Friday, June 18, 2021
Home Business Update Red Hat Akuisisi Perusahaan Keamanan Kubernetes

Red Hat Akuisisi Perusahaan Keamanan Kubernetes

Must Read

VMware Hadirkan Inovasi Keamanan Infrastruktur Digital

Techbiz.id - Sebagai langkah untuk mengantisipasi dinamika ancaman yang terjadi di lanskap keamanan, VMware meluncurkan serangkaian inovasi yang memperkokoh...

Mendarat di Indonesia, ASUS ROG Phone 5 Dijual Rp9 Jutaan

Techbiz.id - ASUS Republic of Gamers (ROG) akhirnya resmi meluncurkan smartphone gaming terbarunya, ROG Phone 5 Series untuk pasar...

XL Axiata Dinilai Terapkan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

Techbiz.id - XL Axiata kembali meraih penghargaan dari public, terkait penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG)...

Spotgue Ubah 3 Mal Jadi Mall 4.0 Pertama di dunia.

Techbiz.id - Pacific Place Mall, bersama dengan Mall Artha Gading, dan Living World Alam Sutera resmi menandatangani kontrak kerja...

Infinix Tunda Penjualan Smartphone Note 10 Series

Techbiz.id - Infinix memutuskan menunda penjualan perdana Infinix Note 10 Series, terutama Note 10 Pro, yang seharusnya dimulai bersamaan...

Techbiz.id – Red Hat mengumumkan proses akuisisi StackRox, pemimpin dan inovator dalam container dan Kubernetes-native security.

Dengan akuisisi ini, Red Hat akan mengintegrasikan teknologi keamanan yang Kubernetes-native dari StackRox ke dalam platform Kubernetes kelas enterprise Red Hat OpenShift.

- Advertisement -

Dengan demikian, Red Hat akan membawa visinya lebih jauh dengan menyajikan platform tunggal namun holistik, di mana pengguna dapat membangun, memasang, dan menjalankan hampir semua aplikasi dengan aman di hybrid cloud.

Menurut President dan CEO, Red Hat, Paul Cormier, Red Hat menambahkan fitur Kubernetes-native dari StackRox ke dalam pendekatanan keamanan berlapis yang diterapkan di OpenShift, untuk menghadirkan inovasi open source yang siap menghasilkan produk bagi setiap perusahaan di open hybrid cloud dan di seluruh footprint IT.

Baca juga: Red Hat Tambah Fitur Baru Berbasis Linux dan OpenShift

“Pengamanan pada workload Kubernetes dan infrastruktur tidak bisa dilakukan sepotong-sepotong; keamanan harus terintegrasi pada saat pemasangan, bukan sesudahnya,” katanya.

red hat akuisisi StackRox

Kubernetes, salah satu proyek open source yang pertumbuhannya tercepat, adalah fondasi bagi aplikasi-aplikasi cloud-native, yang merupakan inti (core) dalam transformasi digital di berbagai industri.

Melalui akuisisi ini, Red Hat semakin mengembangkan kepemimpinannya di dalam teknologi keamanan. Sebab teknologi StackRox akan memperkuat keamanan yang terintegrasi di seluruh portofolio open hybrid cloud dan pada saat yang sama menciptakan simplicity dan konsistensi yang jauh lebih baik.

Dengan StackRox, Red Hat akan berfokus untuk mentransformasikan cara mengamankan workload yang berbasis cloud-native, yaitu dengan memperluas dan menyempurnakan kontrol bawaan Kubernetes, serta mengalihkan masalah keamanan ke container dan fase CI/CD, sehingga tercipta suatu solusi yang kohesif untuk meningkatkan keamanan di seluruh stack dan lifecycle IT.

Sebagai tambahan di Red Hat OpenShift, StackRox akan tetap mendukung berbagai platform Kubernetes, termasuk Amazon Elastic Kubernetes Service (EKS), Microsoft Azure Kubernetes Service (AKS), dan Google Kubernetes Engine (GKE).

StackRox juga membantu menyederhanakan DevSecOps dan mengamankan lingkungan cloud-native dengan terintegrasi langsung ke dalam application pipelines dan registry pelanggan, pemindaian gambar dan tool CI/CD.

Pada Oktober 2020, StackRox telah meluncurkan KubeLinter, suatu proyek open source yang menganalisis file-file Kubernetes YAML dan Helm charts, untuk memeriksa konfigurasi-konfigurasi yang tepat. KubeLinter berfokus pada penyiapan produksi dan keamanannya di fase awal pengembangan. 

Konsisten dengan warisan open source, Red Hat berencana melakukan open source pada teknologi StackRox setelah proses akuisisi selesai. Red Hat akan terus mendukung komunitas KubeLinter dan komunitas-komunitas baru lainnya bersamaan Langkah melakukan open source pada berbagai penawaran StackRox.

Proses akuisisi ini diperkirakan akan tuntas pada kuartal pertama 2021 dengan tetap tunduk pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Ponsel Pertama Leica, ‘Leitz Phone 1’ Resmi Dirilis

Techbiz.id - Brand asal Jerman, Leica, telah lama berkolaborasi dengan Huawei sebagai partner dalam perangkat besutan Huawei. Namun kini,...

Artikel Terkait