Wednesday, June 23, 2021
Home News Grab dan Kementerian Investasi Umumkan Kerja Sama Guna Mendukung Pemberdayaan UMKM

Grab dan Kementerian Investasi Umumkan Kerja Sama Guna Mendukung Pemberdayaan UMKM

Must Read

Cocok untuk Semua Kalangan, Simak Kemampuan ASUS VivoBook 15 (A516)

Techbiz.id - Sebuah laptop yang dirancang untuk semua kalangan yakni VivoBook 15 (A516) kembali diperkenakan ASUS dengan ukuran layar...

5 Rekomendasi HP Terbaik dengan Harga Rp 3 Jutaan di 2021

Techbiz.id - Berkualitas tidak selalu mahal. Kalimat inilah yang tepat untuk menggambarkan rekomendasi 5 HP terbaik di harga Rp...

Kantongi TKDN, Ponsel 5G Poco Bakal Rilis di Indonesia?

Techbiz.id - Tak ingin ketinggalan dari Xiaomi, Poco tampaknya segera menyusul dengan merilis ponsel 5G terbaru mereka di Indonesia. Dugaan...

Review realme Watch 2 Series: Smartwatch yang Dibutuhkan Anak Muda

Techbiz.id - Di artikel review kali ini redaksi Techbiz Indonesia akan mengulas smartwatch terbaru yaitu realme Watch 2 Series...

Serupa Clubhouse, Spotify Hadirkan Aplikasi Greenroom

Techbiz.id - Popularitas Clubhouse menarik banyak perhatian hingga kini. Alhasil, layanan streaming musik, Spotify pun turut meluncurkan aplikasi serupa...

Techbiz.id – Grab bersama dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal mengumumkan kolaborasinya untuk mengembangkan kapasitas UMKM terkait proses pengajuan izin usaha untuk memperoleh NIB (Nomor Induk Berusaha) melalui sistem Online Single Submission (OSS) atau Sistem Perizinan Berusaha secara Elektronik.

Grab akan mendukung Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal dalam menyebarluaskan informasi terkait pendaftaran izin usaha untuk menjangkau lebih banyak kelompok UMKM melalui jaringan merchant Grab yang solid mencakup UMKM di GrabMart, GrabFood dan GrabKios. Kolaborasi ini merupakan inisiatif untuk memberdayakan UMKM Indonesia, khususnya para mitra merchant sebagai pengusaha mikro serta membuka lebih banyak peluang untuk memanfaatkan inovasi teknologi.

Menurut Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, mayoritas UMKM yang ada saat ini belum memiliki legalitas perizinan berusaha, sehingga menjadi kendala bagi UMKM untuk memperoleh pembiayaan dan mengembangkan usahanya. Oleh karena itu, pada 2 Juni 2021 mendatang, Bahlil mengatakan “kita akan meluncurkan sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko yang merupakan wujud nyata implementasi UU CK.”

Melalui sistem tersebut, ada keistimewaan terutama bagi UMK (Usaha Mikro Kecil) resiko rendah yang dapat memperoleh perizinan usaha dengan mudah, cepat, dan tanpa biaya.

Sementara itu, Ridzki Kramadibrata, President Grab Indonesia juga menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap inisiatif-inisiatif dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal dalam memastikan UMKM mampu memperoleh bantuan dalam pengajuan izin usahanya.”

Adapun kolaborasi strategis Grab bersama dengan Kementerian Investasi akan berfokus pada beberapa inisiatif, diantaranya:

1. Sosialisasi tentang Informasi Izin Usaha bagi UMKM

Sosialisasi pendaftaran izin usaha UMKM akan dilakukan dalam bentuk program edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra merchant GrabFood, GrabMart dan agen GrabKios tentang pentingnya fungsi dari dokumen izin usaha serta manfaatnya untuk meningkatkan skala bisnisnya melalui serangkaian fasilitas dan program pemberdayaan yang diakomodasi oleh Pemerintah.

2.   Fasilitas Izin Usaha bagi UMKM

Sebagai langkah lanjutan, Grab akan membantu mitra merchant GrabFood, GrabMart dan agen GrabKios untuk memproses pengajuan izin usaha melalui Sistem Online Single Submission atau Sistem Perizinan Terpadu dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal yang hanya memerlukan waktu tiga jam untuk menyelesaikan proses pengajuannya. Setelah mendaftar di platform online tersebut, Grab dan Kementerian Investasi//Badan Koordinasi Penanaman Modal akan turut menciptakan proses perizinan yang mudah dan perlindungan bisnis, serta memperkuat daya saing dari UMKM.

3. Penyelesaian Kendala Bisnis bagi UMKM

Bagi para pelaku UMKM yang mengalami kendala terkait proses pendaftaran usahanya, Grab menyediakan forum mediasi dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk memudahkan proses pengajuan izin usaha dalam bentuk sesi konsultasi dan bantuan teknis.

Baca juga: Aplikasi Grab Sediakan Akses Donasi Zakat bagi Pengguna

4. Program pemberdayaan UMKM berbasis digital untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing bisnis

Selama masa pandemi, lebih dari setengah juta merchant baru telah mendaftarkan diri di Grab pada tahun 2020 lalu. Dengan jangkauan jaringan yang luas ini, Grab optimis dapat membantu lebih banyak UMKM secara digital di sistem OSS Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk memperoleh izin bisnis sekaligus memperluas potensi usaha mereka.

Dengan keahlian Grab dalam memberdayakan UMKM dan komitmen untuk terus mendorong digitalisasi yang telah menunjukkan hasil dalam Kelas #TerusUsaha dan program Grab Akselerator UMKM, Grab akan menyediakan lebih banyak program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi bisnis UMKM dan daya saingnya di pasar.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

BCA Gelar Program SYNRGY Academy Batch 3

Techbiz.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali memulai program beasiswa pendidikan keahlian digital (digital skills) dengan menggelar...

Artikel Terkait