Thursday, April 22, 2021
Home News Apple Tingkatkan Keamanan Privasi Data Pengguna di Pembaruan iOS

Apple Tingkatkan Keamanan Privasi Data Pengguna di Pembaruan iOS

Must Read

Telkomsel Tawarkan Solusi Keamanan Perangkat Mobile

Techbiz.id - Telkomsel merilis kemitraan dengan perusahaan keamanan siber, Lookout, Inc yang menawarkan proteksi dan mendukung transformasi digital perusahaan di Indonesia...

Resso Sediakan Playlist Khusus Ramadan

Techbiz.id - Menyambut bulan Ramadan 2021, Resso merilis playlist Ramadan baru, Penyejuk Hati yang sudah dapat didengarkan di aplikasi,...

Wujud Samsung Galaxy Tab A7 Lite Kembali Terungkap

Techbiz.id - Wujud Samsung Galaxy Tab A7 Lite semakin jelas. Bocoran kali ini mengungkapkan penampilan keseluruhan dari tablet Samsung...

DEA Bangun Konten Entertainment Blockchain di Indonesia

Techbiz.id - Digital Entertainment Asset Pte Ltd (DEA), perusahaan blockchain entertainment yang berkantor pusat di Singapura, mengumumkan pembentukan aliansi...

Bocoran Spesifikasi OPPO Reno6 Terungkap

Techbiz.id - Rumor mengatakan OPPO tengah bersiap menghadirkan Reno6, meskipun pendahulunya baru memasuki pasar beberapa waktu yang lalu. Kini...

Techbiz.id – Apple terus meningkatkan keamanan data pengguna mereka melalui pembaruan yang digulirkan iOS. Melalui iOS 14.5 nantinya akan memungkinkan pengguna iPhone untuk memilih tidak dilacak oleh aplikasi pihak ketiga dengan tujuan menerima iklan online.

Saat orang lain mungkin memutuskan bahwa mereka menikmati menerima iklan online dan memilih untuk terus menerimanya, tetapi dengan pembaruan iOS berikutnya (ke versi 14.5), Apple akan menyertakan fitur Transparansi Pelacakan Aplikasi yang memberi pengguna iPhone kemampuan untuk berhenti dilacak oleh aplikasi pihak ketiga.

- Advertisement -

Fitur Transparansi Pelacakan Aplikasi benar-benar akan melindungi pengguna dari pengumpulan data pribadi mereka oleh pengiklan. Apalagi, Apple sekarang menolak aplikasi pihak ketiga yang menggunakan SDK untuk mengumpulkan data pribadi tanpa persetujuan. Melalui teknik yang disebut “sidik jari perangkat” itu pengembang dapat mengumpulkan informasi seperti nama perangkat, alamat IP, dan data lain untuk melacak seseorang di internet.

Meskipun melacak konsumen tidak ilegal, Apple ingin mencegah aplikasi melakukannya tanpa mendapatkan persetujuan dari pengguna aplikasi, seperti dikutip dari Phonearena, Jumat (2/4).

Sebelumnya pada tahun lalu Apple mulai menempatkan Label Privasi Aplikasi pada Daftar Aplikasi di App Store. Label mengungkapkan jenis data yang dikumpulkan aplikasi dari pengguna dan bagaimana data tersebut dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi pribadi.

Seperti yang dijelaskan Apple dalam dokumen dukungan bulan Desember, “App Store sekarang membantu pengguna lebih memahami praktik privasi aplikasi sebelum mereka mengunduh aplikasi di platform Apple apa pun.”

Baca juga: Apple Mulai Produksi iPhone 12 di India

Apple melanjutkan dengan menyatakan bahwa “Di setiap halaman produk aplikasi, pengguna dapat mempelajari tentang beberapa jenis data yang mungkin dikumpulkan aplikasi, dan apakah data tersebut ditautkan atau digunakan untuk melacaknya.”

“Sebagai pengingat, informasi privasi aplikasi Anda diperlukan untuk mengirimkan aplikasi baru dan pembaruan aplikasi ke App Store, dan beberapa data bersifat opsional untuk diungkapkan jika memenuhi kriteria tertentu, seperti data tertentu dari aplikasi penelitian kesehatan dan layanan keuangan yang diatur. Anda dapat memperbarui jawaban Anda kapan saja tanpa mengirimkan kembali aplikasi Anda atau melalui Peninjauan Aplikasi. ” tutur Apple.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Fintech Berpotensi Salurkan Pendanaan Produktif UMKM

Techbiz.id - Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara, mengapresiasi pemerintah dan regulator yang terus mendorong peningkatan penyaluran kredit pendanaan...

Artikel Terkait