Friday, May 7, 2021
Home Business Update Pendapatan Builder.ai Naik 230% Selama 2020

Pendapatan Builder.ai Naik 230% Selama 2020

Must Read

Cuma Sejutaan, Ini Fitur Unggul Samsung Galaxy M12

Techbiz.id - Samsung baru saja menghadirkan ponsel sejutaan, Galaxy M12. Dengan harga sejutaan, Samsung Galaxy M12 menawarkan sederet fitur...

Peluncuran Clubhouse versi Android Kian Dekat

Techbiz.id - Clubhouse versi Android dikabarkan segera meluncur usai cukup lama tersedia hanya bagi pengguna iOS. Hal ini lantaran...

JOOX Hadirkan Soundtrack dan Playlist Eksklusif Edisi Mobile Legends

Techbiz.id - Mobile Legends Bang Bang (MLBB), game MOBA terpopuler dunia keluaran Moonton, meluncurkan lagu berjudul ‘Together’ yang merupakan...

Belanja di Indomaret Kini Bisa Pakai ShopeePay

Techbiz.id - Sejak 28 April 2021 lalu, ShopeePay resmi tersedia sebagai metode pembayaran di Indomaret. Kemudahan pembayaran yang dihadirkan...

Microlens OPPO Find X3 Pro Mampu Memotret Seperti Mikroskop

Techbiz.id - Kamera makro smartphone pada umumnya mampu memperbesar tampilan subjek yang akan difoto (zoom) sekitar dua kali lipat...

Techbiz.id -​ Sepanjang tahun 2020, platform pengembang perangkat lunak berkekuatan artificial intelligent (AI) Builder.ai​ mencatatkan pertumbuhan yang pesat.

Dalam laporannya, Builder.ai mencatat pertumbuhan pendapatan bulanan mencapai 230% sejak awal pandemi.

- Advertisement -

Lebih lanjut, perusahaan ini juga memecahkan rekor penjualan produk Studi​o,​ yang tumbuh 21% setiap bulan sejak April 2020.

Baca juga: Bikin Aplikasi dalam Sekejap dengan Rapid Studio

Di saat COVID-19 memberikan berbagai dampak negatif pada bisnis dan menyebabkan bangkrutnya banyak perusahaan di seluruh dunia, pandemi tersebut juga telah mendorong lebih dari sepertiga pelaku bisnis untuk meningkatkan penggunaan teknologi digital agar dapat beradaptasi dan selalu kompetitif.

Forrester memprediksi, 75% proses pembuatan aplikasi digital akan menggunakan platform low-code ​pada akhir 2021.​ Pasar platform low code secara global juga diprediksi akan menghasilkan pendapatan senilai US $187 miliar pada 2030.

Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan digitalisasi bisnis, berkurangnya ketergantungan pada profesional teknologi informasi, serta semakin ketatnya aturan pemerintah.

Menurut CEO dan Co-Founder Builder.ai, Sachin Dev Duggal, seluruh faktor tersebut telah berperan penting dalam pertumbuhan bisnis Builder.ai selama setahun terakhir.

“Dengan adanya ketidakpastian akibat pandemi, saya ingin Builder.ai dapat menjadi platform yang memberikan harapan kepada pemilik usaha kecil dalam upaya mempertahankan pelanggannya, serta bagi para pengusaha yang bertekad kuat dalam menciptakan ide bisnis baru- mereka adalah the new developers​,” ucapnya.

Lebih lanjut menurutnya pelaku bisnis di industri seperti ritel, fesyen, pariwisata, dan perhotelan, terdampak pandemi cukup keras. Pihaknya ingin bermitra dengan mereka yang mengadopsi pola pikir digital first untuk selalu kompetitif.

Melalui platform order to create kami, disertai dengan kemampuan menurunkan biaya dan mempercepat proses pembuatan perangkat lunak secara drastis, kami ingin memberikan kesempatan kepada pelaku bisnis, baik besar maupun kecil, untuk bertahan dan mencapai pertumbuhan bisnis jangka panjang,” imbuhnya.

Selama 12-24 bulan ke depan, Builder.ai disampaikannya akan banyak berinvestasi untuk mengembangkan kemampuan AI, membangun dan meluncurkan produk baru, memberdayakan pelaku bisnis agar berhasil, dan mengembangkan tim internalnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme Buka Empat realme Official Stores di 4 kota

Techbiz.id Tepat pada tanggal 8 Mei mendatang, realme kembali akan melakukan grand opening realme Official Stores di empat kota di Indonesia,...

Artikel Terkait