Tuesday, June 22, 2021
Home Apps Labil, WhatsApp Batal Batasi Pengguna yang Tolak Kebijakan

Labil, WhatsApp Batal Batasi Pengguna yang Tolak Kebijakan

Must Read

Realme 8 5G Meluncur di Indonesia, Harganya Rp3 Juta

Techbiz.id - Memenuhi janjinya, realme Indonesia menghadirkan ponsel 5G, realme 8 5G secara daring, Rabu (16/6). Dibanderol dengan harga...

Review realme 8 5G: Smartphone 5G Ringan, Cepat, dan Terjangkau

Techbiz.id – realme Indonesia kembali menghadirkan smartphone terbaru mereka, realme 8 5G, pada Rabu (16/06). Smartphone yang hadir dengan...

Nonton di Amazon Prime Video Lebih Murah Pakai Telkomsel

Techbiz.id - Telkomsel meluncurkan paket Amazon Prime Video Mobile Edition untuk menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati layanan streaming video terkemuka di dunia. Dengan...

Hindari Tunggakan Tagihan dengan DANA Biller Subscription

Techbiz.id - Agar terhindar dari konsekuensi yang membuat tidak nyaman akibat terlambat dalam membayar tagihan-tagihan pentingnya, DANA menambahkan kemampuan...

Tebus Murah Kuota Hingga 50 GB dari Tri Mulai Rp2000

Techbiz.id - Untuk mendukung aktivitas berlibur di rumah saja, Tri Indonesia menghadirkan program Tebus Murah Kuota hingga 50 GB. Dengan progrm ini...

Techbiz.id – Jelang tenggat waktu berlakunya kebijakan baru pada 15 Mei lalu, WhatsApp mengumumkan akan membatasi fitur pada pengguna yang menolak kebijakan tersebut.

Namun kini, berdasarkan pengumuman terbaru perusahaan, layanan perpesanan milik Facebook itu menyatakan sikap sebaliknya. WhatsApp mengatakan bahwa rencana telah berubah bagi pengguna yang tidak menerima kebijakan diperbarui, yakni fungsionalitasnya tidak akan dibatasi seperti sebelumnya.

“Mengingat diskusi baru-baru ini dengan berbagai otoritas dan pakar privasi, kami ingin menjelaskan bahwa kami tidak akan membatasi fungsionalitas cara kerja WhatsApp bagi mereka yang belum menerima pembaruan,” kata juru bicara WhatsApp, dilansir dari The Verge, Minggu (30/5).

Alih-alih membatasi fungsionalitas fitur dalam aplikasinya, WhatsApp memilih untuk mendekati pengguna dengan cara khusus. Platform perpesanan milik Facebook itu menyampaikan akan mengingatkan pengguna agar menerima kebijakan baru mereka secara perlahan.

“Sebagai gantinya, kami akan terus mengingatkan pengguna dari waktu ke waktu dan membiarkan mereka menerima pembaruan, termasuk ketika mereka memilih menggunakan fitur opsional yang relevan seperti berkomunikasi dengan bisnis yang menerima dukungan dari Facebook,” ucap WhatsApp.

“Kami berharap pendekatan ini memperkuat pilihan yang dimiliki semua pengguna apakah mereka ingin berinteraksi dengan bisnis atau tidak,” tutup pernyataan tersebut.

Fitur yang Hampir ‘Dibatasi’

Sebelumnya, WhatsApp sempat mengatakan bakal membatasi sejumlah fitur bagi pengguna yang menolak kebijakan. Pada tahap ini, pengguna tidak dapat mengakses daftar obrolan mereka. Ini berarti bahwa mereka hanya dapat menanggapi obrolan saat ada pesan masuk.

Baca juga: Pengguna Telegram dan Signal Melonjak Saat Aturan WhatsApp Mulai Berlaku

Pengguna cukup mengeklik pemberitahuan dan mengarahkan mereka langsung ke obrolan tertentu. Pengguna juga tidak dapat menemukan daftar obrolan. Jika ada panggilan video atau audio masuk, pengguna masih bisa menerimanya. Tapi kemudian, ini tidak akan bertahan selamanya. Menurut WhatsApp, setelah beberapa minggu, semua panggilan dan pesan akan berhenti.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Harga dan Spesifikasi Vivo V21 di Indonesia

Techbiz.id - Usai menghadirkan Vivo V21 5G, Vivo kembali meluncurkan versi 4G di Indonesia, Selasa (22/6). Vivo V21 kali...

Artikel Terkait