Jumat, September 17, 2021
Beranda Market Update Sharp Perluas Pangsa Pasar Notebook di Bawah Rp7 Juta

Sharp Perluas Pangsa Pasar Notebook di Bawah Rp7 Juta

Must Read

Spotify Siap Hadirkan Podcast Berbayar

Techbiz.id - Spotify tampaknya segera menyusul langkah Apple yang menghadirkan podcast berbayar dalam waktu dekat. Sumber Wall Street Journal...

Vtube Resmi Beroperasi Lagi, Kini Dukung UMKM

Techbiz.id - Dengan diperkenalkannya Vtube 3.0 Platform sosial media advertising Vtube telah resmi kembali beroperasi,  mulai 8 Juli 2021. Para pengguna kini...

Menyimak Pembaruan yang Bakal Hadir di ColorOs 7

TechBiz.ID - Saat memperkenalkan Reno2 F pada 8 Oktober yang lalu, OPPO memberikan pernyataan bahwa perangkat tersebut akan mendapatkan...

6,5 Juta Orang Ikut Panjat Pinang Virtual

Techbiz.id - Dalam lomba yang dilaksanakan oleh Grab selama 2 minggu terdapat lebih dari 6,5 juta masyarakat Indonesia yang...

Kerjasama dengan Netflix, Nadiem Abaikan Regulasi

Techbiz.id - Kementeri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) baru-baru menggandeng Netflix untuk mengembangkan industri perfilman nasional. Langkah Nadiem Makarim ini...

Naik Andong di Yogyakarta Bayar Pakai DANA

Techbiz.id - Melalui program QRIS Gumaton yang diprakarsai oleh Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), DANA menyediakan pembayaran digital...

Techbiz.id – Setelah resmi mengakuisisi Dynabook Inc, Sharp Indonesia telah mempersiapkan untuk memperluas pangsa pasar laptopnya dengan masuk ke pangsa pasar notebook di bawah Rp7 juta.

Sebelumnya, guna menjawab tantangan dari keadaan pasar notebook di Indonesia, Sharp Indonesia melalui Dynabook menghadirkan beberapa varian produk, mulai dari harga Rp 8 juta hingga Rp 16 juta yang menargetkan kelas menengah dan premium.

Seperti diketahui, pada akhir Juni 2020 lalu Sharp Corp. secara resmi mengakuisisi 100% Dynabook Inc. selaku anak usaha Toshiba yang fokus pada produk notebook dan juga laptop. Di bawah merek Sharp, Dynabook semakin agresif untuk memasuki pasar yang kian berkembang di masa pandemi ini khususnya di pasar notebook Indonesia.

Baca juga: Dynabook Satellite Pro C40-H, Laptop dengan Anti Bakteri

Sukses meluncurkan lini produk pertamanya pada 17 Agustus 2020 lalu melalui produk Satellite tipe L-40 G , pada Februari 2021 Sharp Indonesia kembali mengeluarkan Dynabook Satellite tipe C-40 guna memberikan pilihan produk bagi konsumen, baik dari segi fitur maupun harga.

Ardy selaku Head of Marketing AUVI Product Strategy Division menyatakan bahwa, Indonesia memiliki pasar yang cukup besar dengan angka penjualan sekitar 120.000 unit per bulannya, dengan nilai sebesar Rp 600 miliar. Dimana pangsa pasar sebesar 80% masih didominasi oleh produk notebook di bawah Rp7 juta dan 20% untuk kategori produk di atas Rp 7 juta.

Menyasar generasi muda dan juga pelajar, Dynabook akan mengembangkan penjualan melalui kanal online maupun offline store. Selain itu Sharp juga berencana untuk memperluas pangsa pasar melalui toko-toko elektronik rekanan di pusat-pusat perbelanjaan elektronik.

Melihat jajaran produk notebook di Indonesia, menurut Ardy, Dynabook memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing melalui keunggulan-keunggulan produknya.

notebook di bawah Rp7 juta

“Saat ini Dynabook merupakan satu-satunya merek notebook Jepang yang ada di Indonesia. Hal ini tentu menjadi pembeda yang dapat meningkatkan value dari Dynabook, ditunjang dengan kualitas dan durabilitas khas Jepang tentu akan menjadi pertimbangan bagi konsumen dalam memilih sebuah produk Notebook dan Laptop”, ujar Ardy.

Memasuki kuartal kedua di tahun 2021, Sharp Indonesia semakin optimis akan mampu mencatat angka penjualan yang lebih baik dari kuartal sebelumnya.

“Dengan dimulainya vaksin Covid-19 memberikan rasa aman dan kepercayaan masyarakat Indonesia untuk kembali membelanjakan uang mereka untuk membeli barang-barang sekunder seperti produk elektronik bahkan untuk pergi berlibur” ungkap Andry selaku National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

Menambah kategori produk baru seperti notebook dan smartphone merupakan salah satu strategi yang dilakukan Sharp Indonesia untuk meningkatkan dan memperluas pangsa pasar. Menjadikan produk notebook sebagai salah satu produk backbone dimasa yang akan datang.

Sharp disampaikan Andry berusaha untuk dapat menembus omzet penjualan sebesar Rp12 triliun setahun. Guna mencapai angka tersebut perusahaan terus berusaha menggali potensi dengan meluncurkan kategori produk-produk baru yang memang sesuai dengan masa dan kebutuhan konsumen di Indonesia.

“Di tahun 2021 salah satu produk yang akan kami tingkatkan performanya adalah produk notebook Dynabook, kedepannya kami akan menambah varian baru dan memperluas jaringan pendistribusian, salah satunya Sharp Indonesia akan fokus untuk menaikan kontribusi penjualan melalui kanal B2B dari 5-6% menjadi 15-20%.”, tutup Andry.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Daftar Harga Paket Data Telkomsel Terbaru 2021

Techbiz.id - Telkomsel termasuk salah satu operator yang aktif dalam memberikan promo paket data kepada pelanggan setianya, termasuk pada...