Friday, June 18, 2021
Home News Huawei Sediakan 1000 Akun Cloud untuk Kuliah Daring

Huawei Sediakan 1000 Akun Cloud untuk Kuliah Daring

Must Read

Samsung Tegaskan Galaxy S21 FE Belum Ditangguhkan

Techbiz.id - Samsung sempat dikabarkan bakal menunda proses produksi dari Galaxy S21 FE. Hal ini terjadi lantaran adanya kekurangan...

Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy M62 Indonesia

Techbiz.id - Samsung kembali memperkenalkan lini seri M di Indonesia. Ponsel pintar yang dikenal sebagai Samsung Galaxy M62 tiba...

Harga Samsung Galaxy M32 Terungkap Jelang Peluncuran

Techbiz.id - Samsung Galaxy M32 diketahui akan memulai debutnya dalam waktu dekat. Kini jelang peluncuran perdananya, harga Samsung Galaxy...

Dirilis Lusa, Inikah Harga Xiaomi Mi 11 Lite di Indonesia?

Techbiz.id - Xiaomi memastikan Mi 11 Lite akan menyambangi Indonesia pada 15 Juni mendatang. Namun, sebelum itu, kita bisa...

Ponsel Pertama Leica, ‘Leitz Phone 1’ Resmi Dirilis

Techbiz.id - Brand asal Jerman, Leica, telah lama berkolaborasi dengan Huawei sebagai partner dalam perangkat besutan Huawei. Namun kini,...

Techbiz.id – Huawei Indonesia menyediakan 1000 akun Huawei Cloud E-Learning Service bagi 500 perguruan tinggi Indonesia untuk kuliah daring sebagai dukungan terhadap akselerasi transformasi pendidikan digital.

Dirjen DIKTI Prof. Nizam, mengapresiasi Huawei Indonesia atas komitmen serta kontribusi nyata dan berkelanjutan dalam mendukung transformasi pendidikan digital.

- Advertisement -

“Diharapkan hubungan kerja sama dengan Huawei ini dapat terus berlanjut dalam mewujudkan akselerasi transformasi pendidikan digital, serta dapat bermanfaat bagi segala pihak,” pungkas Nizam.

Baca juga: Huawei Cloud Dukung Ekspansi Perusahaan Internet Asia Pasifik

Pada kesempatan tersebut, Nizam juga menyatakan serangan pandemi Covid-19 telah mendorong akselerasi transformasi pendidikan digital. Dengan proses pembelajaran yang harus dilakukan secara jarak jauh, tentu teknologi menjadi jawaban di tengah keterbatasan.

Kemdikbud disampaikannya sejak tahun 2000 terus berusaha mewujudkan transformasi pendidikan digital, namun perjalanannya berlangsung secara perlahan karena masih minimnya kesadaran akan pentingnya penggunaan teknologi digital dalam kurikulum. Kehadiran transformasi pendidikan digital dapat menjadi pelengkap serta memperkuat pembelajaran tatap muka.

Huawei Cloud Kuliah Daring

“Pandemi Covid-19 menjadi batu lompatan yang membawa pada akselerasi pendidikan digital yang sangat diharapkan. Kehadiran teknologi digital yang sudah lama, Kemdikbud terus berupaya sejak tahun 2000 untuk mewujudkan transformasi pendidikan digital, perlu disadari transformasi pendidikan digital hadir bukan untuk menggantikan proses belajar tatap muka, namun melengkapi serta memperkuat,” kata Nizam.

Eksistensi teknologi digital saat ini serta banyaknya bermunculan generasi dengan talenta digital, literasi digital menjadi kebutuhan insan pendidikan tinggi. Indonesia memiliki potensi untuk melahirkan talenta di bidang teknologi. Besar harapannya talenta-talenta ini dapat melahirkan unicorn baru serta turut andil memperkuat ekonomi Indonesia mewujudkan abad Asia.

“Memahami pentingnya pendidikan sebagai pondasi kemajuan masa depan, berkolaborasi dengan pemerintah, akademia dan komunitas, kami akan terus melakukan alih pengetahuan dan teknologi sebagai wujud dari komitmen berkelanjutan kami untuk Indonesia,” ungkap President Huawei Cloud & AI Indonesia Business Development, Jason Zhang.

Lebih lanjut disampaikan Zhang, kerja sama ini selaras dengan komitmen Huawei Indonesia untuk tetap memberikan yang terbaik bagi kemajuan bangsa dan negeri ini.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Ponsel Pertama Leica, ‘Leitz Phone 1’ Resmi Dirilis

Techbiz.id - Brand asal Jerman, Leica, telah lama berkolaborasi dengan Huawei sebagai partner dalam perangkat besutan Huawei. Namun kini,...

Artikel Terkait