Kamis, Desember 8, 2022

Red Hat Akuisisi Perusahaan Keamanan Kubernetes

Techbiz.id – Red Hat mengumumkan proses akuisisi StackRox, pemimpin dan inovator dalam container dan Kubernetes-native security.

Dengan akuisisi ini, Red Hat akan mengintegrasikan teknologi keamanan yang Kubernetes-native dari StackRox ke dalam platform Kubernetes kelas enterprise Red Hat OpenShift.

Dengan demikian, Red Hat akan membawa visinya lebih jauh dengan menyajikan platform tunggal namun holistik, di mana pengguna dapat membangun, memasang, dan menjalankan hampir semua aplikasi dengan aman di hybrid cloud.

Menurut President dan CEO, Red Hat, Paul Cormier, Red Hat menambahkan fitur Kubernetes-native dari StackRox ke dalam pendekatanan keamanan berlapis yang diterapkan di OpenShift, untuk menghadirkan inovasi open source yang siap menghasilkan produk bagi setiap perusahaan di open hybrid cloud dan di seluruh footprint IT.

Baca juga: Red Hat Tambah Fitur Baru Berbasis Linux dan OpenShift

“Pengamanan pada workload Kubernetes dan infrastruktur tidak bisa dilakukan sepotong-sepotong; keamanan harus terintegrasi pada saat pemasangan, bukan sesudahnya,” katanya.

red hat akuisisi StackRox

Kubernetes, salah satu proyek open source yang pertumbuhannya tercepat, adalah fondasi bagi aplikasi-aplikasi cloud-native, yang merupakan inti (core) dalam transformasi digital di berbagai industri.

Melalui akuisisi ini, Red Hat semakin mengembangkan kepemimpinannya di dalam teknologi keamanan. Sebab teknologi StackRox akan memperkuat keamanan yang terintegrasi di seluruh portofolio open hybrid cloud dan pada saat yang sama menciptakan simplicity dan konsistensi yang jauh lebih baik.

Dengan StackRox, Red Hat akan berfokus untuk mentransformasikan cara mengamankan workload yang berbasis cloud-native, yaitu dengan memperluas dan menyempurnakan kontrol bawaan Kubernetes, serta mengalihkan masalah keamanan ke container dan fase CI/CD, sehingga tercipta suatu solusi yang kohesif untuk meningkatkan keamanan di seluruh stack dan lifecycle IT.

Sebagai tambahan di Red Hat OpenShift, StackRox akan tetap mendukung berbagai platform Kubernetes, termasuk Amazon Elastic Kubernetes Service (EKS), Microsoft Azure Kubernetes Service (AKS), dan Google Kubernetes Engine (GKE).

StackRox juga membantu menyederhanakan DevSecOps dan mengamankan lingkungan cloud-native dengan terintegrasi langsung ke dalam application pipelines dan registry pelanggan, pemindaian gambar dan tool CI/CD.

Pada Oktober 2020, StackRox telah meluncurkan KubeLinter, suatu proyek open source yang menganalisis file-file Kubernetes YAML dan Helm charts, untuk memeriksa konfigurasi-konfigurasi yang tepat. KubeLinter berfokus pada penyiapan produksi dan keamanannya di fase awal pengembangan. 

Konsisten dengan warisan open source, Red Hat berencana melakukan open source pada teknologi StackRox setelah proses akuisisi selesai. Red Hat akan terus mendukung komunitas KubeLinter dan komunitas-komunitas baru lainnya bersamaan Langkah melakukan open source pada berbagai penawaran StackRox.

Proses akuisisi ini diperkirakan akan tuntas pada kuartal pertama 2021 dengan tetap tunduk pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Terkait

Artikel Terkait

Penjualan Ponsel Lipat Samsung Naik Dua Kali Lipat untuk Pengguna Bisnis

Techbiz.id - Samsung Electronics mengumumkan penjualan smartphone Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip untuk penggunaan perusahaan telah meningkat...