Thursday, May 13, 2021
Home Apps Sempat Heboh, Ini 3 Poin Penting dari WhatsApp

Sempat Heboh, Ini 3 Poin Penting dari WhatsApp

Must Read

Twitter Kenalkan Fitur Berbagi Uang ‘Tip Jar’

Techbiz.id - Twitter kembali menghadirkan fitur baru dalam platformnya. Kini, platform sosial media itu memiliki fitur berbagi uang yang...

XL Home Gandeng FiberStar Perluas Jaringan

Techbiz.id - XL Axiata terus berupaya memperluas jaringan fiber XL HOME ke berbagai kota di sejumlah provinsi dengan menjalin...

Solusi Kofax ControlSuite Diakui Terbaik dalam MFP

Techbiz.id - Kofax ControlSuite berhasil meraih gelar Best MFP Business App (Aplikasi Bisnis MFP Terbaik) pada PrintIT Awards yang diselenggarakan untuk...

Review realme C20: Punya Baterai Gede Harga Sejutaan

Techbiz.id - Belum lama ini realme telah meluncurkan realme C20 di Indonesia. Perangkat entry-level ini dipasarkan dengan harga sejutaan...

Storage CDP Private Cloud Selesai Disertifikasi

Techbiz.id - Cloudera mengumumkan bahwa tuntasnya sertifikasi Quality Assurance Test Suite (QATS) dari Dell EMC PowerScale/Isilon 8.2.2 untuk Cloudera Data...

Techbiz.id – Bagi Kalian pengguna WhatsApp pasti sudah menerima notifikasi berupa status baru dari aplikasi perpesanan tersebut. Bahkan, lewat status ini, aplikasi milik Facebook Group itu kembali merajai trending topic di Twitter.

Namun, tahukah Kamu ada poin penting dari notifikasi status yang dibuat perusahaan? Ya, Menurut pantauan Techbiz, setidaknya ada 3 fokus utama yang ditekankan oleh WhatsApp.

- Advertisement -

Dimulai dari status pertama yang berbunyi ‘WhatsApp sekarang membagikan informasi di status’. Dengan demikian, aplikasi perpesanan itu ke depannya akan membagikan informasi terkait layanannya secara langsung melalui status kepada setiap pengguna. Ini termasuk fitur baru hingga kebijakan baru yang akan diambil.

Langkah ini sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan oleh Instagram, dimana kerap kali jejaring sosial media itu mengunggah ‘Insta Story’ yang menunjukkan sebuah fitur baru.

Terlepas dari itu, poin penting kedua yang disampaikan terletak pada kebijakan privasi baru perusahaan. “Satu hal yang tidak baru adalah kebijakan terhadap privasi Anda. WhatsApp.com/privacy” demikian keterangan di statusnya.

Kemudian, yang terakhir ini menjawab keresahan pengguna soal privasi data pribadi, terutama soal percakapan. “WhatsApp tidak membaca atau mendengarkan percakapan pribadi Anda karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end.”

Seperti yang diketahui, belakangan ini pengguna WhatsApp ramai memperbincangkan kebijakan baru aplikasi perpesanan tersebut. Dimana pengguna merasa dirinya dirugikan. Tak heran, jika dalam hal ini aplikasi perpesanan tersebut secara langsung mengirimkan notifikasi kepada setiap pengguna melalui fitur Status.

Fitur enkripsi end-to-end yang dikatakan Facebook Group itu sendiri merupakan suatu sistem dimana hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat mengetahui isi dari percakapan tersebut. Dengan kata lain, tak ada pihak ketiga yang dilibatkan, termasuk sang pemilik platform tersebut.

Baca juga: Hampir Serupa, Ini Aplikasi yang Bisa Jadi Pengganti WhatsApp

Tampaknya dengan menekankan pada 3 fokus ini perusahaan benar-benar tak ingin kehilangan pengguna mereka. Pasalnya, sejumlah aplikasi serupa, yang diklaim sebagai alternatif pengganti dari WhatsApp justru mengalami lonjakan pengguna, seperti Signal yang dilaporkan mencatat 17,8 juta kali unduhan hanya dalam waktu seminggu, dilansir dari Sensor Tower.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Bocoran Ungkap iPhone 13 Punya Bodi Tebal dan Kamera Besar

Techbiz.id - Jika biasanya perangkat generasi baru diharapkan membawa peningkatan dengan bodi yang lebih tipis, berbeda halnya di iPhone...

Artikel Terkait