Thursday, April 22, 2021
Home Fintech PayFazz Gelontorkan USD30 Juta Kembangkan Infrastruktur Pembayaran

PayFazz Gelontorkan USD30 Juta Kembangkan Infrastruktur Pembayaran

Must Read

Sony Batal Tutup PlayStation Store PS 3 dan PS Vita

Techbiz.id - Sony telah menarik kembali keputusannya untuk menutup PlayStation Store PS3 dan PS Vita tahun ini. Presiden dan CEO...

Mengatur Rumah Pintar dengan SmartThings

Techbiz.id - Samsung Galaxy S21 Series 5G hadir dengan sederet fitur-fitur yang dapat mempersiapkan setiap penggunanya untuk masa depan....

Sampoerna Telekomunikasi Tunggak BHP Frekuensi

Techbiz.id - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia menunggak pembayaran Biaya Hak Penggunaan Spektrum...

Dinilai Ramah, Startup di Jakarta Punya Tantangan Sendiri

Techbiz.id - Enpact, organisasi non-profit dari Jerman yang fokus pada pemberdayaan wirausahawan, meluncurkan empower magazine yang berisi research-based review...

POCO X3 Pro Resmi Meluncur di Indonesia

Techbiz.id - POCO X3 Pro resmi hadir di Indonesia secara virtual, Selasa (20/4). Ponsel pintar ini turut melengkapi jajaran...

Techbiz.id – PAYFAZZ mengumumkan investasi strategis-nya sebesar USD30 juta terhadap Xfers, fintech berbasis Singapura yang menyediakan akses keuangan untuk bisnis melalui infrastruktur pembayaran yang dibangun dengan kuat di seluruh Asia Tenggara.

Menyusul perjanjian ini, kedua perusahaan akan menjadi bagian dari entitas keuangan baru, Fazz Financial Group (FFG), untuk mengawasi misi gabungan dalam menyediakan akses dan inklusi keuangan melalui layanannya di seluruh Asia Tenggara.

- Advertisement -

Beberapa waktu lalu, PAYFAZZ mengumumkan penggalangan dana Seri B yang dipimpin oleh B Capital dan Insignia Ventures Partners, dengan partisipasi dari Tiger Global, Y Combinator, ACE & Company dan BRI Ventures. Kedua perusahaan akan tetap mempertahankan namanya masing-masing selama beroperasi di bawah entitas keuangan yang baru.

Kerja sama ini menandai salah satu transaksi lintas batas pertama antara dua startup fintech di Asia Tenggara yang juga merupakan lulusan program akselerator Y Combinator.

PAYFAZZ merupakan salah satu dari beberapa perusahaan start-up teknologi yang berfokus pada memperbaiki akses keuangan yang kurang dengan menemukan cara yang inovatif untuk lebih memberikan masyarakat Indonesia akses kepada layanan keuangan. Perusahaan saat ini mengoperasikan jaringan perbankan berbasis agen terbesar dengan lebih dari 250.000 agen terdaftar.

CEO Grup Fazz Financial Group, Hendra Kwik mengatakan, memanfaatkan jaringan lokal PAYFAZZ yang luas di Indonesia dan infrastruktur pembayaran Xfers yang kuat di wilayah regional, merupakan sebuah langkah maju bagi kedua perusahaan untuk bersatu dan bekerja menuju tujuan bersama.

“Dengan FFG yang baru dibentuk, tim kami akan memperluas kemampuan gabungan untuk mempercepat inklusi melalui layanan keuangan di Asia Tenggara,” ucapnya.

Dengan investasi ini, Xfers akan berfungsi sebagai layanan business-to-business (B2B) dari FFG – difokuskan pada menghubungkan pelanggan eksternal ke infrastruktur pembayaran dan jaringan pengguna yang dikumpulkan oleh FFG.

Di Indonesia, Xfers saat ini menghubungkan bisnis online ke berbagai metode pembayaran yang meliputi transfer bank, e-wallet, dan saluran offline seperti jaringan agen perbankan dan toko serbaguna.

Sejak tahun 2020, Xfers telah membangun posisinya untuk mengaktifkan jaringan perbankan agen (seperti agen pulsa, toko kelontong, dan warung  ) guna memfasilitasi pembayaran digital.

Melalui PAYFAZZ dan jaringan agen perbankan sebagai klien-nya, Xfers telah telah mengumpulkan akses ke lebih dari 10 juta masyarakat yang tidak memiliki akses keuangan perbankan di Indonesia.

Terlepas dari pertumbuhan inklusi keuangan di Asia Tenggara, sebagian besar penduduk di kawasan ini masih belum memiliki akses ke layanan keuangan dasar. Menurut Fitch Ratings, Asia Tenggara merupakan rumah bagi sekitar 290 juta penduduk yang tidak memiliki akses terhadap layanan perbankan.

Meskipun inklusi keuangan yang digerakkan secara digital sudah lazim di beberapa negara Asia Tenggara, masih terdapat banyak wilayah yang masih belum terlayani.

Pada kuartal kedua tahun ini, FFG akan difokuskan pada penguatan infrastruktur dan penawaran produk. Grup ini  akan meluncurkan dua produk baru yaitu:

1. Solusi pembayaran tanpa integrasi yang ditargetkan bagi pedagang yang berbasis di Singapura

2. Solusi integrasi tunggal untuk menghubungkan perusahaan / pengusaha dengan fintech yang ingin memasuki Asia Tenggara dengan metode pembayaran lokal di wilayah tersebut. Hal ini juga didukung dengan bantuan untuk menjangkau konsumen yang tidak memiliki akses  perbankan.

Investasi ini selanjutnya akan mendorong kepemimpinan fintech PAYFAZZ dan Xfers secara regional – untuk menyediakan layanan yang lebih kolaboratif di seluruh wilayah. Fazz Financial Group akan memiliki kapabilitas yang menunjang inklusi melalui penawaran layanan keuangannya di Asia Tenggara.

Dengan memanfaatkan latar belakang Xfers yang kuat dalam infrastruktur pembayaran, kepatuhan terhadap peraturan, dan teknologi yang beragam, investasi ini akan melengkapi PAYFAZZ dalam menyediakan akses ke jaringan pembayaran, fintech, dan layanan keuangan yang lebih besar di Indonesia dan di seluruh kawasan.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Fintech Berpotensi Salurkan Pendanaan Produktif UMKM

Techbiz.id - Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara, mengapresiasi pemerintah dan regulator yang terus mendorong peningkatan penyaluran kredit pendanaan...

Artikel Terkait