Kamis, Februari 9, 2023

PemProv Bengkulu dan LinkAja Maksimalkan Transaksi Digital

Techbiz.id – Bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu, LinkAja melakukan kerja sama strategis  pengembangan perekonomian daerah Provinsi Bengkulu melalui pemanfaatan inovasi pembayaran digital.

Kerjasama pembayaran digital tersebut terutama dilakukan untuk pengembangan Desa Wisata melalui pembayaran menggunakan teknologi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Selain itu, LinkAja hadir dalam memberikan kemudahan bertransaksi untuk semua kebutuhan esensial masyarakat untuk semua usecase yg dimiliki LinkAja di  Bengkulu.

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, kerjasama ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19 di provinsi Bengkulu dengan cara menerapkan transaksi nontunai dan transaksi online dari rumah di beragam ekosistem ekonomi digital yang dimiliki LinkAja seperti ekosistem pariwisata, pendidikan, syariah, hingga pajak dan retribusi daerah.

Baca juga: LinkAja Sediakan Digitalisasi Pembayaran di Kota Ambon

“Kami optimis adanya digitalisasi ini dapat membantu meningkatkan kualitas layanan publik serta pendapatan daerah karena seluruh transaksi dapat dipantau secara real time sehingga memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat daerah Provinsi Bengkulu,” ungkapnya.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja mengatakan, Adanya kolaborasi strategis yang kami lakukan dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, diharapkan dapat mempercepat tujuan kami dalam memperluas pengembangan ekosistem digital, khususnya di Provinsi Bengkulu serta mendorong terwujudnya keuangan inklusif bagi seluruh masyarakat daerah. 

”Sebagai uang elektronik nasional, LinkAja memang berkomitmen untuk dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia terkait layanan keuangan digital, khususnya di daerah yang belum memaksimalkan teknologi dalam keseharian masyarakatnya,“ ucapnya.

Haryati juga menambahkan, pendekatan yang dilakukan melalui kerja sama ini diyakini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya transaksi digital terhadap peningkatan perekonomian tidak hanya bagi Pemerintah Provinsi tetapi bagi masyarakat secara luas.

“Ke depannya, kami akan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan UMKM untuk memperluas pembentukan ekosistem digital khususnya segment Pariwisata yang ada di Provinsi Bengkulu,” imbuhnya.

Masyarakat Bengkulu dapat menikmati beragam layanan dan produk LinkAja yang telah hadir di lebih dari 21.000 merchant seperti modern retail dan local merchant Supermarket Puncak Bengkulu, Toko El – Jhon, Syarah Bakery, Fitria Pempek, Caffee Tik Tok, Warung Lala, dan Pentol Nona.

Selain itu LinkAja juga dapat digunakan di berbagai lokasi wisata yang ada di Bengkulu seperti Benteng Malborough dan Rumah pengasingan Bung Karno. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi secara digital, LinkAja juga telah memiliki ekosistem donasi di berbagai Masjid di Bengkulu dan bekerja sama dengan Bengkulu Peduli Bencana, dan Baznaz.

Terkait

Artikel Terkait

DMS+ jadi Aplikasi Hiburan Horor dan Misteri Pertama di Indonesia

Techbiz.id -  Diary Misteri Sara (DMS) hadir dalam bentuk aplikasi bernama DMS+ yang memberikan pengalaman baru bagi penggemarnya yang...