Tuesday, April 20, 2021
Home News Kominfo Investigasi Pembakaran Tower Palapa Ring Timur

Kominfo Investigasi Pembakaran Tower Palapa Ring Timur

Must Read

Update Harga Realme C12: Ada Diskon!

Techbiz.id - Dirilis pada tahun 2020 lalu, harga Realme C12 kini sudah mengalami perubahan. Apalagi kini sudah hampir setahun...

Spesifikasi Ponsel Gaming Redmi Kembali Terungkap

Techbiz.id - Spesifikasi ponsel gaming Redmi kembali terungkap. Bocoran kali ini mengungkap lebih banyak rincian spesifikasi dibandingkan dengan sebelumnya. Menurut...

Sambil Ngabuburit, TikTok Ajak Kreator ‘Sama-sama Berbagi’

Techbiz.id - TikTok, platform distribusi video singkat terdepan di Indonesia, menghadirkan program Ramadan bertajuk #SamaSamaBerbagi. Program ini mengajak para...

Terakhir Pre-order, Realme 8 Pro Dijual dengan Penawaran Khusus

Techbiz.id - Hari terakhir online pre-order untuk realme 8 Pro jatuh pada 14 April mendatang. realme sendiri telah membuka...

Asus Hadirkan Proyektor LED H1, Lebih Tajam dan Terang

Techbiz.id - ASUS hmenghadirkan proyektor LED H1, dengan sumber cahaya terang - 3000 lumen LED,  yang memungkinkannya memproyeksikan visual...

Techbiz.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan akan melakukan investigasi terhadap peristiwa pembakaran infrastruktur telekomunikasi yang termasuk dalam jaringan Palapa Ring Timur di Kabupaten Puncak, Papua.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Anang Latif. Kominfo dijelaskannya saat ini tengah mengupayakan beberapa hal: Pertama, melakukan investigasi menyeluruh untuk mencari tahu identitas pelaku  dan motif pembakaran.

- Advertisement -

Lebih lanjut dijelaskan Anang, peristiwa pembakaran itu dilakukan pihak yang belum diketahui identitasnya terhadap infrastruktur microwave Palapa Ring, tower site B4 dan B5.

Baca juga: Utilisasi Palapa Ring Timur Masih Rendah

“Pada hari Sabtu, 9 Januari 2021, BAKTI menerima laporan bahwa infrastruktur microwave Palapa Ring, tower B4 dan B5 yang berlokasi di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, dibakar oleh pihak yang masih belum diketahui identitas serta motifnya,” jelasnya.

Tim Palapa Ring Paket Timur menurut Anang telah melakukan pengecekan kedua lokasi kejadian melalui udara. Akibat dari terbakarnya kedua tower microwave ini, jaringan Palapa Ring di Kota Ilaga, Ibukota Kabupaten Puncak terputus.

Selain melakukan investigasi, Kominfo disampaikan Anang tetap berkomitmen mengupayakan backup konektivitas di wilayah  terdampak dengan menggunakan teknologi lain, yakni satelit (VSAT), untuk melayani Kota Ilaga. 

Backup layanan

Direktur Operasional PT Palapa Timur Telematika, Eddy Siahaan menyatakan dengan adanya pembakaran infrastruktur palapa ring timur tersebut, secara teknis, kawasan di sekitar Kota Ilaga hanya didukung satu sisi jaringan konektivitas.

“Tadinya Palapa Ring di sisi kiri dan kanan, selanjutnya tidak punya proteksi ketika ada gangguan, jadi berpotensi down (akses telekomunikasi),” ujarnya.

Menurut Eddy Siahaan, aktivasi backup layanan membutuhkan waktu dan ketersediaan bandwith yang memadai. “Kita butuh waktu untuk ketersediaan oleh provider VSAT dengan bandwidth yang mumpuni atau mencukupi untuk kota di Ilaga,” tuturnya.

Mengenai pembangunan kembali infrastruktur microwave Palapa Ring, tower B4 dan B5, Direktur Operasional Palapa Timur Telematika menyatakan perlunya kerja sama dengan berbagai pihak.

“Semoga kedepannya masyarakat Indonesia khususnya di Papua lebih mengerti akan pembangunan yang dibangun oleh Pemerintah untuk membantu masyarakat setempat,” harapnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Chip Langka, Stok Ponsel Black Shark Kosong

Techbiz.id - Kabar mengejutkan datang dari produsen ponsel gaming Black Shark yang mengakui bahwa ponsel flagship keluaran terbarunya mengalami...

Artikel Terkait