Sunday, April 18, 2021
Home Apps Google Maps Bakal Arahkan Pengguna ke Rute Ramah Lingkungan

Google Maps Bakal Arahkan Pengguna ke Rute Ramah Lingkungan

Must Read

Ramadan Praktis Pakai DANA Berhadiah Rp150 Juta

Techbiz.id - Guna mendukung aktivitas selama Ramadan, DANA menggelar program “Ramadan Praktis Pakai DANA” yang menghadirkan penawaran-penawaran menarik serta...

Memotret Malam Ramadan dengan Extreme Night Vision

Techbiz.id - Setelah vivo resmi membawa vivo X60 Series 5G Co-engineered with ZEISS ke Indonesia beberapa hari lalu, vivo pun memperkenalkan...

Bocor, iPhone 14 Usung Kamera 48MP

Techbiz.id - iPhone 13 belum dirilis Apple, kini rumor mengenai iPhone 14 sudah mulai beredar. Rumor menyebut perangkat Apple...

Clubhouse Bantah Isu Kebocoran Data

Techbiz.id - CEO Clubhouse Paul Davison membantah jika platform berbasis audio itu mengalami kebocoran data. Bos Clubhouse itu bahkan...

Asus Hadirkan Proyektor LED H1, Lebih Tajam dan Terang

Techbiz.id - ASUS hmenghadirkan proyektor LED H1, dengan sumber cahaya terang - 3000 lumen LED,  yang memungkinkannya memproyeksikan visual...

Techbiz.id – Google Maps bakal mulai mengarahkan pengguna menuju tempat yang diinginkan dengan melewati rute ramah lingkungan.

Adapun rute ramah lingkungan yang dimaksud merupakan jalur yang menghasilkan emisi karbon terendah berdasarkan lalu lintas, lekukan jalan, dan faktor lainnya. Google sendiri mengatakan fitur ini merupakan wujud dari komitmennya untuk membantu memerangi perubahan iklim dunia.

- Advertisement -

Rute itu nantinya akan menjadi pilihan utama yang digunakan, kecuali pengguna memilih keluar dari fitur tersebut. Estimasi waktu rute ramah lingkungan ini kurang lebih sama dengan rute yang sebanding, seperti dikatakan Google (30/3).

Namun, jika ada kemungkinan rute alternatif jauh lebih cepat, aplikasi petunjuk arah tersebut akan menawarkan pilihan dan membiarkan pengguna membandingkan perkiraan emisi dari rute-rute yang menjadi pilihan.

“Yang kami lihat adalah sekitar setengah dari rute-rute yang ada, kami dapat menemukan pilihan rute yang lebih ramah lingkungan dengan pengorbanan waktu yang minimal atau tanpa tambahan waktu,” ujar Russell Dicker, Direktur Produk Google.

Adapun perkiraan emisi sendiri didapat dengan menguji di berbagai jenis kendaraan dan jenis jalan, memanfaatkan wawasan dari badan pemerintah AS, National Renewable Energy Lab (NREL). Sementara data tingkat jalan berasal dari Google Street View serta citra udara dan satelit.

Sebagai informasi, NREL sendiri telah mengembangkan suatu alat yang dikenal sebagai FastE untuk memperkirakan penggunaan energi kendaraan. Pengembangan ini dilakukan bersama dengan Google.

Baca juga: Tri Beri Cashback 100% untuk Transaksi di Google Play

Kabarnya, mulai Juni mendatang Google Maps mulai memperingatkan pengemudi tentang perjalanan melalui zona emisi rendah yang beberapa jenis kendaraan akan mendapatkan larangan di Jerman, Prancis, Belanda, Spanyol dan Inggris.

Kemudian, dalam beberapa bulan mendatang, pengguna aplikasi Google Maps akan dapat membandingkan emisi yang dihasilkan ketika naik mobil, bersepeda, angkutan umum, dan pilihan perjalanan lainnya di satu tempat. Sementara, paduan rute ramah lingkungan sendiri dikabarkan akan diluncurkan akhir tahun ini di Amerika Serikat, diikuti dengan menjangkau negara lain.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Peluncuran Vivo V21 Semakin Dekat, Ini Tanggalnya

Techbiz.id - Peluncuran Vivo V21 semakin jelas terlihat. Kabar ini beredar usai Vivo Malaysia secara terbuka mengumumkan tanggal peluncuran...

Artikel Terkait