Rabu, September 29, 2021
Beranda News Kominfo Blokir Raid Forum Usai Jual 279 Data WNI

Kominfo Blokir Raid Forum Usai Jual 279 Data WNI

Must Read

Indikasi Awal Ponsel Lipat OPPO Terungkap

Techbiz.id - OPPO tampaknya tengah mengembangkan ponsel lipat pertama mereka. Informasi baru mengungkapkan bahwa pabrikan smartphone yang berwarna hijau...

Bulan Ramadan Ada Cashback Rp150 Ribu dari Investree

Techbiz.id - Menyambut Bulan Ramadhan yang sudah di depan mata, Investree hadir dengan kampanye #TumbuhdenganBerkah dan beberapa promosi yang...

Prediksi Ungkap iPhone 13 Punya Baterai Besar

Techbiz.id - Baterai menjadi masalah yang sering kali dikeluhkan pengguna iPhone. Dalam hal ini, tak jarang pengguna mengharapkan Apple...

7 Penawaran dari Tri Indonesia Buat Temani Puasa

Techbiz.id - Ramadan tahun ini Tri Indonesia memberikan keuntungan berlimpah dengan menghadirkan program #TriBerkahBerlipat dan mempersiapkan serangkaian ekosistem produknya...

Fujifilm Kenalkan Kamera Instax Mini 9 Rdisi Terbatas Star Wars dan Frozen 2.

TechBiz.ID - Fujifilm berkolaborasi dengan Disney mengenalkan varian terbaru kamera Instax Mini 9 edisi terbatas Star Wars dan Frozen...

Apa Itu Paket Xtra Combo XL?

Techbiz.id - XL Axiata memang memiliki beragam paket internet yang bisa kamu coba, salah satunya Xtra Combo. Namun, tahukah...

Techbiz.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini telah memblokir situs Raid Forum usai membocorkan 279 juta data kependudukan warga negara Indonesia.

Dedy Permadi, Juru Bicara Kominfo menyebut langkah itu dilakukan guna mencegah kebocoran data penduduk meluas.

“Raid Forums teridentifikasi sebagai forum yang banyak menyebarkan konten yang melanggar perundang-undangan di Indonesia, sehingga website tersebut, termasuk akun bernama Kotz sedang dilakukan proses pemblokiran.” ujar Dedy, melalui keterangan resmi di situs Kominfo, Sabtu (22/5).

Kominfo juga turut memblokir tautan bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com yang sebelumnya digunakan untuk mengunduh data penduduk yang berhasil diretas.

Hingga kini, Dedy menyampaikan Kominfo telah mengidentifikasi jumlah data yang lebih besar dan memperluas investigasi terhadap sekitar 1 juta data yang diklaim sebagai data sampel oleh penjual.

Dari hasil investigasi secara acak terhadap data tersebut, Dedy menyebutkan Kominfo dan BSSN perlu melakukan investigasi lebih mendalam bersama dengan BPJS Kesehatan.

“BPJS segera akan memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor,” tuturnya

“Langkah-langkah pengamanan data akan dilakukan oleh BPJS untuk memitigasi risiko kebocoran data pribadi yang lebih luas.” imbuh Dedy.

Kendati demikian, Dedy mengatakan bahwa proses innvestigasi yang dilakukan oleh tim internal BPJS akan selalu dikoordinasikan dengan Kementerian Kominfo dan BSSN.

Baca juga: Kominfo: Data yang Bocor Diduga Identik dengan Data BPJS Kesehatan

Sebelumnya, dunia maya sempat dihebohkan dengan kasus kebocoran 279 juta data penduduk. Kebocoran ini diungkap oleh salah satu peretas di forum Raid Forums yang menjual data tersebut dengan harga 0,15 bitcoin atau sekitar Rp87 juta.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Vivo X70 Pro Siap Hadir di Indonesia

Techbiz.id - Vivo X70 Pro dipastikan akan segera menyambangi pasar smartphone Indonesia. Hal ini diumumkan langsung oleh Vivo Indonesia,...