Tuesday, June 22, 2021
Home Telco Menkominfo: Layanan Data Naik 49% Selama Idulfitri

Menkominfo: Layanan Data Naik 49% Selama Idulfitri

Must Read

Alibaba Kurangi Emisi Karbon di Festival Belanja 618

Techbiz.id - Alibaba melaporkan berhasil mengurangi emisi karbon melalui ajang penjualan di pertengahan tahun yang digelarnya dengan nama Festival...

Pasar Smartphone Diprediksi Tumbuh 12 Persen di 2021

Techbiz.id - Pandemi Covid-19 memberikan dampak tersendiri bagi industri smartphone, bahkan belakangan ini sejumlah proses produksi terganggu lantaran adanya...

Kantongi TKDN, Ponsel 5G Poco Bakal Rilis di Indonesia?

Techbiz.id - Tak ingin ketinggalan dari Xiaomi, Poco tampaknya segera menyusul dengan merilis ponsel 5G terbaru mereka di Indonesia. Dugaan...

Cocok untuk Semua Kalangan, Simak Kemampuan ASUS VivoBook 15 (A516)

Techbiz.id - Sebuah laptop yang dirancang untuk semua kalangan yakni VivoBook 15 (A516) kembali diperkenakan ASUS dengan ukuran layar...

Harga dan Spesifikasi Realme 8 5G di Indonesia

Techbiz.id - Realme 8 5G baru saja tiba di Indonesia. Tak hanya sekedar perangkat 5G, melalui realme 8 5G,...

Techbiz.id – Selama libur akhir pekan Hari Raya Idulfitri 1442 H, Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam laporannya menyebutkan terdapat kenaikan trafik layanan data mencapai 49% dibandingkan tahun sebelumnya. 

“Ada lonjakan trafik layanan data selama Idulfitri sampai dengan 39,7 petabyte atau tumbuh hampir 49% lebih besar dibandingkan Lebaran tahun lalu. Ini tentu semakin sadarnya masyarakat di mana pemanfaatan ruang digital menjadi pilihan yang utama ya kita bersilaturahmi,” ungkap Menkominfo Johnny G. Plate Senin (17/05/2021).

Menteri Johnny mengapresiasi semua ekosistem baik operator seluler penyelenggara teknologi digital dan lembaga lain. Menurutnya, selama masa libur hari raya Idul Fitri silaturahmi masyarakat dapat terus terjalin dan terjaga melalui pemanfaatan teknologi digital.

Menurutnya persiapan untuk memungkinkan masyarakat Indonesia itu bisa bersilaturahmi dan berlebaran secara digital kali ini itu dilakukan dengan baik.

Baca juga: Sikapi Larangan Mudik, Menkominfo Ajak Berlebaran Digital

“Saya tidak mendengar keluhan keluhan berarti ya dari masyarakat terkait dengan pemanfaatan bandwidth di infrastruktur digital nasional,” tandasnya.

Meski demikian, Menkominfo mengakui adanya kendala gangguan layanan telekomunikasi data di kawasan Papua karena putusnya kabel bawah laut di utara Jayapura dalam di kedalaman lebih dari 4.000 meter yang saat ini sedang dilakukan pemulihan transmisi data dari Indonesia Barat menuju Indonesia Timur demikian sebaliknya. Menteri Johnny mengharapkan penyelesaian jaringan kabel bawah laut serat optik di utara Jayapura tersebut dapat selesai di bulan Juni 2021.

 “Kita sama-sama ketahui bahwa kendala penanganan kabel optik bawah laut yang putus di utara Jayapura di kedalaman 4000 meter dengan tekanan 400 bar lebih tentu tidak mungkin dilakukan secara manual karenanya dibutuhkan dibutuhkan alat khusus untuk mengangkat dan melakukan penyambungannya kembali,” ungkapnya. 

Selama ramadan di masa pandemi Covid 19, Menkominfo menyatakan masyarakat telah bermigrasi ke ruang digital. Menurutnya,  menjadi tugas Kementerian Kominfo untuk  untuk memastikan layanan yang prima terhadap masyarakat agar sukses menjalani transformasi ke dunia digital.

“Satu hal yang harus kita garis bawahi Kementerian kominfo garis bawahi bahwa masyarakat telah bermigrasi ke ruang digital. Tugas kita seluruh insan-insan Kominfo untuk memastikan layanan yang prima terhadap masyarakat. Untuk menyiapkan layanan yang memadai. Amanah yang kita pegang untuk mengelola alokasi anggaran negara demi mempercepat pemerataan infrastruktur digital di seluruh pelosok nusantara,” ujarnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Harga dan Spesifikasi Vivo V21 di Indonesia

Techbiz.id - Usai menghadirkan Vivo V21 5G, Vivo kembali meluncurkan versi 4G di Indonesia, Selasa (22/6). Vivo V21 kali...

Artikel Terkait