Thursday, March 4, 2021
Home Apps Sempat Heboh, Ini 3 Poin Penting dari WhatsApp

Sempat Heboh, Ini 3 Poin Penting dari WhatsApp

Must Read

ADA Tawarkan MarTech untuk Optimalkan Penjualan

Techbiz.id - ADA meluncurkan layanan Marketing Technology (MarTech) baru untuk seluruh kawasan Asia-Pasifik (APAC), termasuk Indonesia yang akan membantu...

XL Axiata Tawarkan myPRIO X Unlimited Terbaru

Techbiz.id - XL Axiata meluncurkan penawaran terbaru myPRIO X Unlimited terbaru yang memberikan banyak pilihan dengan harga mulai Rp80.000/bulan. Penawaran terbaru...

Oppo Find X3 Pro Jadi Smartphone dengan Satu Miliar Warna

Techbiz.id - Oppo Find X3 Pro yang akan diluncurkan pada Kamis 11 Maret 2021 mendatang diyakini akan menjadi smartphone...

Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan Iklan Digital

Techbiz.id – Indosat Ooredoo Business menghadirkan sebuah layanan inovasi “iAds” untuk menjawab kebutuhan promosi para pelaku bisnis “dipaksa” beradaptasi...

Bersama Grab, Aplikasi Good Doctor Permudah Layanan Telemedis

Techbiz.id - Good Doctor baru saja meluncurkan aplikasi telemedis pertama perusahaan, Senin (1/3). Adapun sebelumnya, layanan Telemedis itu masih...

Techbiz.id – Bagi Kalian pengguna WhatsApp pasti sudah menerima notifikasi berupa status baru dari aplikasi perpesanan tersebut. Bahkan, lewat status ini, aplikasi milik Facebook Group itu kembali merajai trending topic di Twitter.

Namun, tahukah Kamu ada poin penting dari notifikasi status yang dibuat perusahaan? Ya, Menurut pantauan Techbiz, setidaknya ada 3 fokus utama yang ditekankan oleh WhatsApp.

- Advertisement -

Dimulai dari status pertama yang berbunyi ‘WhatsApp sekarang membagikan informasi di status’. Dengan demikian, aplikasi perpesanan itu ke depannya akan membagikan informasi terkait layanannya secara langsung melalui status kepada setiap pengguna. Ini termasuk fitur baru hingga kebijakan baru yang akan diambil.

Langkah ini sebenarnya sudah lebih dulu diterapkan oleh Instagram, dimana kerap kali jejaring sosial media itu mengunggah ‘Insta Story’ yang menunjukkan sebuah fitur baru.

Terlepas dari itu, poin penting kedua yang disampaikan terletak pada kebijakan privasi baru perusahaan. “Satu hal yang tidak baru adalah kebijakan terhadap privasi Anda. WhatsApp.com/privacy” demikian keterangan di statusnya.

Kemudian, yang terakhir ini menjawab keresahan pengguna soal privasi data pribadi, terutama soal percakapan. “WhatsApp tidak membaca atau mendengarkan percakapan pribadi Anda karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end.”

Seperti yang diketahui, belakangan ini pengguna WhatsApp ramai memperbincangkan kebijakan baru aplikasi perpesanan tersebut. Dimana pengguna merasa dirinya dirugikan. Tak heran, jika dalam hal ini aplikasi perpesanan tersebut secara langsung mengirimkan notifikasi kepada setiap pengguna melalui fitur Status.

Fitur enkripsi end-to-end yang dikatakan Facebook Group itu sendiri merupakan suatu sistem dimana hanya pengirim dan penerima pesan yang dapat mengetahui isi dari percakapan tersebut. Dengan kata lain, tak ada pihak ketiga yang dilibatkan, termasuk sang pemilik platform tersebut.

Baca juga: Hampir Serupa, Ini Aplikasi yang Bisa Jadi Pengganti WhatsApp

Tampaknya dengan menekankan pada 3 fokus ini perusahaan benar-benar tak ingin kehilangan pengguna mereka. Pasalnya, sejumlah aplikasi serupa, yang diklaim sebagai alternatif pengganti dari WhatsApp justru mengalami lonjakan pengguna, seperti Signal yang dilaporkan mencatat 17,8 juta kali unduhan hanya dalam waktu seminggu, dilansir dari Sensor Tower.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Mediatek Hadirkan MT9638, Chip Untuk Televisi Pintar 4K

Techbiz.id - MediaTek mengumumkan chip televisi pintar 4K barunya, MT9638, yang hadir dengan integrasi AI processing unit (APU) berperforma tinggi. MT9638...

Artikel Terkait