Thursday, April 22, 2021
Home Business Update Sepanjang 2020 Huawei Raup Pendapatan USD136,7 Miliar

Sepanjang 2020 Huawei Raup Pendapatan USD136,7 Miliar

Must Read

Kemkominfo: Paul Zhang Bisa Dijerat UU ITE

Techbiz.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai tindakan Paul Zhang dapat dikategorikan sebagai pembuatan konten yang melanggar pasal 28...

Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi POCO F3 5G di Indonesia

Techbiz.id - Bersamaan dengan POCO X3 Pro, POCO menyiapkan perangkat kejutan lainnya, yakni POCO F3 5G yang juga meluncur...

OPPO A74 dan A74 5G Resmi Meluncur, Ini Harganya

Techbiz.id - OPPO kembali menghadirkan perangkat baru di Indonesia. Terdiri dari dua varian, perangkat yang dinamai OPPO A74 tersedia...

Instagram Lite Resmi Hadir, Apa Bedanya?

Techbiz.id - Instagram resmi merilis Instagram Lite di Indonesia. Aplikasi Instagram versi ringan ini hanya hadir khusus pengguna Android...

Tips Berolahraga Saat Puasa dengan OPPO Band

Techbiz.id - Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan bukan alasan bagi kamu untuk malas bergerak, apalagi sampai “puasa berolahraga”....

Techbiz.id – Meski harus menghadapi berbagai tekanan seperti tantangan pandemi dan sanksi dari Amerika Serikat, Huawei dalam laporan tahunan 2020 menyatakan berhasil membukukan kinerja positif.

Sepanjang 2020 Huawei mencatatkan pendapatan CNY891,4 miliar (USD136,7 miliar), naik 3,8% year-on-year (yoy). Sementara laba bersih meningkat 3,2% yoy mencapai CNY64,6 miliar (USD9,9 miliar).  

- Advertisement -

Kendati menghadapi kesulitan operasional akibat sanksi AS pada 2019 dan 2020, Huawei tetap mengundang KPMG untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan secara independen dan objektif. Dokumen yang dihasilkan KPMG merupakan opini audit standar yang tidak dimodifikasi.

Apa pun situasinya, Huawei mengaku akan terus menerapkan transparansi dengan mengungkapkan data operasional kepada pemerintah, pelanggan, pemasok, karyawan, dan mitra.

Baca juga: Meski Sulit, Petinggi Huawei Berharap Joe Biden Bawa Kebijakan Baru

“Selama setahun terakhir kami bertahan kuat menghadapi kesulitan. Kami terus berinovasi untuk menciptakan nilai bagi pelanggan kami, guna membantu memerangi pandemi, serta mendukung pemulihan ekonomi dan kesejahteraan sosial di seluruh dunia. Kami juga mengambil kesempatan ini untuk lebih meningkatkan operasi kami, sehingga menghasilkan kinerja yang sebagian besar sesuai dengan prakiraan,” kata Ken Hu, Rotating Chairman Huawei.

Pada 2020, Huawei berhasil memastikan bisnis operatornya berjalan stabil di lebih dari 1.500 jaringan di lebih dari 170 negara dan wilayah, sehingga membantu kegiatan pekerjaan jarak jauh, pembelajaran online, dan belanja online selama lockdown akibat COVID-19.

Bekerja sama dengan operator di seluruh dunia, Huawei membantu memberikan pengalaman konektivitas yang superior dan terdepan dengan lebih dari 3.000 proyek inovasi 5G di lebih dari 20 industri, seperti pertambangan batu bara, produksi baja, pelabuhan, dan manufaktur.

Sepanjang tahun lalu, lini bisnis enterprise Huawei meningkatkan upaya dalam mengembangkan solusi berbasis skenario yang inovatif untuk berbagai industri dan menciptakan ekosistem digital yang tumbuh subur dalam kreasi bersama dan berbagi keberhasilan.

Lewat peluncuran HarmonyOS dan ekosistem Huawei Mobile Services (HMS), bisnis konsumen Huawei bergerak maju dengan strategi Seamless AI Life (“1 + 8 + N”) guna memberikan pengalaman teknologi cerdas kepada konsumen di semua perangkat dan skenario, dengan fokus pada smart office, pusat kebugaran & kesehatan, smart homeeasy travel, dan hiburan.

