Jumat, September 17, 2021
Beranda Apps Labil, WhatsApp Batal Batasi Pengguna yang Tolak Kebijakan

Labil, WhatsApp Batal Batasi Pengguna yang Tolak Kebijakan

Must Read

iPhone 13 Series Resmi Dirilis, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Techbiz.id - Apple akhirnya merilis iPhone 13 Series secara daring, Selasa (14/9) waktu California. Terdapat empat model yang diperkenalkan,...

Gandeng ACT, PANDI Salurkan Bantuan di KalSel

TechBiz.ID - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana kabut asap dan kebakaran hutan...

Sharp Hadirkan Alat Masak Pintar Bisa Bikin Makanan Lezat

Techbiz.id - Mengusung konsep ‘Easy, Healthy, Tasty’ Sharp meluncurkan Healsio Superheated Steam Oven, sebuah alat masak pintar yang memudahkan...

Laptop ROG dan TUF Gaming Terbaru ASUS dilengkapi NVIDIA GeForce RTX 3050 dan RTX 3050Ti

Techbiz.id - Laptop gaming terbaru yang terdiri dari lini ROG dan TUF Gaming terbaru milik ASUS kini ditenagai chip...

BukuKas Integrasikan Fitur Pembayaran di Aplikasinya

Techbiz.id - BukuKas meluncurkan fitur pembayaran barunya, BukuKasPay yang membuat penggunanya dapat melakukan pembayaran di berbagai platform seperti Bank...

Bima Market Catat Peningkatan Selama Pandemi

Techbiz.id -Tri Indonesia mencatat peningkatan akses terhadap marketplace Bima market dimasa pandemic covid-19 ini.Setiap bulannya terjadi peningkatan akses di...

Techbiz.id – Jelang tenggat waktu berlakunya kebijakan baru pada 15 Mei lalu, WhatsApp mengumumkan akan membatasi fitur pada pengguna yang menolak kebijakan tersebut.

Namun kini, berdasarkan pengumuman terbaru perusahaan, layanan perpesanan milik Facebook itu menyatakan sikap sebaliknya. WhatsApp mengatakan bahwa rencana telah berubah bagi pengguna yang tidak menerima kebijakan diperbarui, yakni fungsionalitasnya tidak akan dibatasi seperti sebelumnya.

“Mengingat diskusi baru-baru ini dengan berbagai otoritas dan pakar privasi, kami ingin menjelaskan bahwa kami tidak akan membatasi fungsionalitas cara kerja WhatsApp bagi mereka yang belum menerima pembaruan,” kata juru bicara WhatsApp, dilansir dari The Verge, Minggu (30/5).

Alih-alih membatasi fungsionalitas fitur dalam aplikasinya, WhatsApp memilih untuk mendekati pengguna dengan cara khusus. Platform perpesanan milik Facebook itu menyampaikan akan mengingatkan pengguna agar menerima kebijakan baru mereka secara perlahan.

“Sebagai gantinya, kami akan terus mengingatkan pengguna dari waktu ke waktu dan membiarkan mereka menerima pembaruan, termasuk ketika mereka memilih menggunakan fitur opsional yang relevan seperti berkomunikasi dengan bisnis yang menerima dukungan dari Facebook,” ucap WhatsApp.

“Kami berharap pendekatan ini memperkuat pilihan yang dimiliki semua pengguna apakah mereka ingin berinteraksi dengan bisnis atau tidak,” tutup pernyataan tersebut.

Fitur yang Hampir ‘Dibatasi’

Sebelumnya, WhatsApp sempat mengatakan bakal membatasi sejumlah fitur bagi pengguna yang menolak kebijakan. Pada tahap ini, pengguna tidak dapat mengakses daftar obrolan mereka. Ini berarti bahwa mereka hanya dapat menanggapi obrolan saat ada pesan masuk.

Baca juga: Pengguna Telegram dan Signal Melonjak Saat Aturan WhatsApp Mulai Berlaku

Pengguna cukup mengeklik pemberitahuan dan mengarahkan mereka langsung ke obrolan tertentu. Pengguna juga tidak dapat menemukan daftar obrolan. Jika ada panggilan video atau audio masuk, pengguna masih bisa menerimanya. Tapi kemudian, ini tidak akan bertahan selamanya. Menurut WhatsApp, setelah beberapa minggu, semua panggilan dan pesan akan berhenti.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Smartwatch Fitbit Kini Mampu Deteksi Dengkuran dan Suara Keras

Techbiz.id - Smartwatch Fitbit kini memiliki kemampuan yang memungkinkan pengguna mengetahui saat mendengkur terlalu keras. Dilansir dari Engadget (16/9), fitur...