPPI Kemenkominfo. Bukan...

Rekomendasi Hp Samsung dengan Baterai Besar, Mulai Rp 1 Jutaan

Techbiz.id - Samsung termasuk salah satu vendor handphone (hp) yang sering kali menghadirkan perangkat dengan baterai berkapasitas besar di...

TMI Pimpin Investasi Pre-Series A di Feedloop

Techbiz.id - Telkomsel melalui unit modal ventura, Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) mengumumkan investasi Pre Series A di startup Feedloop. Feedloop merupakan startup...

Techbiz.id – Aplikasi Laut Nusantara yang dikembangkan XL Axiata dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempunyai fitur baru yang sudah bisa dimanfaatkan oleh nelayan sejak Januari 2021 ini.

Fitur baru hasil pengembangan tersebut mampu menunjukkan keberadaan tiga jenis ikan dengan nilai ekonomi yang tinggi, yaitu Lemuru Bali, Tuna Mata Besar, dan Cakalang.

Chief Corporate Affairs Officer XL Axiata, Marwan O Baasir mengatakan, fitur terbaru ini bisa memandu nelayan untuk mendapatkan ikan-ikan dengan nilai ekonomi yang tinggi, yang juga dikenal sulit untuk ditangkap. Tentu kami berharap fitur baru ini bisa membantu usaha para nelayan untuk meningkatkan pendapatan mereka.

Baca juga: XL Axiata Sosialisasikan Aplikasi Laut Nusantara ke Pelajar di Timur Indonesia

“Kami akan terus berusaha menambah manfaat dari aplikasi Laut Nusantara dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang bisa membantu para nelayan untuk semakin produktif,” ucapnya.

fitur baru laut nusantara

Berdasarkan uji coba di sejumlah lokasi yang dilakukan oleh BROL, tingkat ketepatan informasi sebaran Tuna dan Cakalang ini cukup tinggi, yaitu antara 60% – 80%, tergantung kondisi musim penangkapan ikan. Artinya, berdasarkan petunjuk dan informasi yang diberikan, peluang nelayan untuk mendapatkan jenis-jenis ikan tersebut cukup besar. 

Menurut Kepala BROL, Teja Arief Wibawa, fitur baru tersebut bekerja berdasarkan data dari Laboratorium Riset Kelautan yang dikelola oleh BROL. Hasil penelitian menunjukkan, setiap jenis ikan memiliki preferensi atau kesesuaian habitat masing-masing yang berpengaruh pada pola hidup ikan, termasuk migrasi, berkembang biak, juga kebiasaan makan.

Berbekal pengetahuan tersebut, BROL melakukan pemodelan habitat ikan Tuna, Cakalang, dan Lemuru. Kondisi laut yang dijadikan dasar analisis pemodelan tidak hanya kondisi permukaan laut menyangkut suhu dan klorofil-a, tetapi sudah mempertimbangkan kondisi lingkungan pada lapisan renang ikan-ikan tersebut yang mencakup temperatur sub-surface, salinitas, dan arus.

“Tuna dan Cakalang termasuk di antara jenis ikan dengan permintaan pasar yang tinggi. Pada tahun 2017, Indonesia memasok lebih dari 16% produksi Tuna dan Cakalang dunia. Karena itu, keduanya dan juga Tongkol oleh menjadi program prioritas bidang perikanan tangkap oleh KKP. Sementara itu, Lemuru merupakan ikan khas dan spesifik di selat Bali, yang juga memiliki nilai ekonomi tinggi,” tambah Teja Arief.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Samsung Galaxy S22 Bakal Bawa Sensor Kamera RGBW 50MP

Techbiz.id - Samsung tengah mengembangkan smartphone flagship generasi berikutnya yang akan diluncurkan awal tahun depan, yakni Samsung Galaxy S22....