Tuesday, June 22, 2021
Home Apps Menolak Kebijakan Baru WhatsApp, Apa yang Akan Terjadi?

Menolak Kebijakan Baru WhatsApp, Apa yang Akan Terjadi?

Must Read

Daftar Harga dan Paket Always On Kuota Besar Tri Indonesia

Techbiz.id - Untuk memenuhi kebutuhan akses internet yag semakin tinggi Tri Indonesia menawarkan Paket AlwaysOn Super dengan kuota mulai...

Youtube versi iOS Akan Kebagian Fitur Picture-in-picture

Techbiz.id - YouTube akan menghadirkan fitur yang telah lama ditunggu-tunggu khusus untuk pengguna iOS. Fitur yang dikenal sebagai picture-in-picture...

Ponsel Pertama Leica, ‘Leitz Phone 1’ Resmi Dirilis

Techbiz.id - Brand asal Jerman, Leica, telah lama berkolaborasi dengan Huawei sebagai partner dalam perangkat besutan Huawei. Namun kini,...

Review realme Watch 2 Series: Smartwatch yang Dibutuhkan Anak Muda

Techbiz.id - Di artikel review kali ini redaksi Techbiz Indonesia akan mengulas smartwatch terbaru yaitu realme Watch 2 Series...

Harga dan Spesifikasi Xiaomi Mi 11 Ultra Indonesia

Techbiz.id - Situasi pandemi tak menghalangi Xiaomi untuk merilis perangkat Flagship andalannya. Dikenal sebagai Xiaomi Mi 11 Ultra, smartphone...

Techbiz.id – Kebijakan privasi baru WhatsApp kini semakin mendekati tenggang waktu yang diberikan. Aturan baru itu akan mulai diberlakukan per 15 Mei mendatang. Dengan demikian, pengguna hanya memiliki waktu beberapa hari lagi untuk memutuskan menerima atau tidak.

Lantas apa akibatnya jika menolak kebijakan baru WhatsApp?

- Advertisement -

Sebelum itu, perlu dipahami bahwa pengguna yang tidak menerima ketentuan ini akan terus menerima pemberitahuan yang meminta mereka untuk menerimanya. Tentunya ini bisa sangat mengganggu.

Apalagi WhatsApp mengatakan pengguna yang tidak menerima akan melihat pengingat terus-menerus selama beberapa minggu. Namun, ini baru tahap pertama tindakan perusahaan. Setelah “beberapa minggu”, pengguna yang tidak menerima harus mengatasi mode fungsionalitas terbatas.

WhatsApp tidak akan menghapus akun

Pada tahap ini, pengguna tidak dapat mengakses daftar obrolan mereka. Ini berarti bahwa mereka hanya dapat menanggapi obrolan saat ada pesan masuk.

Pengguna cukup mengeklik pemberitahuan dan mengarahkan mereka langsung ke obrolan tertentu. Tidak ada lagi daftar obrolan. Jika ada panggilan video atau audio masuk, pengguna masih bisa menerimanya.

Tapi kemudian, ini tidak akan bertahan selamanya. Menurut WhatsApp, setelah beberapa minggu, semua panggilan dan pesan akan berhenti. Sampai saat ini, belum ada jadwal untuk rangkaian acara yang akan datang.

Namun, WhatsApp diyakini akan mengirimkan pemberitahuan sebelum mengambil tindakan apa pun. Perusahaan tidak akan menghapus atau menonaktifkan akun pengguna karena alasan ini, tetapi aplikasi tersebut tidak akan berguna setelah WhatsApp menjalankan kebijakannya secara penuh, seperti dilansir dari Gizmochina (9/5).

Baca juga: Fitur Baru WhatsApp Bisa Hilangkan Pesan Usai 24 Jam

WhatsApp telah mencoba menjelaskan kepada pengguna dengan jelas apa arti kebijakan baru tersebut bagi pengguna. Menariknya, perubahan kebijakan lengkap diuraikan dalam pemberitahuan.

Namun, kebanyakan pengguna justru terkadang merasa “memahami” tanpa membaca kebijakan lebih lanjut. Ini sebabnya pemberitahuan awal terkait kebijakan baru WhatsApp sempat mengundang kontra.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

5 Cara Menghindari Investasi Kripto Bodong

Techbiz.id - Investasi aset kripto tengah menjadi perbincangan warganet yang memunculkan animo tinggi. Namun sayangnya tida sedikit masyarakat yang...

Artikel Terkait