Thursday, April 22, 2021
Home News Xiaomi Terjun ke Bisnis Kendaraan Listrik

Xiaomi Terjun ke Bisnis Kendaraan Listrik

Must Read

Mengatur Rumah Pintar dengan SmartThings

Techbiz.id - Samsung Galaxy S21 Series 5G hadir dengan sederet fitur-fitur yang dapat mempersiapkan setiap penggunanya untuk masa depan....

LinkAja Syariah Gelar Program Festival Ramadan 2021

Techbiz.id - Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Layanan Syariah LinkAja memiliki program Festival Ramadan 2021 yang diharapkan dapat...

Dunia Games League Kembali Digelar Telkomsel

Techbiz.id - Telkomsel menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games League (DGL) 2021. Pendaftaran dari kompetisi tersebut...

Fintech Berpotensi Salurkan Pendanaan Produktif UMKM

Techbiz.id - Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara, mengapresiasi pemerintah dan regulator yang terus mendorong peningkatan penyaluran kredit pendanaan...

POCO X3 Pro Resmi Meluncur di Indonesia

Techbiz.id - POCO X3 Pro resmi hadir di Indonesia secara virtual, Selasa (20/4). Ponsel pintar ini turut melengkapi jajaran...

Techbiz.idXiaomi mengumumkan lahirnya anak perusahaan baru untuk menangani lini bisnis kendaraan listrik pintar yang akan dimiliki secara penuh dengan investasi awal 10 miliar yuan.

Keputusan tersebut diinformasikan kepada Bursa Efek Hong Kong (HKEX) melalui pemberitahuan resmi serta diumumkan secara terbuka dalam acara peluncuran yang berlangsung pada 30 Maret 2021.

- Advertisement -

Dalam menggarap bisnis barunya tersebut, CEO dan pendiri Xiaomi, Lei Jun, akan merangkap sebagai CEO untuk perusahaan kendaraan listrik pintar ini. Selain itu, diputuskan juga bahwa Xiaomi juga akan berkomitmen untuk kembali mengucurkan dana 10 miliar dolar AS dalam 10 tahun mendatang.

Baca juga: Chip Langka, Harga Smartphone Xiaomi Bakal Naik

“Kendaraan pintar listrik menjadi peluang bisnis terbesar pada dekade mendatang dan merupakan bagian tidak terpisahkan dari gaya hidup pintar. Memasuki bisnis ini merupakan hal yang wajar bagi kami sebagai bagian dari ekspansi ekosistem AIoT dan memenuhi misi kami dalam menjamin setiap orang untuk menikmati hidup lebih baik melalui teknologi inovatif,” tegas CEO Xiaomi, Lei Jun.

Lei Jun menjelaskan bahwa keputusan untuk membentuk bisnis baru diambil setelah serangkaian diskusi dengan seluruh mitra Xiaomi. Dalam 75 hari terakhir, Lei Jun menyaksikan pengambilan keputusan secara mendetail berupa penelitian yang ketat dan lengkap mengenai industri kendaraan listrik meliputi 85 pertemuan dengan 200 pakar industri, empat kali perdebatan di tingkat manajemen, dan dua rapat dewan.

Menrutnya, dukungan yang tidak pernah putus dari Mi Fan serta kepercayaan terhadap nilai Xiaomi juga menjadi salah satu penentu dalam keputusan akhir perusahaan. Momentum ini dianggap tepat karena Xiaomi tengah berada di masa puncak dan memiliki dasar yang kokoh untuk membangun bisnis kendaraan listrik pintar. 

Dalam surat internal kepada karyawan, Lei Jun mengatakan bahwa Xiaomi punya keunggulan yang khusus dalam mengembangkan kendaraan listrik, diantaranya adalah bahwa kendaraan listrik pintar telah mengubah model bisnis dari industri otomotif secara fundamental, dan Xiaomi punya pemahaman terbaik tentang model bisnis ini.

Xiaomi menurut Lei Jun juga memiliki pengalaman paling luas dalam hal integrasi perangkat keras dan perangkat lunak, serta pengetahuan paling mendalam tentang manufaktur dalam industri internet.

“Xiaomi memiliki ekosistem pintar dengan ukuran paling besar, paling beragam dalam hal kategori produk, dan paling aktif digunakan dan memiliki sejumlah teknologi inti yang bisa diterapkan ke bisnis kendaraan pintar,” ungkapnya.

Selain itu, Xiaomi memiliki brand yang kuat dan basis pengguna yang kuat, dengan kepercayaan dan dukungan Mi Fan dari seluruh negara serta memiliki cadangan kas yang memungkinkan investasi dengan percaya diri.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Xiaomi telah mengirimkan 146 juta unit smartphone secara global dan mempertahankan posisi tiga besar. Penjualan smartphone premium juga telah mencapai 10 juta unit.

Setidaknya ada 324,8 juta unit perangkat yang terhubung dengan platform AIoT milik Xiaomi sebagai penanda pemimpin industri perangkat rumah pintar. Hingga akhir 2020, Xiaomi memiliki cadangan kas hingga 108 miliar yuan.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

FE 14mm F1.8 GM, Lensa Ringkas dengan Angle Ultra-lebar

Techbiz.id - Sony Electronics Inc. semakin memperluas jajaran lensa E-mount-nya dengan memperkenalkan FE 14mm F1.8 GM (model SEL14F18GM) -...

Artikel Terkait