Tuesday, June 22, 2021
Home Business Update Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Pengamat: KPPU Harus Mengawasi

Gojek-Tokopedia Merger Jadi GoTo, Pengamat: KPPU Harus Mengawasi

Must Read

Tingkatkan Kualitas Produk Dalam Negeri Dunia Games Kolaborasi dengan Nevertoolavish

Techbiz.id - Mendukung gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia, Dunia Games menghadirkan sejumlah program melalui kolaborasi dengan dua studio seni...

Razer dan Ubisoft Tawarkan Headset BlackShark V2 Pro

Techbiz.id - Razer berkolaborasi dengan Ubisoft menghadirkan BlackShark V2 Pro - Six Siege Special Edition, headset esport resmi untuk...

Realme 8 5G Meluncur di Indonesia, Harganya Rp3 Juta

Techbiz.id - Memenuhi janjinya, realme Indonesia menghadirkan ponsel 5G, realme 8 5G secara daring, Rabu (16/6). Dibanderol dengan harga...

Realme 8 5G Dipastikan Mampu Jalankan Layanan 5G Telkomsel

Techbiz.id - Baru dirilis kemarin (16/7), realme memastikan bahwa realme 8 5G sudah bisa menjalankan layanan 5G Telkomsel. Dijumpai usai...

PermataBank Mudahkan Pembuatan ID Investasi Secara Online

Techbiz.id - PermataBank mengajak nasabah generasi muda untuk aktif berinvestasi dengan menghadirkan fitur e-Registration untuk pembuatan Single Investor ID (SID)...

Techbiz.id – Gojek dan Tokopedia secara resmi telah mengumumkan merger mereka menjadi GoTo Group. Kolaborasi terbesar di Indonesia ini akan menghasilkan perusahaan baru yang menggarap bisnis jasa transportasi, pengiriman makanan, jasa keuangan, logistik hingga e-commerce.

Menanggapi hal itu, Alexander Rusli, Pengamat Industri Digital menyampaikan bahwa keputusan kedua perusahaan untuk merger merupakan langkah yang bagus. “Kan di Indonesia yang unicorn cuma ada beberapa kan, dua diantaranya Tokopedia dan Gojek. Jadi dengan mereka bergabung itu akan membuat lebih besar jadi lebih bagus, kerja sama lebih bagus,” ujarnya kepada Techbiz, Senin (17/5).

- Advertisement -

Alex menambahkan bahwa “penting sekali buat kita di Indonesia itu ada pemain digital yang besar dan sukses, tentunya dengan seperti ini ya ekonomi digitalnya lebih tercapai”. Namun, dirinya mengingatkan jangan sampai terjadi monopolistik, apalagi merger GoTo menghasilkan ekosistem baru yang menggarap banyak sektor bisnis, mulai dari jasa transportasi, pengiriman makanan, jasa keuangan, logistik hingga e-commerce.

Baca juga: Resmi! Gojek dan Tokopedia Merger Jadi GoTo

“Kita berharap walaupun mereka merger jangan sampai sifatnya monopolistik, kalo memang seperti itu sudah menjadi tugasnya lembaga berwenang untuk mengawasi” ungkapnya. Dalam hal ini, Alex menyebut Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) wajib ambil andil untuk memastikan sehatnya persaingan.

Kendati belum terbukti, Alex mengatakan monopoli sebagai salah satu indikasi yang akan muncul saat ‘grup’ besar saling bergabung. “dengan bergabung ya mereka semakin besar, semakin kuat tapi pada saat yang sama mereka akan try to keep all di dalam semua,” ujarnya.

Hal itu perlu diperhatikan agar tidak terjadi diskriminasi. “jangan sampai yang lain itu terdiskriminasi, jangan sampai mereka hanya memberikan kelebihan hanya untuk grup mereka sendiri” pungkas Alex.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme Tetapkan Peluncuran Perangkat Dizo pada Juli 2021

Techbiz.id - Realme kini bersiap untuk merilis perangkat pertamanya di bawah sub-brand Dizo, dimana semuanya termasuk ke dalam ekosistem...

Artikel Terkait