Saturday, May 8, 2021
Home News Samsung Tech Institute Perbesar Peluang Kerja Lulusan SMK

Samsung Tech Institute Perbesar Peluang Kerja Lulusan SMK

Must Read

Harga Sejutaan, Galaxy M12 Cocok Buat Hadiah Lebaran

Techbiz.id - Samsung Electronics Indonesia (SEIN) secara resmi memperkenalkan varian smartphone terbaru yaitu, Samsung Galaxy M12, yang hadir dengan harga sejutaan mengeksplor passion seharian...

AWS dan Midtrans Hadirkan Platform Pojok Usaha

Techbiz.id - Amazon Web Services, Inc. (AWS), mengumumkan jalinan kolaborasinya bersama Midtrans, mengembangkan platform baru hasil kolaborasi tersebut yang...

Samsung Ungkap Kehadiran Galaxy S21 FE

Techbiz.id - Samsung dikabarkan tengah menggarap Galaxy S21 FE sebagai penerus Galaxy S20 Fan Edition (FE). Kehadiran dari ponsel...

Cara Bikin Foto Yang Estetik di Sosial Media

Techbiz.id - Saat ini dunia fotografi semakin berkembang dan hampir bisa dilakukan oleh setiap orang. Kehadiran ponsel dengan kemampuan kamera...

Silvi+ Tingkatkan Profit Restoran Melalui Efisiensi Operasional

Techbiz.id - Silvi+, platform cashless dining pertama di Indonesia yang merupakan bagian dari Flick hadirkan program merchant collaboration, bundling, potongan harga,...

Techbiz.id – Sejak tahun 2013, Samsung menghadirkan Samsung Tech Institute (STI) guna menyelaraskan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kompetensi yang dibutuhkan industri.

Seperti diketahui,. dalam menghadapi persaingan keahlian tenaga kerja, pendidikan kejuruan dituntut untuk meningkatkan kualitas serta mengembangkan konsep pembelajaran yang memberikan hasil signifikan terhadap peningkatan keahlian atau kompetensi.

- Advertisement -

“Program STI memberikan kesempatan bagi para siswa SMK untuk memiliki kompetensi dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri, serta mampu memperbesar peluang kerja ketika mereka lulus. Inisiatif ini sekaligus mendukung program link and match yang digaungkan oleh pemerintah sejak tahun 2017”, ujar Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia.

Baca juga: Samsung dan Telkomsel Ungkap 3 Fakta Seputar 5G

Beroperasi secara resmi sejak tahun 2013 dengan nama Rumah Belajar Samsung, program STI bertujuan untuk memberikan pelatihan perbaikan alat-alat elektronik bagi generasi muda dengan bermacam-macam latar belakang, sehingga lulusannya memiliki keterampilan lebih dan mampu bersaing mendapatkan pekerjaan.

Pada tahun 2017, program ini disempurnakan dengan memperkaya kurikulum dan target penerima manfaat yaitu SMK, guna menciptakan para lulusan yang dapat diserap langsung oleh industri.

sti kompetensi smk

Dengan menyuguhkan tiga kurikulum yang terdiri dari kelas Home Appliances (HA), Audio Video (AV) dan Hand Held Product (HHP) untuk kelas 10, 11 dan 12, menjadikan program STI selaras dengan upaya pemerintah dalam merealisasikan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK.

Selain menyediakan kurikulum pelatihan yang sama dengan keterampilan dasar yang diterapkan pada Samsung Service Center, Samsung juga memfasilitasi siswa dan guru untuk melaksanakan praktek kerja lapangan industri di Samsung Service Center dan afiliasinya.

Tak hanya itu, lulusan-lulusan STI pun mendapatkan prioritas dari Samsung untuk mengikuti proses perekrutan di Samsung Service Center dan afiliasinya yang tersebar di seluruh Indonesia.

”Kurikulum yang diberikan membuka kesempatan bagi kami untuk mengasah keterampilan dan juga meningkatkan kompetensi dalam menangani kerusakan pada perangkat elektronik. Kemampuan inilah yang menjadikan kami tenaga siap kerja dan berhasil mendapatkan pekerjaan sebagai Teknisi Consumer Electronics”, ungkap Wawan Bima Saputra dan Yudha Anggoro Putra, yang merupakan alumni STI Kediri (SMK Al-Huda Kota Kediri) lulusan tahun 2020.

Hingga saat ini, tercatat 789 lulusan STI dari angkatan 2017 yang telah lulus di tahun 2020. Sebagian dari mereka sudah mendapatkan pekerjaan, baik sebagai teknisi maupun yang berhubungan dengan industri elektronik. Beberapa dari mereka juga ada yang membuka lapangan usaha baru, yaitu bengkel perbaikan HHP.

Dalam melaksanakan program STI, Samsung juga memberikan Training of Trainers untuk para guru yang dilakukan secara berkala setiap tahunnya. Keseluruhan kurikulum disampaikan dengan mengedepankan teknologi digitalisasi, agar para siswa dan guru dapat mengoptimalkan teknologi untuk proses belajar yang lebih efektif.

Melalui kemitraan dengan 70 SMK, program STI telah sukses menyentuh 6000 orang siswa dan 150 guru di seluruh Indonesia. Ke depannya Samsung akan terus berusaha untuk memberikan kesempatan kepada SMK-SMK lain di Indonesia agar bisa bergabung dengan program STI.

“Kami senantiasa ingin memotivasi generasi muda, khususnya para siswa SMK, untuk tetap berprestasi, dan percaya diri. Bahwasanya menjadi lulusan SMK yang terampil dan kompeten, serta memiliki karakter, cerdas, dan produktif, kelak dapat berdampak positif pada diri sendiri dan mampu membuka peluang yang sama besarnya dengan para lulusan lain untuk masuk ke dunia kerja”, tutup Ennita.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Kadar Gula dan Alkohol dalam Darah

Techbiz.id - Apple terus meningkatkan fitur kesehatan di perangkat Apple Watch miliknya. Jam tangan pintar generasi berikutnya dikabarkan bakal...

Artikel Terkait