Saturday, May 8, 2021
Home News Clubhouse Bantah Isu Kebocoran Data

Clubhouse Bantah Isu Kebocoran Data

Must Read

OPPO Ajak Warga Dunia Berbagi Momen 1 Miliar Warna

Techbiz.id - OPPO memperkenalkan 2121 Future Photography Project yaitu sebuah kampanye yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk mengabadikan...

Tingkatkan Daya, Dell Kenalkan PowerStore 500

Techbiz.id - Dell Technologies meningkatkan kinerja sistem storage enterprise Dell EMC PowerStore dengan perangkat lunak dan kapabilitas otomatisasi baru. Dell juga memperkenalkan PowerStore 500, model storage baru...

Unggah Foto di Twitter Tidak Lagi Kena Crop

Techbiz.id - Twitter kembali menghadirkan pembaruan fitur dalam platform sosial media mereka. Kini, pengguna dapat mengunggah gambar di Twitter...

Apple Watch 7 Dukung Pemantau Kadar Gula Darah

Techbiz.id - Apple Watch merupakan salah satu jam tangan pintar paling populer yang memiliki beberapa fitur terkait kesehatan. Beberapa...

Huawei Janjikan HarmonyOS Tiba di Banyak Perangkat

Techbiz.id - Huawei kian yakin dengan sistem operasi besutannya sendiri, yakni HarmonyOS. Perusahaan bahkan secara gamblang menyebut akan menghadirkannya...

Techbiz.id – CEO Clubhouse Paul Davison membantah jika platform berbasis audio itu mengalami kebocoran data. Bos Clubhouse itu bahkan menyatakan laman berita CyberNews menyebarkan informasi palsu.

Adapun Cyber​​News dalam laporanya menyebut Clubhouse mengalami kebocoran database SQL, yang mencakup informasi ID pengguna, nama, nama pengguna, akun Twitter dan Instagram, serta jumlah pengikut yang diposting ke forum peretas online.

- Advertisement -

“Informasi ini menyesatkan dan palsu, ini adalah artikel clickbait, kami tidak diretas. Data yang dirujuk adalah semua informasi profil publik dari aplikasi kami.” ujar Paul.

Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan bahwa platform berbasis audio sama sekali tak mengalami kebocoran data. “Jadi jika ditanya apakah Clubhouse mengalami kebocoran data, maka jawabannya pasti tidak,” tegasnya.

Tak hanya terjadi pada Clubhouse, CyberNews sendiri belum lama ini melaporkan LinkedIn juga mengalami kebocoran data. Bahkan sebanyak 500 juta data pengguna dikatakan terungkap ke publik. Seluruh data itu dilelang dalam sebuah forum hacker dengan harga mulai US $2 atau setara Rp29 ribu.

Baca juga: Facebook Uji Hotline, Fitur Serupa Clubhouse

Adapun informasi yang bocor berisikan data yang cukup lengkap termasuk nama, alamat email, nomor telepon, informasi tempat kerja dan hal penting lainnya. Namun, sama seperti Clubhouse, LinkedIn juga mengatakan tak ada kebocoran data dari platformnya.

“Kami telah menyelidiki dugaan kumpulan data LinkedIn yang telah diposting untuk dijual. Kami telah memastikan bahwa data itu sebenarnya adalah kumpulan data dari sejumlah situs dan perusahaan,” pungkas pernyataan LinkedIn.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Kadar Gula dan Alkohol dalam Darah

Techbiz.id - Apple terus meningkatkan fitur kesehatan di perangkat Apple Watch miliknya. Jam tangan pintar generasi berikutnya dikabarkan bakal...

Artikel Terkait