Tuesday, June 22, 2021
Home Telco GSMA: 5G Tidak Maksimal Kalau Tidak Pakai Spektrum 6 Ghz

GSMA: 5G Tidak Maksimal Kalau Tidak Pakai Spektrum 6 Ghz

Must Read

Harga dan Spesifikasi Mi 11 Lite Indonesia

Techbiz.id - Tak hanya menghadirkan versi tertinggi, Xiaomi juga merilis 'adik' dari jajaran Mi 11 Series. Dijuluki Mi 11...

Telkomsel Rombak Platform Dunia Games

Techbiz.id - Untuk memberikan pengalaman ke tingkat yang lebih tinggi kepada pelanggan dan pengguna setia Dunia Games, Telkomsel melakukan...

70Mai Tawarkan DashCam dengan Banyak Fitur Canggih

Techbiz.id - 70mai.co.ltd perusahaan berbasis di Cina, merilis perangkat Dashcam terbaru yaitu  70Mai Car Dash Camera Pro Plus. Di...

Alibaba Kurangi Emisi Karbon di Festival Belanja 618

Techbiz.id - Alibaba melaporkan berhasil mengurangi emisi karbon melalui ajang penjualan di pertengahan tahun yang digelarnya dengan nama Festival...

Samsung Galaxy M32 Tiba dengan Chipset Helio G80 dan Baterai 6000mAh

Techbiz.id - Samsung kembali menambah perangkat baru dari jajaran seri M kali ini. Bukan di Indonesia, Samsung Galaxy M32...

Techbiz.id – Menurut Global System for Mobile Communications Association (GSMA), masa depan 5G secara global berisiko tidak optimal jika pemerintah gagal menyelaraskannya dengan lisensi spektrum 6 GHz.

Kemampuan dan kecepatan penuh 5G tergantung pada spektrum mid-band 6 GHz. Namun demikian, pemerintah dari beberapa negara telah memilih keputusan lain.

Untuk 5G, Tiongkok akan menggunakan 1200 MHz secara keseluruhan pada pita 6 GHz. Eropa telah membagi pita bagian atas yang dipertimbangkan untuk 5G, sedangkan tranche 500 MHz terbaru disediakan untuk Wi-Fi. Afrika dan beberapa negara di Timur Tengah mengambil pendekatan yang sama.

AS dan sebagian besar negara-negara di Amerika Latin bahkan telah menyatakan bahwa sumber daya berharga tersebut tidak akan disediakan untuk 5G, melainkan untuk Wi-Fi dan teknologi-teknologi belum berlisensi lainnya.

Baca juga: Kabar Gembira, Layanan 5G Segera Hadir di Indonesia

Pita 6 GHz sangat penting tidak hanya bagi operator jaringan seluler dalam menyediakan jangkauan konektivitas yang lebih berkualitas untuk inklusi sosial yang lebih luas, tetapi juga untuk memberikan kecepatan dan kapasitas data yang menjadi kebutuhan kota pintar, transportasi, dan pabrik. Diperkirakan, jaringan 5G membutuhkan spektrum mid-band 2 GHz hingga dekade mendatang guna menghadirkan seluruh potensinya. 

“5G berpotensi untuk meningkatkan PDB dunia sebesar USD2,2 triliun. “Tetapi, ada ancaman nyata terhadap pertumbuhan ini jika spektrum 6 GHz yang mencukupi tidak tersedia untuk 5G. Kejelasan dan kepastian menjadi sangat penting untuk menumbuhkan investasi besar-besaran jangka panjang di dalam infrastruktur kritikal ini,” kata John Giusti, Chief Regulatory Officer untuk GSMA.

The World Radiocommunication Conference yang akan digelar pada tahun 2023 akan menghadirkan kesempatan untuk menyelaraskan pita 6 GHz di hampir seluruh bumi ini dan membantu mengembangkan ekosistem.

5G mengakselerasi transformasi digital semua industri dan sektor, serta membuka lebar gelombang inovasi baru yang akan menghasilkan manfaat dan keuntungan bernilai miliaran dolar. Teknologi ini sangat krusial dalam turut menjaga lingkungan dan mengantisipasi perubahan iklim berkat digantikannya karbon dengan konektivitas. Namun, untuk menjangkau semua pengguna, industri akan membutuhkan kapasitas ekstra yang ditawarkan oleh pita 6 GHz.

Untuk itu, GSMA menyerukan ke pemerintah berbagai negara untuk paling tidak menyediakan 6425-7125 MHz untuk teknologi berlisensi 5G, memastikan layanan backhaul terproteksi; dan tergantung pada kebutuhan masing-masing negara, penggunaan saat ini dan fibre footprint, separuh bawah 6 GHz pada rentang 5925-6425 MHz dapat dibuka pada lisensi khusus dengan aturan teknologi yang netral.   

GSMA juga mempublikasikan pernyataan bersama dengan Ericsson, Huawei, Nokia dan ZTE tentang informasi lebih detil mengenai pentingnya pita 6 GHz untuk masa depan 5G.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Terpaut Rp1,4 juta, Ini Perbedaan V21 dan V21 5G

Techbiz.id - Lengkap sudah, kini Vivo V21 tersedia dalam versi 4G maupun 5G. Namun, tahukah Kalian perbedaan diantara Vivo...

Artikel Terkait