Saturday, July 24, 2021
Home DigiBiz GrabProtect Jadi Bukti Kelincahan Bisnis Grab

GrabProtect Jadi Bukti Kelincahan Bisnis Grab

Must Read

Rilis Besok, Ini Spesifikasi realme C21Y di Indonesia

Techbiz.id - Realme memastikan perangkat realme C21Y akan hadir pada 19 Juli mendatang. Lantas, Bagaimana dengan spesifikasi realme C21Y? Spesifikasi...

Realme C21Y dan C25s Resmi Hadir, Harganya Mulai Sejutaan

Techbiz.id - Memperkuat segmen entry-level, realme menghadirkan dua perangkat barunya di Indonesia, yakni realme C21Y dan C25s. Keduanya diluncurkan...

Layanan QRIS Bank Mandiri Tumbuh Empat Kali Lipat

Techbiz.id - Bank Mandiri terus mendorong transaksi nasabah secara online melalui peningkatan fitur produk dan layanan QRIS yang dapat...

Harganya Rp 3 Jutaan, Ini Spesifikasi Vivo Y53s di Indonesia

Techbiz.id - Vivo kembali menambah daftar perangkatnya di Indonesia dengan memperkenalkan Vivo Y53s. Diklaim sebagai smartphone terbaik dikelasnya yang...

WhatsApp Uji Fitur Cadangkan Pesan di Cloud dengan Enkripsi

Techbiz.id - WhatsApp dikabarkan tengah melakukan uji coba fitur untuk mencadangkan pesan lewat cloud yang terenkripsi. Fitur itu akan tersedia...

Techbiz.id – Dalam kuliah umum hasil kolaborasi dengan The Legatum Center of Development & Entrepreneurship at Massachusetts Institute of Technology (MIT), Grab Indonesia memaparkan keberasilan GrabProtect dalam beradaptasi dengan situasi yang berubah dengan cepat.

Dalam kuiah umum tersebut Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi, dalam keynote speech-nya menyampaikan bahwa GrabProtect yang diluncurkan dalam waktu singkat di Indonesia menunjukkan kemampuan Grab dalam menyelaraskan sumber daya dan relasi antar pemangku kepentingan guna memastikan platformnya tetap inklusif dan memiliki peranan penting bagi masyarakat Indonesia di tengah situasi yang berubah dengan cepat.

Ketangkasan Grab menurutnya menjadi pembelajaran yang penting bagi komunitas bisnis tentang manfaat ketangkasan bisnis atau business agility di dunia yang terus terdisrupsi dan berubah secara konstan ini. 

“Saya ingin mengajak para pemain industri lainnya untuk mengikuti jejak Grab dan menjadikannya contoh dalam berkolaborasi dengan pemerintah dalam memerangi COVID-19. Dengan kolaborasi yang solid dari seluruh elemen masyarakat, saya yakin bersama-sama kita dapat tumbuh lebih kuat dan segera melalui masa pandemi ini,” ungkap Menhub Budi Karya.

Baca juga: Selama PSBB, Manfaatkan Fitur dari GrabProtect

Peluncuran GrabProtect di tengah pandemi COVID-19 merupakan solusi yang bertujuan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan memastikan terjaminnya mata pencaharian para mitra Grab menyusul pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar di Indonesia.

Ide atas peluncuran GrabProtect ini juga didorong oleh budaya perusahaan yang gesit dimana ketangkasan bisnis telah menjadi inti dari model bisnis Grab. Kelincahan bisnis adalah kemampuan untuk tetap menjadi relevan dan tangguh di pasar yang terus berubah. Bisnis yang gesit mampu merespon peluang maupun ancaman dengan cepat, baik dari sisi internal maupun eksternal.

Namun, melayani banyak pasar dengan berbagai layanan bukanlah hal yang mudah dan kuliah umum ini menunjukkan bagaimana Grab mampu membangun budaya ketangkasan bisnis dan merespon situasi yang terus berubah, bahkan dalam situasi pandemi global yang tak terduga ini.

Sebagai tambahan dari penerapan deklarasi kesehatan yang ketat,  pemakaian masker, dan prosedur disinfeksi, armada GrabCar juga telah dilengkapi dengan partisi yang bertujuan untuk membatasi kemungkinan paparan virus antara pengemudi dan penumpang.

Sedangkan mitra pengemudi GrabBike juga telah dilengkapi dengan pelindung yang dirancang seperti tas punggung untuk membatasi aliran udara dari pengemudi ke penumpang sehingga akan meminimalisir resiko paparan virus antara pengemudi dan penumpang.

Sesuai arahan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan, adaptasi dalam layanan transportasi ini telah memungkinkan ribuan mitra pengemudi Grab untuk kembali beroperasi melayani masyarakat. 

Executive Director dari The Legatum Center at MIT, Dina H. Sherif juga menambahkan, para pemimpin bisnis telah mendapatkan pengalaman berharga dari disrupsi yang ditimbulkan pandemi ini dan Grab mampu memanfaatkan prinsip kelincahan bisnis yang dimilikinya.

“Pesatnya perkembangan dan implementasi GrabProtect di Indonesia menggambarkan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dengan situasi yang selalu berubah, bahkan dalam kondisi yang tidak pasti dengan tingkat dinamika yang tinggi,” jelasnya.

GrabProtect memperkenalkan prosedur berkendara baru untuk perjalanan yang lebih aman. Hal ini dimulai dari memastikan para pengguna baik mitra pengemudi maupun penumpang dalam kondisi sehat dan telah melakukan sejumlah langkah pencegahan yang diperlukan sebelum melakukan perjalanan.

Inisiatif ini juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk membatalkan perjalanan dan memberikan saran kepada pihak Grab jika salah satu pihak tidak mengenakan masker. Selain itu, GrabProtect juga mendorong penerapan prosedur perjalanan yang lebih aman dan higienis seperti penggunaan sanitasi tangan secara rutin dan metode pembayaran non-tunai.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...