Tuesday, January 19, 2021
Home News Kominfo Tepis Isu Aplikasi PeduliLindungi Rawan Phising

Kominfo Tepis Isu Aplikasi PeduliLindungi Rawan Phising

Must Read

Investree Filipina Operasikan Platform Crowdfunding UKM

Techbiz.id - Perusahaan joint venture berbasis fintech antara Filinvest Development Corp. (FDC) yang dimiliki oleh Keluarga Gotianun dengan Investree Singapore Pte. Ltd. resmi...

realme Konfirmasi Kehadiran Watch S Pro

Techbiz.id - realme memulai strategi Leap to 2021 untuk menjadi No. 1 AIoT Choice di dunia dan Indonesia dengan...

Telkomsel Pulihkan Jaringan Telekomunikasi di Majene

Techbiz.id - Telkomsel terus berupaya maksimal untuk dapat memulihkan jaringan layanan telekomunikasi akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo...

Grab Financial Kantongi Rp4,2 Triliun di Pendanaan Seri A

Techbiz.id - Platform fintech Grab Financial Group (GFG) memperoleh lebih dari USD300 juta (Rp4,2 triliun) dalam pendanaan Seri A yang...

XL Axiata Salurkan Bantuan dan Layanan Gratis di SulBar

Techbiz.id - Sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat di lokasi terdampak, XL Axiata mulai menyalurkan bantuan bagi para korban gempa...

Techbiz.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan Aplikasi PeduliLindungi aman untuk digunakan menyusul isu yang beredar di masyarakat mengenai rawannya aplikasi tersebut terhadap  phising dan malware dan bisa mencuri data pribadi

Kominfo bahkan memastikan, aplikasi yang berbasis website maupun Android dan iOS juga digunakan untuk mendukung pelaksanaan Program Vaksinasi COVID-19.

- Advertisement -

“Aplikasi PeduliLindungi sendiri telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kominfo No. 171 tahun 2020 sebagai dasar penyelenggaraan tracing, tracking dan fencing melalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasi untuk mendukung surveilans kesehatan,” tegas Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi.

Menurutnya, aplikasi itu dijamin aman dengan Keputusan Menteri Kominfo No 171 Tahun 2020 yang melengkapi keputusan sebelumnya, yakni Keputusan Menteri Kominfo No. 159 Tahun 2020 tentang Upaya Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) melalui Dukungan Pos dan Informatika.

Baca juga: Kominfo: Aplikasi PeduliLindungi Aman dari Malware

“Keputusan Menteri tersebut bersifat khusus dan juga untuk memberikan jaminan perlindungan data pribadi yang sesuai dengan perundang-undangan. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo mengingatkan masyarakat agar tidak percaya dengan isu yang beredar dan mengajak untuk menginstal PeduliLindungi,” tandasnya menanggapi hoaks yang menyatakan aplikasi PeduliLindungi rawan phising dan malware.

“Aplikasi PeduliLindungi telah dimanfaatkan pemerintah sejak awal pandemi di Indonesia. Aplikasi itu telah disempurnakan fiturnya untuk mendukung memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tuturnya.

Saat ini aplikasi PeduliLindungi digunakan Pemerintah untuk melaksanakan Program Vaksinasi COVID-19 yang tahap pertama berlangsung bulan Januari hingga April 2021 nanti.

“Untuk itu, Kominfo mengimbau masyarakat tidak ragu untuk menginstal PeduliLindungi, karena provider menggunakan sistem keamanan berlapis,” ujar Jubir Kementerian Kominfo.

Dalam beberapa waktu terakhir, beredar informasi melalui pesan berantai dalam aplikasi pesan instan WhatsApp yang menyatakan Aplikasi PeduliLindungi rawan phising dan malware. Padahal, Tim AIS Kementerian Kominfo telah mengidentifikasi pesan berantai itu sebagai hoaks.

“Oleh karena itu, Kementerian Kominfo mendorong masyarakat untuk terus menggunakan aplikasi PeduliLindungi, khususnya dalam menyukseskan Program Vaksinasi COVID-19 sebagai upaya bersama mengakhiri pandemi,” tutur Jubir Dedy Permadi.

Sebelumnya, pada April 2020 juga pernah beredar pesan berantai yang menyebutkan aplikasi PeduliLindungi tidak aman, rawan phising dan malware, karena belum tersedia di layanan aplikasi resmi App Store dan Play Store.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

realme Konfirmasi Kehadiran Watch S Pro

Techbiz.id - realme memulai strategi Leap to 2021 untuk menjadi No. 1 AIoT Choice di dunia dan Indonesia dengan...

Artikel Terkait