Friday, August 6, 2021
Home Apps Google Maps Bakal Arahkan Pengguna ke Rute Ramah Lingkungan

Google Maps Bakal Arahkan Pengguna ke Rute Ramah Lingkungan

Must Read

Lebih Canggih, Oppo Kenalkan Teknologi Kamera Bawah Layar Generasi Baru

Techbiz.id - Oppo baru saja memperkenalkan teknologi kamera bawah layar generasi baru. Teknologi yang dikenal sebagai Under-Screen Camera (USC)...

MAXstream Sediakan Kuota Paket Bundling Vision+ Lebih Hemat

Techbiz.id - Vision+ kembali menjalin kerja sama dengan Telkomsel untuk meningkatkan kenyamanan serta kemudahan para pengguna. Resmi berkolaborasi pada...

Update Harga realme 7 Pro 2021, Lebih Murah Rp 600 Ribu!

Techbiz.id - Jelang akhir Juli 2021 kali ini banderol harga realme 7 Pro menjadi lebih terjangkau. Tak heran jika itu...

Geser Samsung, Xiaomi Rajai Pasar Smartphone Eropa di Q2 2021

Techbiz.id - Xiaomi terus membuktikan performanya. Setelah menempati urutan kedua secara global menurut laporan dari IDC dan Canalys, kini...

Telkomsel Terapkan NB-IoT untuk Solusi Smart Water Meter

Techbiz.id - Sebagai upaya mengakselerasi transformasi digital berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor industri di Indonesia, Telkomsel...

Techbiz.id – Google Maps bakal mulai mengarahkan pengguna menuju tempat yang diinginkan dengan melewati rute ramah lingkungan.

Adapun rute ramah lingkungan yang dimaksud merupakan jalur yang menghasilkan emisi karbon terendah berdasarkan lalu lintas, lekukan jalan, dan faktor lainnya. Google sendiri mengatakan fitur ini merupakan wujud dari komitmennya untuk membantu memerangi perubahan iklim dunia.

Rute itu nantinya akan menjadi pilihan utama yang digunakan, kecuali pengguna memilih keluar dari fitur tersebut. Estimasi waktu rute ramah lingkungan ini kurang lebih sama dengan rute yang sebanding, seperti dikatakan Google (30/3).

Namun, jika ada kemungkinan rute alternatif jauh lebih cepat, aplikasi petunjuk arah tersebut akan menawarkan pilihan dan membiarkan pengguna membandingkan perkiraan emisi dari rute-rute yang menjadi pilihan.

“Yang kami lihat adalah sekitar setengah dari rute-rute yang ada, kami dapat menemukan pilihan rute yang lebih ramah lingkungan dengan pengorbanan waktu yang minimal atau tanpa tambahan waktu,” ujar Russell Dicker, Direktur Produk Google.

Adapun perkiraan emisi sendiri didapat dengan menguji di berbagai jenis kendaraan dan jenis jalan, memanfaatkan wawasan dari badan pemerintah AS, National Renewable Energy Lab (NREL). Sementara data tingkat jalan berasal dari Google Street View serta citra udara dan satelit.

Sebagai informasi, NREL sendiri telah mengembangkan suatu alat yang dikenal sebagai FastE untuk memperkirakan penggunaan energi kendaraan. Pengembangan ini dilakukan bersama dengan Google.

Baca juga: Tri Beri Cashback 100% untuk Transaksi di Google Play

Kabarnya, mulai Juni mendatang Google Maps mulai memperingatkan pengemudi tentang perjalanan melalui zona emisi rendah yang beberapa jenis kendaraan akan mendapatkan larangan di Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol dan Inggris.

Kemudian, dalam beberapa bulan mendatang, pengguna aplikasi Google Maps akan dapat membandingkan emisi yang dihasilkan ketika naik mobil, bersepeda, angkutan umum, dan pilihan perjalanan lainnya di satu tempat. Sementara, paduan rute ramah lingkungan sendiri dikabarkan akan diluncurkan akhir tahun ini di Amerika Serikat, diikuti dengan menjangkau negara lain.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Spotify Uji Biaya Paket Langganan yang Lebih Murah

Techbiz.id - Spotify dilaporkan tengah menguji paket langganan dengan biaya lebih terjangkau kepada sebagian pengguna. Dilabeli sebagai Spotify Plus, layanan...