Sabtu, September 18, 2021
Beranda Apps Sempat Heboh, Ini 3 Poin Penting dari WhatsApp

Sempat Heboh, Ini 3 Poin Penting dari WhatsApp

Must Read

Huawei Gelontorkan USD100 Juta untuk Startup Asia Pasifik

Techbiz.id - Huawei mengumumkan rencananya menginvestasikan USD100 juta guna mendukung perusahaan-perusahaan rintisan atau startup di kawasan Asia Pasifik bersamaan dengan penyelenggaraan...

10 HP Terlaris di Indonesia Sepanjang Q2 2021

Techbiz.id - Selain merilis 5 vendor handphone (HP) teratas, perusahaan riset Canalys juga mengungkap 10 HP terlaris sepanjang Q2...

Mulai Sejutaan, realme C21 dan C25 Tiba di Indonesia

Techbiz.id - Menutup kuartal pertama di tahun 2021, realme merilis dua perangkat sekaligus, yakni Realme C21 dan C25, Selasa...

RPP POSTELSIAR Akan Mengatur Kualitas Layanan Operator

Techbiz.id - Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) POSTELSIAR yang akan menjadi aturan pelaksana dari UU Ciptakerja sektor Telekomunikasi akan mengatur...

Update Harga Infinix Note 10 Pro 2021, Diskonnya Gede!

Techbiz.id - Infinix memberikan harga spesial bagi kamu yang akan membeli Infinix Note 10 Pro di September 2021 ini. Adapun...

Kolaborasi Telkomsel dan NU Hasilkan 6 Inisiatif

Techbiz.id - Untuk menggerakkan sejumlah inisiatif yang diharapkan dapat menumbuhkan nilai nasionalisme dan kerohanian masyarakat Indonesia, Telkomsel melakukan kolaborasi...

Techbiz.id – Bagi Kalian pengguna WhatsApp pasti sudah menerima notifikasi berupa status baru dari aplikasi perpesanan tersebut. Bahkan, lewat status ini, aplikasi milik Facebook Group itu kembali merajai trending topic di Twitter.

Namun, tahukah Kamu ada poin penting dari notifikasi status yang dibuat perusahaan? Ya, Menurut pantauan Techbiz, setidaknya ada 3 fokus utama yang ditekankan oleh WhatsApp.

Dimulai dari status pertama yang berbunyi ‘WhatsApp sekarang membagikan informasi di status’. Dengan demikian, aplikasi perpesanan itu ke depannya akan membagikan informasi terkait layanannya secara langsung melalui status kepada setiap pengguna. Ini termasuk fitur baru hingga kebijakan baru yang akan diambil.

Langkah ini sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan oleh Instagram, dimana kerap kali jejaring sosial media itu mengunggah ‘Insta Story’ yang menunjukkan sebuah fitur baru.

Terlepas dari itu, poin penting kedua yang disampaikan terletak pada kebijakan privasi baru perusahaan. “Satu hal yang tidak baru adalah kebijakan terhadap privasi Anda. WhatsApp.com/privacy” demikian keterangan di statusnya.

Kemudian, yang terakhir ini menjawab keresahan pengguna soal privasi data pribadi, terutama soal percakapan. “WhatsApp tidak membaca atau mendengarkan percakapan pribadi Anda karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end.”

Seperti yang diketahui, belakangan ini pengguna WhatsApp ramai memperbincangkan kebijakan baru aplikasi perpesanan tersebut. Dimana pengguna merasa dirinya dirugikan. Tak heran, jika dalam hal ini aplikasi perpesanan tersebut secara langsung mengirimkan notifikasi kepada setiap pengguna melalui fitur Status.

Fitur enkripsi end-to-end yang dikatakan Facebook Group itu sendiri merupakan suatu sistem dimana hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat mengetahui isi dari percakapan tersebut. Dengan kata lain, tak ada pihak ketiga yang dilibatkan, termasuk sang pemilik platform tersebut.

Baca juga: Hampir Serupa, Ini Aplikasi yang Bisa Jadi Pengganti WhatsApp

Tampaknya dengan menekankan pada 3 fokus ini perusahaan benar-benar tak ingin kehilangan pengguna mereka. Pasalnya, sejumlah aplikasi serupa, yang diklaim sebagai alternatif pengganti dari WhatsApp justru mengalami lonjakan pengguna, seperti Signal yang dilaporkan mencatat 17,8 juta kali unduhan hanya dalam waktu seminggu, dilansir dari Sensor Tower.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

XL Axiata Operasikan 181 BTS USO di Maluku dan Papua

Techbiz.id - Bekerja sama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), XL Axiata terus membangun infrastruktur jaringan 4G ke...