Sabtu, Oktober 1, 2022

Sistem Pembayaran Kota Kendari Gunakan LinkAja

Techbiz.id – Guna mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi di ruang lingkup Pemerintah Daerah Kota Kendari, PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja), pada hari ini resmi bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kota Kendari, melalui Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tentang Digitalisasi Layanan Sistem Pembayaran.

Tujuan dari dilakukannya kegiatan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama yang didukung sepenuhnya oleh Bank Indonesia Sulawesi Tenggara ini adalah untuk mengakselerasi percepatan dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan transaksi nontunai di Kota Kendari, selain tentunya diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada di Kota Kendari.

Ruang lingkup dari kesepakatan bersama ini antara lain penerapan pembayaran nontunai pada ekosistem pembayaran penerimaan daerah Pemerintah Kota Kendari yang meliputi pembayaran pajak dan retribusi daerah (termasuk PBB, dan Pajak Kendaraan Bermotor), serta dukungan pengembangan digitalisasi ekosistem mikro, pariwisata, dan UMKM di wilayah Kota Kendari.

Baca juga: Transaksi LinkAja Naik 4x Lipat Sepanjang 2020

Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa kota Kendari adalah yang pertama di Sulawesi Tenggara untuk memulai program digitalisasi ini, yang mulai terealisasi di bulan Februari ini.

linkaja kendari

Diharapkan akan semakin banyak merchant yang bisa diakses dan juga pelaku-pelaku usaha semakin banyak yang bisa terlibat dalam program digitalisasi transaksi Pemerintah Daerah.

M Rendi Nugraha selaku Head of Government Project LinkAja mengatakan, Kerja sama LinkAja dengan Pemerintah Daerah Kota Kendari kali ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan dan pemulihan ekonomi nasional melalui percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah.

“Kami harap kolaborasi baik ini dapat menghadirkan kemudahan transaksi digital yang aman, nyaman, dan cepat bagi warga Kota Kendari, sekaligus mengoptimalkan pendapatan Pemerintah Daerah setempat,” ucap Rendi.

Hingga saat ini, LinkAja telah menjalin kerja sama strategis dengan dengan Pemerintah Daerah di 13 kota dan provinsi di Indonesia, seperti Kota Cirebon, Kota Padang, Kota Bukittinggi, Provinsi Aceh, Kabupaten Lebak, Provinsi Sumatra Selatan, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Makassar, Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kota Gorontalo, Kabupaten Banyuwangi, serta Kabupaten Bone Bolango, dengan fokus utama pada digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Untuk pembayaran pajak secara nontunai, baik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), LinkAja telah hadir di lebih dari 67 Kota dan Kabupaten di seluruh Indonesia. Selain itu, LinkAja juga turut memberikan kemudahan transaksi elektronik di pasar tradisional, UMKM setempat, serta berbagai objek wisata lokal.

Untuk mempermudah kehidupan sehari – hari warga Kendari dan sekitarnya dalam bertransaksi, LinkAja dan Layanan Syariah LinkAja telah dapat digunakan sebagai metode pembayaran di berbagai modern retail (Megross, Tumaka Mart, Marina Swalayan, Arsa Mega Supermarket), pasar tradisional (Pasar Baruga, Pasar Mandonga), pusat oleh-oleh dan kuliner ternama (Atifah Mete, Fresh Time, Es Teler Koni, Odixy café, RM Ibu Dina), sarana pendidikan (SMK Telkom Kendari), sarana rekreasi wisata (pantai Nambo) dan lain-lain.

Terkait

Artikel Terkait

5 Kelebihan Wuling Almaz EX, yang Terakhir Indonesia Banget

Techbiz.id - Wuling Almaz Exclusive atau dikenal Almaz EX menjadi salah satu tipe yang cukup banyak menjadi pilihan konsumen...