Thursday, June 17, 2021
Home Telco XL Axiata Uji Coba Open RAN Integrasi ke Jaringan Eksisting

XL Axiata Uji Coba Open RAN Integrasi ke Jaringan Eksisting

Must Read

Review Honor Band 6: Smartband Sekelas Smartwatch

Techbiz.id - Honor kembali menghadirkan smartband terbarunya, HONOR Band 6, dengan layar besar dan cerah layaknya smartwatch, namun...

SmartThings Punya Interface Terbaru yang Lebih Dinamis

Techbiz.id - Samsung Electronics baru-baru ini mengumumkan peluncuran SmartThings generasi terbarunya yang menghadirkan interface terbaru dengan beberapa peningkatan. Sebagai bagian...

Alibaba Cloud Luncurkan Solusi Livestreaming Buat E-commerce

Techbiz.id - Alibaba Cloud meluncurkan solusi satu atap livestreaming e-commerce terbaru guna membantu para pelaku bisnis global dari berbagai skala untuk...

Infinix Tunda Penjualan Smartphone Note 10 Series

Techbiz.id - Infinix memutuskan menunda penjualan perdana Infinix Note 10 Series, terutama Note 10 Pro, yang seharusnya dimulai bersamaan...

Update Harga Juni 2021: Redmi Note 8 Cuma Sejutaan!

Techbiz.id - Usai dirilis sejak 2 tahun lalu, perubahan harga terus terlihat pada Redmi Note 8, khususnya pada bulan...

Techbiz.id – XL Axiata melakukan ujicoba Open RAN yang berhasil dilakukan diintegrasikan ke jaringan yang sudah ada (existing network) di Ambon pada bulan Februari ini.

Uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam melakukan pemerataan penyediaan jangkauan jaringan pita lebar ke seluruh Indonesia.

- Advertisement -

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan bahwa, saat ini uji coba sedang berada pada tahap uji layanan, fungsionalitas, kapabilitas, dan performance. Progres uji coba test call pada jaringan 3G (CS fallback) dan OTT call di jaringan 4G juga telah berhasil dilakukan, dan saat ini dalam proses monitoring untuk kinerja dan kestabilan.

Baca juga: XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur

“Harapan kami penerapan teknologi ini bisa menjadi solusi untuk pembangunan jaringan secara lebih efisien dan efektif khususnya di area-area pelosok luar Jawa. Untuk uji coba ini kami melakukannya bersama Mavenir sebagai partner penyedia teknologinya.”

Gede menambahkan, serangkaian uji coba yang dilakukan saat ini baru merupakan tahap awal. Eksplorasi lebih lanjut diperlukan untuk benar benar memahami karakteristik Open RAN ini, termasuk memahami mekanisme operasional jaringannya.

open ran xl axiata

Dalam uji coba ini, sejumlah aspek yang dicermati antara lain meliputi layanan, fungsionalitas, kapabilitas, dan performance dari perangkat Open RAN ini. Untuk itu, dilakukan uji coba untuk call services, data browsing, upload dan download, aksesibilitas dan retainability, availabilitas dan mobilitas (handover), serta utilisasi dan kualitas jaringan.

Menurut Gede, pada tahun 2021 ini, XL Axiata berencana melakukan uji coba Open RAN dengan partner teknologi lainnya guna mendapatkan lebih banyak pilihan sebelum implementasi. Uji coba tersebut sekaligus guna membandingkan kualitas kinerja dan kemampuan dari partner teknologi. Proses selanjutnya setelah uji coba tahap awal ini adalah pilot project deployment Open RAN untuk memastikan lebih lanjut seberapa besar manfaat yang bisa dihadirkan teknologi ini.

“Ambon kami pilih sebagai lokasi uji coba Open RAN dengan pertimbangan bahwa area ini memiliki potensi bisnis yang cukup baik untuk ekspansi jaringan di masa mendatang,” terag Gede.

Dengan berhasilnya uji coba di Ambon menurutnya membuka peluang implementasi Open RAN di seluruh area rural Indonesia, termasuk di Kawasan Indonesia Timur.

“Ini nanti memang akan kami terapkan guna mendukung upaya memperluas jaringan di peloso-pelosok daerah, termasuk dalam mendukung program pemerintah dalam penyediaan jaringan internet ke desa-desa terpencil,” tegasnya.

Teknologi Open RAN adalah teknologi perangkat radio akses yang mengadopsi konsep open interface, di mana operator dapat menggunakan kombinasi perangkat radio, seperti radio unit dan baseband, tanpa terikat pada salah satu merk/brand yang spesifik.

Dengan konsep Open RAN ini, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pemain baru pada perangkat radio akses yang saat ini hanya didominasi oleh beberapa partner penyedia teknologi saja. Dengan tumbuhnya pemain pemain baru, inovasi dapat berkembang lebih cepat dan membantu menurunkan beban perangkat dan operasional yang ditanggung oleh operator.

Teknologi Open RAN menawarkan potensi inovasi dan struktur harga yang lebih bersaing. XL Axiata berharap dapat memperluas jaringan dan layanan dengan biaya yang lebih sehat dan di saat yang sama tetap bisa memberikan kualitas layanan yang bagus bagi pelanggan. Dengan efisiensi beban biaya, operator akan bisa secara terus memperluas jaringan untuk bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas, bahkan untuk area area di pelosok.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

11 Ponsel yang Bisa Terkoneksi dengan Jaringan 5G Indosat

Techbiz.id - Menyusul konfirmasi jaringan 5G Indosat, terdapat sejumlah ponsel pintar di Indonesia yang sudah mendukung konektivitas tersebut. Menurut penelusuran...

Artikel Terkait