Huawei menyadari pentingnya menciptakan nilai bersama bagi masyarakat secara keseluruhan, dan bekerja sama dengan mitra untuk mendukung tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang lebih luas untuk kemajuan dan kemakmuran bersama.

Indonesia

Selama pandemi, Huawei memberikan keahlian teknis dan solusi yang penting dalam perang melawan virus. Contohnya, solusi diagnostik AI-assisted berbasis HUAWEI CLOUD yang membantu rumah sakit di seluruh dunia mengurangi beban infrastruktur medis mereka. Huawei juga bekerja dengan para mitra untuk meluncurkan platform pembelajaran online berbasis cloud kepada lebih dari 50 juta siswa sekolah dasar dan menengah.

Di Indonesia, Huawei membantu menghadirkan solusi bagi para dokter di RSPAD Gatot Soebroto dan RS Pertamina Bina Medika (PERTAMEDIKA) untuk melawan pandemi secara efektif. Menggunakan AI-assisted CT Scans, rumah sakit-rumah sakit tersebut mampu 6 kali lebih cepat dalam melakukan diagnosis COVID-19 dengan tingkat akurasi 93%.

Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia menuturkan, selama lebih dari 20 tahun, Huawei hadir di negeri nan elok ini dan tumbuh bersama di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang ramah dan hangat.

“Pada titik ini, kami berharap dapat mengabdikan diri dan berkontribusi terhadap negeri ini. Di tahun 2020, Huawei meluncurkan serangkaian kampanye bertajuk ‘I do’ sebagai bentuk dari wujud sumbangsih kami kepada masyarakat dan ekosistem,” ucapnya.

Jacky menambahkan, melalui pesan ‘I Do Contribute,’ kami turut mendukung upaya bangsa Indonesia dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi melalui dukungan teknologi-teknologi mutakhir.

“Kami juga telah meluncurkan satu program yang bertujuan untuk mencetak hingga 100.000 sumberdaya manusia (SDM) digital Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun, sebagai fondasi yang kokoh dalam turut menyiapkan talenta-talenta yang siap menyongsong masa depan,” imbuhnya.

Di tahun 2020 lalu, saat Jakarta beserta kota-kota di sekitarnya dilanda banjir besar akibat cuaca dan curah hujan paling ekstrim dalam kurun waktu 154 tahun terakhir, Huawei turut menunjukkan empatinya melalui program ‘I Do Care,’ dengan mengirimkan tim terbaiknya di garda depan untuk bergerak cepat memulihkan kembali jaringan telekomunikasi dan menyediakan bantuan kemanusiaan.

“Saat bulan Ramadan lalu, kami mengunjungi dan berbagi kebahagiaan dengan 30 panti asuhan yang tersebar di 15 kota di Indonesia,” Katanya.

Sementara itu, ‘I Do Collaborate’ membawa Huawei bersama-sama dengan pemerintah dan seluruh pelaku bisnis serta para pemangku kepentingan yang ada di dalam ekosistem untuk mempercepat laju transformasi digital.

Melalui program ‘I Do Create,’ selama pandemi ini, Huawei juga turut mendukung penerapan digital transformasi di lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan-perusahaan, serta rumah-rumah sakit melalui pengembangan AI, Big Data analitik, serta Cloud untuk pembangunan platform E-learning.

Lebih dari 1.000 Cloud Accounts dibagikan secara cuma-cuma kepada 500 lembaga pendidikan tinggi di seluruh Indonesia serta dalam penerapan proses pembelajaran jarak jauh dan mendorong terwujudnya transformasi digital dalam rangka mendukung Gerakan “Never Stop Learning.”

- Advertisement -

Artikel Terbaru

10 Perbedaan OPPO A74 5G dan A74 4G

Techbiz.id - OPPO baru saja menghadirkan perangkat A74 5G dan A74 4G. Tak hanya memiliki konektivitas yang berbeda, OPPO...

Artikel Terkait